Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Anggun Mei Utami

seseorang yang sedang belajar untuk menjadi seorang guru yang baik :)

Pentingnya Pembaruan dalam Pembelajaran

OPINI | 22 September 2011 | 21:24 Dibaca: 68   Komentar: 2   0

Perkembangan yang semakin canggih dalam bidang IPTEK telah banyak mempengaruhi berbagai aspek yang ada. Hal tersebut tak luput pula mempengaruhi segi pendidikan yang dibutuhkan oleh individu. Pendidikan menjadi suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh individu pada saat ini, mereka yang telah berpikir modern berkeyakinan bahwa belajar adalah hal yang harus dilakukan seumur hidup. Hingga pada akhirnya bertujuan untuk dapat mengimbangi perkembangan teknologi dan pengetahuan yang selalu berubah.

Berbagai tantangan dan masalah yang timbul akibat adanya perkembangan IPTEK mengharuskan munculnya suatu ide, gagasan yang baru untuk memecahkan masalah yang ada. Munculnya gagasan dan ide-ide tersebut dapat diperoleh baik dari inverse maupun discovery. Suatu gagasan, ide yang muncul guna pemecahan masalah yang ada dengan harapan atau tujuan yang lebih baik maka hal tersebut merupakan suatu inovasi. Inovasi dilakukan untuk membuat proses interaksi antara pendidik dan peserta didik menjadi lebih efisien dan efektif atau proses pembelajaran.

Pembelajaran dalam hal ini memiliki pengertian serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa yang akan berpengaruh langsung terhadap hasil belajar siswa. Proses interaksi antara pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran bertujuan untuk mencapai hasil belajar dan memiliki pandangan bahwa apa yang yang dipelajarinya bermanfaat bagi individu yang bersangkutan.

Dari uraian di atas, tentang inovasi dan pembelajaran maka dapat disimpulkan apa yang disebut inovasi pembelajaran. Inovasi pembelajaran adalah suatu ide, gagasan, metode, dan cara-cara yang benar-benar baru atau pembaruan dari apa yang sudah ada untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Dengan adanya inovasi dalam pembelajaran diharapkan akan berdampak pada pembenahan pendidikan yang lebih baik bagi output yang akan diperoleh siswa.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 10 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 12 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 14 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 11 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 11 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 11 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 12 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: