Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Hardy

menekuni dan melibatkan diri aktif dalam praktek pendidikan bagi masyarakat di luar sekolah, terutama berkaitan selengkapnya

Tanggung Jawab: Pendidikan Etika, Moral dan Karakter

OPINI | 26 September 2011 | 17:46 Dibaca: 1018   Komentar: 0   0

Ground Zero - contoh saksi hidup, tanggung jawab siapa? (Dok. Pribadi)

Ada hal yang menggelitik yang boleh dikatakan membuat semalam digunakan untuk merenung, yaitu tanggung jawab.Bukti nyata Tanggung Jawab Siapa? Dok. Pribadi: Ground Zero - Kuta, Bali Note ini pun mewakili kegundahan atas tanggapan kenyataan di tengah bangsa ini seperti ‘cek pelawat’, ‘suap hakim’, ‘bendahara yang menggoyang partai politiknya’ dan terbitan pagi ini di sukabumi menurunkan berita: dua karyawati diminta mengundurkan diri setelah memberikan beberapa potongan semangka ‘sisa’ kepada petugas keamanan karena dianggap mencuri barang milik perusahaan.

Menurut artikata.com, tanggung jawab adalah:

  1. Keadaan wajib menanggung segala sesuatunya (kalau terjadi apa-apa boleh dituntut, dipersalahkan, diperkarakan, dsb
  2. Fungsi menerima pembebanan, sbg akibat sikap pihak sendiri atau pihak lain (Hukum).

Menggunakan kata tanggung jawab dalam bahasa tulisan dicontohkan berikut ini.

ber·tang·gung ja·wab (sebagai kata kerja)

1) berkewajiban menanggung; memikul tanggung jawab, misalnya: pemimpin redaksi ~ atas isi majalahnya;

2) menanggung segala sesuatunya (kpd), misalnya: kabinet ~ kpd Presiden; dia laki-laki yg tidak ~;

me·nang·gung·ja·wabi (sebagai kata kerja) mempertanggungjawabkan, misalnya: ia sudah ~ semua pekerjaannya;

pe·nang·gung ja·wab n orang yg bertanggung jawab;

per·tang·gung·ja·wab·an (sebagai kata benda)

1) perbuatan (hal dsb) bertanggung jawab;

2) sesuatu yg dipertanggungjawabkan;

mem·per·tang·gung·ja·wab·kan (sebagai kata kerja) memberikan jawab dan menanggung segala akibatnya (kalau ada kesalahan); memberikan pertanggungjawaban: panitia harus ~ penggunaan dana yg dipungut dr masyarakat

Merriam-Webster.com menuliskan lebih lengkap padanan kata Inggris untuk tanggung jawab sebagai:responsibility (Jamak: Responsibilities) yang diberi makna berikut ini.

  1. the quality or state of being responsible, diartikan pula sebagai: a. moral, legal, or mental accountability, b. reliability, trustworthines
  2. something for which one is responsible : burden

Contoh penggunaaan kata responsibility dapat dilihat di bawah ini.

  1. The boys denied any responsibility for the damage to the fence.
  2. A terrorist group has claimed responsibility for the bombing.
  3. The janitor has many responsibilities.
  4. Mowing the lawn is your responsibility.
  5. She has to deal with a lot of family and work responsibilities.
  6. It is your responsibility to give the company two weeks notice if you decide to leave.
  7. In her new position, she will have much more responsibility.
  8. We have a responsibility to protect the environment.
  9. The government’s responsibility is to serve the public.
  10. The principal has responsibility for 450 students and a staff of 35.
  11. … Landau’s piece, examining the fan’s, and the journalist’s responsibility to rock stars … — Lawrence Dietz, Los Angeles Times Book Review, 23 May 1971
  12. A great soprano has a responsibility to her public … —Robert Evett, Atlantic, September 1970
  13. The responsibility for engineering the line of cars which in 1908 evolved the immortal Model T … —John Kenneth Galbraith, New York Times Book Review, 28 Feb. 1954
  14. Anthony Burton had once said that this was your responsibility toward society. —John P. Marquand, Atlantic, Nov. 1947

Kata dasar responsibility adalah responsible. Kata ini diketahui digunakan pertama kali tahun 1771 serta memiliki makna:

  1. a. liable to be called on to answer, b. (1) liable to be called to account as the primary cause, motive, or agent responsible for the job> atau (2) being the cause or explanation responsible for the accident>, dan c. liable to legal review or in case of fault to penalties
  2. a. able to answer for one’s conduct and obligations: trustworthy, dan b. able to choose for oneself between right and wrong
  3. marked by or involving responsibility or accountability responsible financial policies>
  4. politically answerable; especially : required to submit to the electorate if defeated by the legislature —used especially of the British cabinet

— re·spon·si·ble·ness (kata benda)

— re·spon·si·bly (kata keterangan)

Padanan kata lain untuk kata responsible adalah: blame, fault, liability. Sedangkan lawan kata dariresponsible adalah: dodginess [chiefly British], unreliability

Selain itu, kata responsible berhubungan dengan kata: accountabilityanswerability. Bahkan berkaitan dengan lawan kata dari:

  • grace, postponement, stay;
  • discharge, ease, exemption, release, relief, waiver;
  • loophole;
  • alternative, choice, option, pick, preference, selection.

Maksud kata responsibility memiliki rapatan dengan makna dari: acceptability, accessibility, accountability, adaptability, adjustability, advisabiliy, affordability, agreeability, attainability, availability, believability, compatibility, deniability, dependability, desirability, electability, eligibility, excitability, expendability, illegibility, immutability, implausibility, impossibility, improbability, incapability, infallibility, inflexibility, invisibility, manageability, marketability, measurability, navigability, permissibility, practicability, predictability, profitability, public utility, reliability, respectability, reusability, separability, strict liability, survivability, susceptibility, sustainability, upward mobility, variability, vulnerability

Sebagai kesimpulan, tanggung jawab berkenaan dengan kewajiban atas peranan seseorang yang tidak dapat dipisahkan dari kapasitas dan kapabilitas yang bersangkutan sebagai pribadi, anggota masyarakat dan pekerjaan yang ditekuni dalam berinteraksi sehari-hari. Tanggung jawab melahirkan juga tuntutan mulai dari lingkungan masyarakat, hukum dan tuntutan moral dan etika yang bersifat pribadi. Dalam perkara penyalahgunaan jabatan atau wewenang yang erat dengan kualitas moral dan etika, bangsa Indonesia harus banyak belajar dari bangsa lain.

Pembelajaran moral dan etika bukan sekedar dengan membaca aturan hukum tertulis namun perlu juga menangkap suasana batin kebutuhan masyarakat untuk merasa bangga sebagai warga negara dan bangsa Indonesia. Sementara aturan hukum tertulis banyak dibaca dalam kesempatan pendidikan formal di sekolah, maka menangkap suasana batin dilakukan sepanjang hayat melalui pendidikan di luar sekolah baik nonformal dan informal.

Pertanyaan terakhir adalah bagaimana kemasan dan proses pembelajaran etika dan moral dilaksanakan di dalam kesempatan ‘pendidikan’ luar sekolah. Jika mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, seperti apa kompetensi lulusan, isi/lingkup pembelajaran, proses pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, serta penilaian pendidikan etika dan moral yang turut mewarnai tanggung jawab dan menjadi bagian karakter seseorang.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Bajaj” Kini Tak Hanya Bajaj, …

Hazmi Srondol | | 19 September 2014 | 20:47

Ekonomi Kemaritiman Jokowi-JK, Peluang bagi …

Munir A.s | | 19 September 2014 | 20:48

Bedah Buku “38 Wanita Indonesia Bisa“ di …

Gaganawati | | 19 September 2014 | 20:22

Kiat Manjakan Istri agar Bangga pada …

Mas Ukik | | 19 September 2014 | 20:36

Rekomendasikan Nominasi “Kompasiana …

Kompasiana | | 10 September 2014 | 07:02


TRENDING ARTICLES

ISIS Tak Berani Menyentuh Perusahaan yang …

Andi Firmansyah | 11 jam lalu

Mencoba Rasa Makanan yang Berbeda, Coba Ini …

Ryu Kiseki | 12 jam lalu

Fatin, Akankah Go Internasional? …

Orang Mars | 12 jam lalu

Timnas U23 sebagai Ajang Taruhan… …

Muhidin Pakguru | 15 jam lalu

Wajar, Walau Menang Atas Malaysia, Peringkat …

Achmad Suwefi | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Buzz!!! Apa Sih Maumu? …

Lipul El Pupaka | 7 jam lalu

Bersikap Bijak Ketika Harga Elpiji Melonjak …

Sam Leinad | 8 jam lalu

Kicau Cendrawasih Tersisih …

Ando Ajo | 8 jam lalu

Melihat Perjuangan Rakyat Bali Mengusir …

Herdian Armandhani | 8 jam lalu

Belajar Open Mic Matematika …

Andi Setiyono | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: