Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Azure Linger

System Analyst, Curriculum Developer, Traveler

Tujuan Mendidik dalam Islam

OPINI | 31 October 2011 | 07:48 Dibaca: 222   Komentar: 1   1

Kata pendidikan sudah tidak asing lagi bagi para pendidik, tapi sebagian kita masih asing dengan tujuan pendidikan, masing masing negara dan lembaga memiliki tujuannya sendiri dalam mendidik, sehingga menghasilkan anak didik yang beragam.

Bagi kita sebagai ummat islam, jelas, tujuan pendidikan harus sejalan dan selaras dengan tujuan pendidikan dalam islam. pendidikan dalam islam menyangkut seluruh aspek perkembangan kebutuhan manusia, serta terintegrasi dalam pembuatan program dan kurikulumnya.

Ada tujuh pendidikan dalam islam, yang disarikan dari kajian rutin bersama Ust. Muthamimul Ula, beliau adalah pakar pendidikan keluarga yang telah berhasil mendidik hampir smua anak anaknya (kalau tidk salah 11 orang) menjadi penghafal Al Qur’an dan kebanyakan hafal 30 juz serta menapaki pendidikan di universitas universitas ternama di dalam dan luar negeri

Tujuan itu adalah
1. Membentuk pribadi berakidah islam yang kokoh
2. Membentuk Pribadi yang Memiliki Akhlak kuat (sidiq, amanah, fatonah & tabligh)
3. Membentuk pribadi berkapasitas Intelektual baik dan matang , yaitu pribadi yang mencintai ilmu dan pengetahuan
4. Membentuk Pribadi yang mampu aktif dan berperan di lingkungan sosial, yaitu orang orang yg bisa bekerjasama melakukan proyek amal soleh
5. Membentuk Pribadi yang memiliki Fisik yang prima dan sehat
6. Membentuk Pribadi yang memiliki psikologis seimbang , tidak under estimate atau over estimate
7. Serta yang terakhir membentuk pribadi yang yangg pandai menjaga kehormatan seksual

Semoga ketika Para pendidik yang akan merancang kurikulum, silabus atau RPP, sudah mengetahui bentuk dan kemana siswa akan diarahkan, sehingga apa yang akan kita berikan, selaras dengan tujuan pendidikan dalam Islam, dan mudah mudahan buah dari pendidikan yang kita tanam, bermanfaat di dunia dan menjadi bekal para pendidik kelak di akhirat

Agar lebih mantap, dan efek pada usaha yang kita lakukan dalam mendidik, upayakan agar selalu menyisipkan anak didik kita dalam doa kepada Allah SWT.

Smoga bermanfaat

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Rencana ISIS Memenggal Kepala di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Nyari Hobi yang Menguntungkan? Hidroponik …

Jeane Siswitasari | | 22 September 2014 | 16:34

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Cak Lontong Kini Sudah Tidak Lucu Lagi …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

Asyiknya Acara Pernikahan di Jakarta (Bukan …

Irwan Rinaldi | 7 jam lalu

Matematika Itu Hasil atau Proses? …

Pical Gadi | 8 jam lalu

Usia 30 Batas Terbaik untuk Menjomblo? …

Ariyani Na | 8 jam lalu

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Monumen Jogja Kembali, Wisata Sejarah …

Riscky Ellya Yuniaw... | 7 jam lalu

Lihat Materi Buku Sekolah Sebelum …

Ariyani Na | 7 jam lalu

Seru! Menikmati Paralayang di Pujon Malang …

Mawan Sidarta | 7 jam lalu

Menebar Virus dari Rumah …

Mauliah Mulkin | 7 jam lalu

Menjawab Soal Matematika Tergantung Suasana …

Aditia Aditia | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: