Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Azure Linger

System Analyst, Curriculum Developer, Traveler

Tujuan Mendidik dalam Islam

OPINI | 31 October 2011 | 07:48 Dibaca: 214   Komentar: 1   1

Kata pendidikan sudah tidak asing lagi bagi para pendidik, tapi sebagian kita masih asing dengan tujuan pendidikan, masing masing negara dan lembaga memiliki tujuannya sendiri dalam mendidik, sehingga menghasilkan anak didik yang beragam.

Bagi kita sebagai ummat islam, jelas, tujuan pendidikan harus sejalan dan selaras dengan tujuan pendidikan dalam islam. pendidikan dalam islam menyangkut seluruh aspek perkembangan kebutuhan manusia, serta terintegrasi dalam pembuatan program dan kurikulumnya.

Ada tujuh pendidikan dalam islam, yang disarikan dari kajian rutin bersama Ust. Muthamimul Ula, beliau adalah pakar pendidikan keluarga yang telah berhasil mendidik hampir smua anak anaknya (kalau tidk salah 11 orang) menjadi penghafal Al Qur’an dan kebanyakan hafal 30 juz serta menapaki pendidikan di universitas universitas ternama di dalam dan luar negeri

Tujuan itu adalah
1. Membentuk pribadi berakidah islam yang kokoh
2. Membentuk Pribadi yang Memiliki Akhlak kuat (sidiq, amanah, fatonah & tabligh)
3. Membentuk pribadi berkapasitas Intelektual baik dan matang , yaitu pribadi yang mencintai ilmu dan pengetahuan
4. Membentuk Pribadi yang mampu aktif dan berperan di lingkungan sosial, yaitu orang orang yg bisa bekerjasama melakukan proyek amal soleh
5. Membentuk Pribadi yang memiliki Fisik yang prima dan sehat
6. Membentuk Pribadi yang memiliki psikologis seimbang , tidak under estimate atau over estimate
7. Serta yang terakhir membentuk pribadi yang yangg pandai menjaga kehormatan seksual

Semoga ketika Para pendidik yang akan merancang kurikulum, silabus atau RPP, sudah mengetahui bentuk dan kemana siswa akan diarahkan, sehingga apa yang akan kita berikan, selaras dengan tujuan pendidikan dalam Islam, dan mudah mudahan buah dari pendidikan yang kita tanam, bermanfaat di dunia dan menjadi bekal para pendidik kelak di akhirat

Agar lebih mantap, dan efek pada usaha yang kita lakukan dalam mendidik, upayakan agar selalu menyisipkan anak didik kita dalam doa kepada Allah SWT.

Smoga bermanfaat

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fort Marlborough dan Tugu Thomas Parr, Saksi …

Sam Leinad | | 21 April 2014 | 12:34

Dekati ARB, Mahfud MD Ambisius Atau …

Anjo Hadi | | 21 April 2014 | 09:03

Menjadi Sahabat Istimewa bagi Pasangan Kita …

Cahyadi Takariawan | | 21 April 2014 | 07:06

Bicara Tentang Orang Pendiam dan Bukan …

Putri Ratnaiskana P... | | 21 April 2014 | 10:34

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Bagaimana Rasanya Bersuamikan Bule? …

Julia Maria Van Tie... | 9 jam lalu

PDIP dan Pendukung Jokowi, Jangan Euforia …

Ethan Hunt | 10 jam lalu

Akuisisi BTN, Proyek Politik dalam Rangka …

Akhmad Syaikhu | 12 jam lalu

Jokowi-JK, Ical-Mahfudz, Probowo-…? …

Syarif | 13 jam lalu

Pengalaman Bekerja di Luar Negeri …

Moch Soim | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: