Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Suplieffendirahim

Sejak 2007 terus menerus mengembangkan sistem pendidikan dan pengajaran menggunakan ICT terpadu (weblog), rumah panen selengkapnya

Doa di Kala Sedih

OPINI | 03 November 2011 | 20:17 Dibaca: 925   Komentar: 2   0

Bismillah,

Semua kita tidak luput dari kesedihan, gunda gulana, “down”, susah, menderita, galau, tidak enak hati, mau mati rasanya… Maka berikut ini adalah doa yang dapat kita gunakan di samping doa2 lain yang dapat kita lafazkan dalam bahasa Arab maupun bahasa Indonesia. Doa ini adalah terjemahan doa rasulullah sewaktu beliau pulang dari perjalanan jauh (dari Thaib).. sekitar 70 km. Beliau dilempari anak-anak dan orang dewasa sepanjang 5 km, kiri dan kanan jalan. Badan beliau berdarah-darah… Subhanallah… Pada hal masa itu beliau baru saja ditinggalkan mati oleh orang-orang yang beliau cintai yakni Siti Khadijah dan Abu Thalib.  Beliau saw menangis dan berdoa di bawah pohon di sebuah kebun, sambil membersihkan luka-lukanya….

SEDIH SEKALI

SEDIH

Ya Allah… Kepadamu aku mengadukan kelemahan kekuatanku,

Dan sedikitnya kemampuanku,

Serta kehinaanku dihadapan manusia.

Wahai Sebaik-baik pemberi kasih sayang,

Engkaulah Tuhan orang-orang yang lemah dan Engkau adalah Tuhanku.

Kepada siapakah Engkau serahkan diriku,

Kepada orang yang jauh yang menggangguku,

Atau kepada musuh yang akan menguasai urusanku,

Asalkan Engkau tidak marah padaku maka tiadalah keberatan bagiku,

Akan tetapi kemurahan-Mu jauh lebih luas bagiku.

Aku berlindung dengan Cahaya WajahMu yang akan menerangi seluruh kegelapan,

Dan yang akan memberikan kebaikan segala urusan dunia dan akhirat,

Untuk melepaskan aku dari Marah-Mu,

Atau menghilangkan Murka-Mu dariku.

Hanya pada-Mu aku merintih berharap mendapatkan Keridloan-Mu,

Dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu.

Walhamdulillahirabbil ‘alamiin

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berisik dan Tidak Tertib, WN Singapura …

Cucum Suminar | | 23 August 2014 | 12:01

Deng Xiaoping dan Diplomasi Tiongkok …

Aris Heru Utomo | | 23 August 2014 | 09:52

100 Hari yang Wajib Dilakukan Bung …

Rushans Novaly | | 23 August 2014 | 07:15

Cara Merawat “Suami” Kedua …

Mbak Avy | | 23 August 2014 | 10:09

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Kerusuhan 21 Agustus 2014 | Jangan Cuma …

Opa Jappy | 6 jam lalu

Hasil Dari Ahok dan KPK Obrak-abrik UJI KIR …

Thomson Cyrus | 6 jam lalu

Bantahan SBY “Recoki” Jokowi …

Solehuddin Dori | 9 jam lalu

Ceritaku Tentang Tukang Becak dan Semangka …

Gitanyali Ratitia | 11 jam lalu

Bukti Relawan Jokowi-JK Mengharap Imbalan …

Mike Reyssent | 11 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: