Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Etri_asih

Saya mahasiswi pgsd kebumen yang ingin belajar untuk menjadi yang lebih baik....

Pergeseran Berbagai Teori Pembelajaran

OPINI | 03 November 2011 | 09:44 Dibaca: 251   Komentar: 0   0

Dalam kegiatan belajar mengajar seorang guru tentunya tidak terlepas dari adanya suatu teori belajar. Karena teori belajar ini penting kaitannya dengan bagaimana guru melaksanakan tugas mengajarnya. Dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar guru diharapkan dapat mengajak siswanya untuk aktif belajar dan memberikan pengalaman belajar. Dengan demikian guru hendaknya terlebih dahulu menyiapkan proses pembelajaran guna mencapai tujuan yang optimal. Dalam menyiapkan proses pembelajaran maka guru harus memperhatikan teori-teori belajar yang melandasinya.

Teori belajar selalu mengalami pergeseran. Dimana pergeseran diantaranya dapat dipengaruhi oleh beberapa factor misalnya setiap teori memiliki kekurangan dan kelebihan, curiosity dari para ahli untuk memecahkan dan menutup kekurangan yang ada pada teori sebelumnya, adanya sikap kritis dari para ahli untuk mencari kebenaran ilmu pengetahuan, berkembangnya iptek, serta adanya keinginan untuk mengadakan perbaikan. Pergeseran teori pembelajaran yaitu dari koneksionisme ke kognitifisme, kognitifisme ke konstruktivisme, dan dari konstruktivisme ke humanisme.

Dalam teori belajar koneksionisme lebih menekankan kepada perilaku yang dapat diamati serta mementingkan pembentukan reaksi atau respon dalam lingkungannya. Sehingga individu akan melakukan sesuatu apabila ada rangsangan atau sebuah reward. Dalam teori ini individu lebih cenderung pasif dalam belajar. Untuk menutupi kekurangan teori koneksionisme maka bergeser ke teori kognitifisme yaitu yang lebih menekankan yang melibatkan belajar merupakan aktivitas mental yang terjadi dalam diri manusia sebagai akibat dari proses interaksi aktif dengan lingkungannya untuk memperoleh suatu perubahan dalam bentuk pengetahuan, pemahaman, tingkah laku, ketrampilan dan nilai sikap yang bersifat relatif dan berbekas. Teori ini menjadikan siswa lebih aktif, kreatif dan mandiri serta membantu siswa memahami bahan belajar secara mudah. Untuk lebih menyempurnakannya lagi teori kognitifisme bergeser ke teori konstruktifisme, dimana dalam teori ini pengetahuan di konstruk/ dibangun oleh siswa sendiri secara sedikit demi sedikit, sehingga dapat mencapai sebuah konsep. Kelemahan dari teori ini yaitu apabila dilihat dari proses belajarnya dimana peran guru sebagai pendidik itu sepertinya kurang begitu mendukung dan banyak siswa berbeda persepsi satu dengan yang lainnya.

Pergeseran yang terakhir yaitu dari konstruktifisme ke humanisme. Dalam teori humanisme melihat kepada sisi kepribadian manusia serta menekankan pentingnya emosi atau perasaan, komunikasi terbuka, dan nilai-nilai yang dimiliki oleh setiap siswa. Sehingga para pendidik/guru diharapkan dalam pembelajaran lebih menekankan nilai-nilai kerjasama, saling membantu, dan menguntungkan, kejujuran dan kreativitas untuk diaplikasikan dalam proses pembelajaran sehingga menghasilkan suatu proses pembelajaran yang diharapkan sesuai dengan tujuan dan hasil belajar yang dicapai siswa. Dengan adanya pergeseran teori pembelajaran maka diharapkan guru dapat memperbaiki proses pembelajaran dan memilah-milah teori belajar yang dimungkinkan dapat memajukan atau meningkatkan optimalisasi kegiatan pembelajaran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hari Pusaka Dunia, Menghargai Warisan …

Puri Areta | | 19 April 2014 | 13:14

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Keluar Uang 460 Dollar Singapura Gigi Masih …

Posma Siahaan | | 19 April 2014 | 13:21

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 11 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazerâ„¢ | 19 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 19 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 22 jam lalu

Timnas U 19: Jangan Takut Timur Tengah, …

Topik Irawan | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: