Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Silver_famie

Penyuka sepeda angin

Tahun Baru Hijriyah 1433

OPINI | 26 November 2011 | 17:14 Dibaca: 349   Komentar: 1   0

Kurang lebih 7 jam ke depan kita akan memasuki “Tahun Baru Hijriyah” Kita akan meninggalkan tahun 1432 H memasuki 1433 H, Bulan permulaan adalah Muharran yang merupakan tahun baru bagi ummat islam. Gema pergantian tahun Hijriyah memang terasa sangat berbeda jauh dengan pergantian tahun Masehi.

Tahun baru Hijriyah merupakan titik awal kita dalam mencoretkan nilai pada buku amal masing masing, kita harus bisa mengkoreksi diri disaat detik detik akhir penggantian tahun, sudahkah kita menjadi manusia yang baik dan bermanfaat bagi manusia disekitar kita, sudahkah kita menjadi manusia yang taat kepada Sang Maha Pencipta. Dengan datangnya Tahun baru hijriyah ini marilah kita “Intropeksi” diri, dengan duduk di dalam musholla / masjid (Usahakan ikut berjamaah pada waktu Ashar dan Magrib) disela sela waktu antara Ashar dan Magrib marilah kita Iktikaf, merenung kebelakang apa saja yang telah kita perbuat selama ini supaya dalam menghadapi awal tahun baru ini bisa memperbaiki segala bentuk perilaku kita sehari hari.

  • Mulailah akhir tahun Hijriyah dengan membaca doa akhir tahun sebanyak 3x setelah shalat Ashar, sambil menunggu datangnya waktu Magrib isilah dengan kegiatan dzikir, membaca Al-Quran, Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW Dll didalam masdjid.

Ini lafads doa akhir tahun yang dibaca setelah shalat Ashar …. dibaca 3x

Doa Akhir Tahun

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim

Wa shallallaahu ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.

Allaahumma maa ‘amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubati wa da’autani ilattaubati minhu ba’da jur’ati alaa ma’siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtani ‘alaihits-tsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha’ rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.
  • Diakhir awal tahun Hijriyah bacalah doa awal tahun sebanyak 3x setelah shalat Magrib, Kita semua berharap Ridha Allah SWT, semoga doa awal tahun ini bisa membuat kita dapat meningkatkan semua amal shaleh, meningkatkan mutu ketaqwaan kita.
Ini lafads doa awal tahun yang dibaca setelah shalat Magrib…. dibaca 3x
Doa Awal Tahun
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-’azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.
Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.
Demikian semoga bermanfaat, Selamat memasuki tahun baru Hijriyah bagi Umat Islam yang merayakan, dan tahun baru ini sebagai awal dari semua perubahan dari tingkah laku kita baik kepada sesama manusia tanpa memandang beragama apakah dia, terlebih ini adalah awal untuk perubahan tingkah laku kita terhadap Allah SWT.
Salam
Sumber Lafadz doa dan artinya dari “Jafar soddik.com”
NB : Bila belum mampu untuk berdoa dengan bahasa arab, silahkan berdoa menggunakan bahasa Indonesia.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah (Bocoran) Kunci Jawaban UN SMA 2014! …

Mohammad Ihsan | | 17 April 2014 | 09:28

Kapal Feri Karam, 300-an Siswa SMA Hilang …

Mas Wahyu | | 17 April 2014 | 05:31

Tawuran Pasca-UN, Katarsis Kebablasan …

Giri Lumakto | | 17 April 2014 | 09:09

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 4 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 5 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 5 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 6 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 11 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: