Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Afriandi Prasetya

suami dari seorang istri yang menakjubkan, dan ayah dari seorang anak yang tampan dan dua selengkapnya

Manfaat Dakwah dan Akibat Meninggalkannya

OPINI | 04 December 2011 | 04:36 Dibaca: 1086   Komentar: 0   0

Setelah mengetahui keutamaan-keutamaan mempelajari ilmu tentang Allah, Rasulullah dan Islam seorang muslim dituntut untuk mengamalkannya yang dengan itu ia mendapat banyak manfaat bagi dirinya pribadi. Namun hal ini belum cukup untuk menghindarkannya dari kerugian sebagaimana disebut di dalam Surat Al-Ashr, kecuali ia melakukan bentuk nasihat menasihati tentang kebenaran yang telah diyakini dan diamalkannya. Inilah dakwah, menyeru manusia kepada Islam baik dengan ucapan maupun perbuatan. Tuntutan dakwah ini bersifat fardu kifayah, sebagaimana diperintahkan oleh Allah agar ada sebagian di antara kaum muslim yang menyeru manusia kepada kebaikan, menyuruh perbuatan ma’ruf dan melarang perbuatan mungkar, supaya mereka mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan (QS 3:104). Dengan dakwah pula diserukan agar kaum muslim bersatu dan menggalang kekuatan di atas dasar  pemahaman yang sama mengenai Alquran dan Assunnah (QS 9:71).

Apabila ada orang salih yang enggan berdakwah bahkan meninggalkannya maka ia telah mengundang datangnya laknat Allah sebagaimana orang-orang kafir dari Bani Israil yang dilaknat oleh Allah melalui lisan Daud -alaihisalam- dan lisan Isa bin Maryam -alaihimasalam- (QS 5:78-79). Bahkan amalan yang buruk itu (meninggalkan dakwah) dapat menyebabkan kebinasaan dan kehancuran bagi mereka (QS 11:117). Lebih jauh lagi siksa dan azab yang ditimpakan kepada orang-orang yang berdosa dapat pula menimpa kepada orang-orang salih yang meninggalkan dakwah (QS 8:25), sehingga pada saat itu tidak bermanfaat lagi doa-doa yang dipanjatkan untuk menyelamatkan diri mereka.

http://www.ziddu.com/download/17551546/Makalah03_PV_UshulutTsalatsah_UstAbdullahSyaroni.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/17664203/PV_UshulutTsalatsah_UstAbdullahSyaroni_05.mp3.html

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 6 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 7 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 8 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 8 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 7 jam lalu

Menunggu Hasil Seleksi Dirut PDAM Kota …

Panji Kusuma | 7 jam lalu

Penghubung Komisi Yudisial Jawa Tengah …

Muhammad Farhan | 8 jam lalu

‘Jokowi Efect’ Nggak Ngefek, …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Kisah Lebai Malang Nan Bimbang …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: