Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Pentheil

What's the point of being dead if you don't live a little?

Mari Mengenal Musik (Teori Dasar: Tangga Nada Dasar)

OPINI | 07 December 2011 | 05:13 Dibaca: 16266   Komentar: 8   0

Disini saya ingin belajar bersama mengenai dasar dari musik. Perlu diketahui sebelumnya saya bukanlah seorang ahli musik, musisi ataupun guru musik dan saya pun tidak pernah mengikuti sekolah ataupun kursus musik. Saya hanya ingin punya teman dalam belajar musik. Tentunya dalam proses belajar pasti ada banyak kekurangan, untuk itu saya butuh banyak masukan, ilmu ilmu baru dari rekan rekan disini.

Sebelum mengupas satu per satu kita harus mengenal dulu apa itu nada. Nada adalah suara atau bunyi yang memiliki keteraturan, maksudnya adalah suara atau bunyi yang memiliki frekuensi tunggal. Nilai frekuensi inilah yang menentukan tinggi rendahnya suatu nada. Urutan nada nada yang tersusun secara bertahap atau berjenjang disebut Tangga Nada, dan biasanya ditulis dengan abjad “A” sampai “G”.

Tangga nada memiliki dua varian yaituyang biasa disebut “Tangga Nada Dasar” dan ada yang disebut dengan “Tangga Nada # (baca: kruis/kres) atau b (baca: mol). Simbol mol berbentuk seperti huruf ‘b’. Tangga nada kres atau mol mulai dari 1 kres/mol sampai 7 kres/mol. Tema yang akan saya coba angkat disini adalah tentang Tangga Nada Dasar

Tangga Nada Dasar adalah tangga nada dengan nada dasar 1 (baca: do) = C. Pada tangga nada ini tidak ada kres/mol. Dan dari tangga nada inilah semua perhitungan kres/mol dimulai.

Tangga nada 1=C bila ditulis menjadi : C-D-E-F-G-A-B-ke C lagi (1 oktaf)

Dengan menulis tangga nada yg ditulis “do sama dengan” bisa diartikan sebagai tangga nada mayor. Tangga nada minor ditulis bukan dengan “do sama dengan”, melainkan umumnya “la sama dengan”. Bagaimana sebuah tangga nada disebut mayor atau minor? Setiap tangga nada memiliki hukum yang namanya hukum jarak

Pada tangga nada mayor berlaku hukum jarak yaitu :

satu-satu-setengah-satu-satu-satu-setengah

Bila dijabarkan menjadi

jarak C ke D = 1, D ke E = 1, E ke F = 1/2, F ke G = 1, G ke A = 1, A ke B = 1, dan B ke C lagi = 1/2.

Yang berjarak setengah di tangga nada ini adalah dari E ke F dan B ke C.

Tangga nada minor berlaku hukum jarak yaitu :

satu-setengah-satu-satu-setengah-satu-satu

Sehingga di tangga nada dasar minornya adalah : A-B-C-D-E-F-G-A

Tentunya masih sangat kurang kalau tidak diterapkan pada alat musik, untuk itu mari kita coba. Pada gitar/bass gitar jarak dari satu fret ke fret berikutnya adalah setengah. Jadi bila ingin menaikkan satu nada, geser 2 fret. Pada orgen, keyboard atau piano, jarak setengah adalah jarak dari tuts putih ke tuts hitam sesudah/sebelumnya, namun bila di antara 2 tuts putih tidak ada tuts hitam (B ke C dan E ke F) maka dihitung sebagai satu jarak.

Tangga nada mayor dan minor akan terdengar perbedaannya pada saat dimainkan dengan alat musik. Tangga nada mayor bila didengarkan akan terasa keceriaan, cerah dan segar.  Berbeda dengan tangga nada minor yang bila didengarkan akan terasa suram dan kelam. Penggunaan masing masing tangga nada ini tergantung dari “rasa” musik atau lagu yang ingin disajikan.

Sekian dulu dari saya, tentunya artikel ini masih butuh banyak bahan masukan untuk menjadi lebih baik. Lain waktu kita akan coba bahas Tangga Nada # (kres) dan b (mol).

*sumber : dari berbagai media dan literatur

lanjutannya ada disini

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hati-Hati Meletakkan Foto Rahasia di …

Pical Gadi | | 02 September 2014 | 15:36

Yohanes Surya Intan yang Terabaikan …

Alobatnic | | 02 September 2014 | 10:24

Plus Minus kalau Birokrat yang Jadi …

Shendy Adam | | 02 September 2014 | 10:03

Mereka Sedang Latihan Perang …

Arimbi Bimoseno | | 02 September 2014 | 10:15

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 4 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 7 jam lalu

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 9 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 10 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengenal dan Mengenang IH Doko, Pahlawan …

Blasius Mengkaka | 8 jam lalu

Kenormalan yang Abnormal …

Sofiatri Tito Hiday... | 8 jam lalu

Aku Akan Pulang …

Dias | 8 jam lalu

Terpenuhikah Hak Kami, Hak Anak Indonesia? …

Syifa Aslamiyah | 8 jam lalu

UUD 1945 Tak Sama dengan Jakarta …

Adinda Agustaulima ... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: