Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Khoirul Anwar

Belajar di UIN Yogyakarta

Pameran Sains SD di MI Wahid Hasyim

REP | 10 December 2011 | 08:49 Dibaca: 349   Komentar: 1   1

13235061311675400325Yogyakarta, 10 Desember 20011

“Waaahh? Kok bisa ya? Padahal tadi gak ada tulisannya lho, kok tiba-tiba ada? darimana?”, kata seorang Murid MI Wahid Hasyim Yogyakarta, saat mengiktui pameran sains SD yang diadakan Program Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga, Hari Ini (Sabtu, 10 Desember 2011) yang digelar di MI Wahid Hasyim Yogyakarta.

Murid-murid yang lain pun terlihat antusias mengikuti sejumlah pameran yang didemokan oleh para mahasiswa Pendidikan Kimia. Pameran ini sendiri merupakan tugas kuliah dari mata kuliah “Sains SD”, seperti yang dikatakan oleh Ketua Jurusan Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga, Esti wahyu Widowati, bahwa kegiatan ini merupakan tugas rutin dan dilaksanakan sebagai tugas akhir mata kuliah Sains SD yang bertujuan sebagai bentuk implementasi dari teori-teori yang telah didapatkan oleh para mahasiswa.

Kegiatan ini sendiri sudah berjalan selama tiga tahun dengan mengambil tempat yang selalu berbeda, tetapi masih di tingkatan SD, dengan tujuan supaya ada komunikasi, pengenalan antara mahasiswa dengan para murid SD. Begitu pula sebaliknya, para murid SD diharapkan akan lebih mudah memahami dengan gejala-gejala sains yang sering kali ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, kepala MI Wahid Hasyim, menyambut dengan baik atas pameran yang telah dilaksanakan oleh para mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Pesan yang beliau sampaikan kepada anak asuhnya adalah supaya mengikuti acara tersebut dengan baik karena belum tentu tahun-tahun depan acara semacam itu ada dan dilaksanakan di sini (MI Wahid Hasyim).

Di tempat terpisah, sejumlah mahasiswa yang menjaga stand mempersiapkan berbagai bentuk kegiatan yang berkaitan dengan  sains, mulai membuat alat peraga teropong kapal selam, roket sederhana dari korek api, telur yang dimasukkan dalam botol, replika gunung berapi dan masih banyak lagi pertunjukkan yang dipamerkan. Acara ini sendiri tidak hanya diikuti oleh para murid MI Wahid Hasyim, melainkan para Guru pun terlihat antusias mengikuti dan sesekali bertanya bagaimana konsep kerja percobaan yang ditampilkan tersebut.

“ Wah capek rasanya, tetapi senang juga”, begitu komentar seorang mahasiswa yang asyik menunggui stand. Menurutnya, membuat peragaan untuk Sains SD bukan hal yang gampang karena harus memikirkan apakah peragaan yang dibuat itu dapat diterima bagi tingkatan SD atau tidak. “Menurut kita mudah, tapi belum tentu mudah bagi para adik-adik (murid SD). Di sinilah kita dituntut untuk kreatif menuangkan ide-ide yang mudah diterima sekaligus menarik bagi mereka (murid SD)”, tambah sang mahasiswa.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 9 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 13 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 15 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: