Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Lingga Binangkit

Mahasiswa Akuntansi yang masih berusaha menyelesaikan skripsinya

Emang Negera Kita Berprestasi, ya?

OPINI | 23 December 2011 | 07:18 Dibaca: 276   Komentar: 4   0

13246242641487240693

Di penghujung tahun ini, berbagai media nasional kita sesak dengan headline-headline berita yang tak menyenangkan bagi kita sebagai orang Indonesia. Kasus Nazarudin, Obral politik para partai hingga kisruh di kancah sepakbola Indonesia tentunya membuat kita yang masih ber KTP Indonesia menjadi malu dan risih mengakui kebangsaannya. Yang lebih parah adalah apapun masalah yang timbul dari negara ini, orang-orang kemudian menyalahkan negara padahal negara tak pernah salah namun penggerak dan penghuninya yang bersalah, dan tentunya kita sendiri yang salah karena kita hanya berpangku tangan dan hanya bisa mengkritik. Namun yang menggelitik bagi saya, apakah sudah separah itu nama Indonesia menjadi bobrok di mata dunia? Daftar prestasi manusia Indonesia di bawah ini mungkin bisa menepis kekhawatiran tadi.

1. Fotografi

13246243031912881937

Fotografer Indonesia bernama Shikhei Goh berhasil memenangkan National Geographic Photography Contest 2011 yang bisa dibilang ajang fotografi paling bergengsi tahun ini. Shikhei Goh mengambil obyek foto capung yang sedang berjuang melawan hujan di Riau. Dia berhasil menyisihkan 20.000 fotografer lain dari seluruh dunia dan fotonya berhak mendapat tempat di majalah National Geographic edisi internasional. Selamat!

Film

Lupakan sejenak film-film hantu berbalut adegan erotis. Indonesia masih punya karya-karya film yang namanya berkibar dan diakui dunia perfilman internasional. Jumlahnya? Tentu saja banyak dan berikut ini adalah contoh dari film-film Indonesia yang berkualitas:

1324624333877798735

- The Raid

Akhirnya muncul juga film Indonesia bergenre action dengan kualitas yang super menarik. Tidak tanggung-tanggung, para reviewer IMDB memberikan rating 8.6 untuk film ini, mengungguli rating Harry Potter dan Twilight. Atas aktingnya yang luar biasa, The Raid dihujani oleh berbagai macam penghargaan, mulai dari The Cadillac People’s Choice Midnight Madness Award dari Festival Film Toronto hingga terakhir mendapat penghargaan film terbaik dari Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF).

- Sang Pemimpi

Berita membanggakan kembali ditorehkan insan film Indonesia. Film ‘SangPemimpi’ (The Dreamer) berhasil meraih penghargaan The Golden Butterfly untuk kategori naskah terbaik (the best script) di The 25th Isfahan International Film Festival of Children and Young Adults yang diselenggarakan pada 14-18 November 2011 di kota Isfahan, Iran. Festival film ini sudah terselenggara sejak tahun 1985. Pada 3 tahun awal pelaksanaannya, festival ini merupakan bagian dari Fajr Film Festival. Festival ini mengkhususkan kepada pemutaran dan kompetisi film-film bertema keluarga, dalam ruang lingkup kompetisi internasional, dan lokal. Selain penghargaan untuk film

Jurnalistik

Masih berpikir media jurnalistik kita terlalu provokatif ataupun memuat berita pesanan? Ternyata pada kenyataannya media kita beserta krunya juga masih memiliki prestasi atas nama jurnalistik di tanah air kita. Berikut ini daftar media yang membanggakan negara kita (ini bukan ngiklan lho)

- Surat Kabar

Dunia pers Indonesia kembali mengharumkan negeri lewat Harian Jawa Pos yang meraih penghargaan “World Young Reader Newspaper of the Year 2011” dalam kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh World Association of Newspaper and News Publisher (WAN-IFRA). Penghargaan disampaikan pada hari pertama kongres tahunan ke-63 WAN-IFRA yang berlangsung di Wina, Austria pada 12-15 Oktober 2011. Di samping itu media yang dibesarkan oleh Dahlan Iskan ini juga memperoleh gelar “Enduring Excellence” untuk kategori surat kabar yang memiliki inovasi tinggi dalam mengembangkan proyek ataupun kegiatan yang menarik kaum pembaca muda. Penghargaan diterima oleh Azrul Ananda, presiden direktur Jawa Pos, yang memimpin delegasi yang terdiri dari jurnalis, editor maupun pimpinan redaksi dari seluruh cabang Jawa Pos di Indonesia untuk menghadiri kongres tahunan WAN-IFRA.

- Media Televisi

Metro TV kembali mendapat penghargaan internasional. Kali ini stasiun televisi berita pertama di Indonesia itu meraih Asia Pacific Broadcasting Union (ABU) Prizes 2011. Penyerahan penghargaan dilangsungkan di New Delhi, India, 7 November 2011, bersamaan dengan diselenggarakannya 48th ABU General Assembly. Metro TV berhasil memenangkan ABU Prizes 2011 untuk kategori Television Special Jury Prize yang diraih oleh program ”Scholarship Ala Bajau (Beasiswa ala Bajau),” peserta finalis Eagle Awards 2010. Film yang disutradarai Tomy Almijun dan Rosniawanti Fikri Tahir asal Kendari, Sulawesi Tenggara itu, mengisahkan tentang pemberian beasiswa ala masyarakat Suku Bajau. Beasiswa dilakukan secara swadaya untuk membantu anak-anak suku setempat, agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selamat! (semoga tidak provokatif seperti stasiun tv sebelah :P)

- Presenter

Lagi-lagi dari metro TV, salah satu presenternya, Najwa Shihab mendapat penghargaan di ajang 16th Asian Television Awards 2011 yang dilakukan di Shangri-La Hotel, Singapore pada8 Desember 2011. Penghargaan Asian Television Awards diberikan bagi program dan insan pertelevisian yang berprestasi di wilayah Asia. Wanita cantik yang akrab dipanggil Nana ini menjadi pemenang kedua atau Highly Commended untuk kategori Best Current Affairs Presenter dalam program Mata Najwa (The Eyes of Najwa). Ini bukan penghargaan pertama buat Najwa. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu beberapa kali memenangi penghargaan di bidang jurnalistik, antara lain sebagai Jurnalis terbaik Metro TV tahun 2006 dan masuk nominasi Pembaca Berita terbaik Panasonic Award.

- Iklan

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu bangga karena iklan layanan masyarakat bertema 100% Cinta Indonesia dengan judul “Adalah Kita” meraih Bronze Award pada Promotion Marketing Awards of Asia (PMAA) 2011 bertajuk “The Dragons of Asia.” Iklan yang diluncurkan oleh Kementerian Perdagangan tersebut meraih penghargaan untuk kategori Best Cause, Charity or Corporate Responsibility Marketing Campaign.

Selain 100% Cinta Indonesia, Indonesia juga meraih Silver award untuk kategori Best Event or Experiential Marketing Campaign lewat iklan Go Back Home With Insto dari GlaxoSmithKline karya rumah produksi Grey Jakarta. Bronze award untuk kategori Best Sponsorship or Tie-In Campaign lewat iklan Speedy Tour d’Indonesia 2010 dari Telkom Speedy karya rumah produksi GroupM ESP Indonesia. Ajang PMAA 2011 diikuti oleh 51 kontestan dari 11 negara di wilayah Asia.

Keilmuan

Wah kalau untuk yang satu ini, dijamin Indonesia punya segudang manusia berotak cerdas yang mampu meraih prestasi-prestasi membanggakan di bidang keilmuan. Saking banyaknya, saya sampai bingung memilih mana prestasi yang patut dicatat dalam artikel karena jumlahnya yang tidak hanya puluhan, tapi ada ratusan, untuk tahun 2011 saja, bayangkan! Jadi, masih berani menganggap manusia di negara kita tidak cerdas?

- Tingkat Bocah

Ada yang kenal Dhia Fairuz Sabrina? Siswa kelas VI SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya, ini adalah juara dunia matematika yang berhasil menyabet emas dalam Wizards at Mathematics International Competition (WIZMIC) 2011 di Lucknow, India, 26 Oktober lalu. Itu bukanlah satu-satunya prestasi yang berhasil dia raih. Dhia sudah kerap menorehkan prestasi dalam ajang olimpiade dan kompetisi matematika dunia. Kecintaan Dhia pada Matematika sendiri belum berlangsung lama. Saat duduk di kelas I dan II SD, siswa yang bercita-cita menjadi dokter ini tak mencatatkan nilai yang terbilang istimewa untuk pelajaran Matematika. Akan tetapi, kondisi ini berbalik saat Dhia duduk di kelas III dan IV. Nilainya memuaskan. Ia mengaku selalu mendisiplinkan diri menyisihkan waktu untuk belajar setiap hari. “Saya suka logika dan tak suka menghapal. Saya memang ikut bimbel (bimbingan belajar) khusus Matematika,” kata Dhia.

- Tingkat Pemuda

Dalam ajang kompetisi penelitian tingkat dunia International Conference of Young Scientis (ICYS) di Moskwa, Rusia. Indonesia berhasil mempersembahkan satu medali emas, dua medali perak, dua medali perunggu, dan tiga penghargaan khusus. Pelajar yang berhasil mengharumkan nama bangsa adalah Jessica Lo (SMAK Cita Hati Surabaya) yang meraih medali emas. Medali perak dipersembahkan Luthfi Mu’awan (SMAN 1 Purwareja) dan Christy Hong (SMA St.Laurensia Tangerang). Medali perunggu diraih Ninda Frisky dan Annisa Fitriani (keduanya dari SMAN 1 Yogyakarta) dan Christa Lorenzia Soesanto (SMP St.Laurensia Tangerang). Adapun penghargaan khusus diberikan kepada Ganang Albryansyah (SMPN 1 Bontang), Fialdy Josua Pattirajawane (SMP Chandra Kusuma Medan), dan Arief Ridho Kusuma (SMAN 1 Samarinda). Pada tahun Ini, Jerman yang unggul, namun Indonesia peraih medali terbanyak untuk benua Asia dan sejak ikut ICYS tahun 2005 hingga sekarang, tim Indonesia tidak pernah pulang dengan tangan kosong

- Tingkat Dewasa

Di tingkat nasional, kita mungkin pernah mendengar istilah kalpataru yang digunakan bagi para pejuang lingkungan hidup di negara kita. Tapi ada yang lebih keren dan tinggi tingkatannya dibanding Kalpataru, namanya adalah Seacology Priza alias Kalpataru tingkat dunia. Keberuntungan tahun ini datang bagi Indonesia karena salah satu warganegaranya, Irman Meilandi, petani asal Desa Mandalamekar, Jawa Barat mendapat penghargaaan “2011 Seacology Prize” atas usahanya dalam melestarikan hutan lindung di desanya. Penghargaan tersebut diberikan kepadanya di David Brower Center, Berkeley, California AS pada 6 Oktober 2011. Selain menerima penghargaan ia juga menjadi pembicara utama dalam acara di Seacology tersebut. Tidak mudah untuk mendapatkan penghargaan international di Seacology, karena untuk mendapatkannya harus bersaing dengan ajuan dari 46 negara lainnya.

Pariwisata

1324624612541641108

- Bali

Siapa tak kenal dengan Bali? Tahun ini pulau dewata tersebut masuk dalam daftar 5 Pulau Terbaik Dunia atau World’s Best Islands versi BBC Travel yang dilansir pada 30 November 2011. “Dikelilingi air hangat Samudera Hindia, Bali merupakan salah satu dari 17.500 pulau di kepulauan Indonesia,” demikian deskripsi BBC tentang Bali yang diposisikan di nomor kedua dalam 5 Pulau Terbaik Dunia. “Di antara pulau lainnya yang penuh warna, dan bahkan setelah beberapa dekade pembangunan pariwisata di pulau-pulau lainnya di Indonesia, Bali tetap subur dan dianugerahi keindahan yang tak tertandingi,” penilaian BBC Travel. Berdasarkan penilaian BBC Travel, keindahan Pulau Bali hanya bisa ditandingi oleh Pulau Santorini di Yunani. Jadi bolehlah kita sebut Bali sebagai Pulau terbaik di Asia.

- Pulau Komodo

Pulau Komodo alias Pulau Naga berhasil menyabet gelar sebagai salah satu keajaiban dunia baru dari new seven wonder of nature, setelah sebelumnya juga telah mendapat pengakuan dari UNESCO. Meskipun pelaksanaan acara ini menuai banyak kontroversi namun ada beberapa hal positif yang bisa kita petik, pertama nama komodo makin dikenal oleh dunia dan berdampak pada meningkatnya jumlah wisatawan, kedua hal ini membuktikan bahwa kita sebagai bangsa masih punya kepedulian dan kita bukan bangsa yang terpecah belah karena jumlah dukungan kita mampu mengalahkan negara lainnya, sebagai perbandingan, Israel sampai menyelenggarakan telanjang bersama di Laut Mati agar lolos menjadi finalis new seven wonder of nature (sayangnya, Laut Mati dinyatakan tidak lolos)

6. Olahraga

- Juara Umum SEA GAMES 2011

Akhirnya setelah 14 tahun menunggu, Indonesia berhasil meraih juara umum di Sea Games 2011. Inilah untuk pertama kalinya setelah era reformasi, Indonesia bisa menguasai takhta kejuaraan olahraga paling bergengsi di Asia Tenggara untuk kali ke 26 dengan raihan total 476 medali. Selain prestasi dari para atlet kita, acara pembukaan dan penutupan Sea Games ternyata sangat meriah dan diliput puluhan stasiun televisi luar negeri hingga ke Kanada dan Prancis.

- Asia Road Racing Championship 2011

Sayang kita belum memiliki pembalap yang terjun di kelas utama Moto GP, namun sebagai negara dengan populasi motor bebek yang besar, kita juga punya prestasi di bidang ini. Adalah pebalap Rafid Topan dari Yamaha CKJ TJM Racing, berjaya di Kejuaraan Asia Road Racing Championship (AARC) 2011 di Qatar dengan menjuarai kelas underbone 115 cc. Ini adalah gelar perdana Topan di ajang tersebut setelah tahun lalu berada di peringkat ketiga.

- The All Star Team Milan Junior Camp

Lupakan sejenak kisruh PSSI yang tak kunjung reda hingga kini, tunas muda Indonesia masih punya harapan untuk berkembang menjadi pesepakbola hebat di masa depan. Sebuah penampilan mengesankan dibuat oleh bibit-bibit pesepakbola muda Indonesia yang tergabung dalam The All Star Team Milan Junior Camp. Mereka berhasil mengukir sejarah dengan memenangi Milan Junior Camp Day Tournament, yang berlangsung di home of AC Milan, Italia. Atas prestasi yang dicapai para pemain muda penuh talenta itu, bendera Merah Putih berkibar di Stadion San Siro, Milan. Selain meraih juara, salah satu pemain mereka mendapat gelar “kapten terbaik” dan “pemain terbaik”. Mereka berhasil membuktikan, bahwa dengan kerja keras, mimpi bisa diwujudkan menjadi kenyataan.

7. Internet

- Mobile website

Situs Tempo.Co (sebelumnya bernama Tempo Interaktif) meraih posisi kedua atau Silver Award sebagai penyedia aplikasi publishing terbaik untuk telepon seluler se-Asia. Pengumuman pemenang The Best Mobile Media 2011 ini digelar pada 24 November 2011 dalam perhelatan Asian Digital Media Awards (ADMA) 2011 di Hotel Shangri-la, Kowloon, Hong Kong. Anugerah mobile media adalah penghargaan untuk aplikasi berbasis telepon seluler yang memungkinkan pemakainya langsung melihat content tanpa perlu membuka browser lebih dulu.

- Blogger

Bagi para penikmat fashion blog, tentunya sudah tak asing dengan nama Evita Nuh, biasa dipanggil Chacha, gadis cilik asli Indonesia yang tahun ini genap berusia 12 tahun itu telah memulai fashion blogging di http://www.jellyjellybeans.blogspot.com dengan nama The crème de la crop sejak 3 tahun lalu. Berkat kreatifitasnya, Chacha dinobatkan oleh babble.com menjadi salah satu dari 10 blogger paling berpengaruh saat ini. Dengan sense of fashion-nya yang keren dan kemampuan bahasa Inggrisnya yang sangat bagus membuat blognya sangat menarik untuk dibaca dan dijadikan referensi bagi para penikmat fashion, baik dari dalam maupun luar negeri.

- Facebooker

Mana yang lebih populer di dunia, Lady Gaga, atau Justin Bieber? Sayang sekali jawaban anda salah ternyata Mario Teguh, motivator terkemuka Indonesia, menjadi tokoh berlaman (page) facebook paling banyak menyedot perhatian umat jagat maya di dunia. Mario Teguh mengalahkan laman milik artis dunia macam Lady Gaga dan Justin Bieber. Mario Teguh berada di peringkat 2 laman facebook dengan tingkat interaksi paling tinggi di dunia. Adapun Bieber di urutan 8 dan Lady Gaga berada di urutan 18 saja. (www.allfacebook.com)

8. Kuliner

Apa masakan terlezat yang kalian nikmati saat ini? Pizza, burger, atau mungkin sushi? Semuanya salah! Dua hidangan khas Indonesia, yakni Rendang dan Nasi Goreng, untuk saat ini masuk dalam jajaran teratas daftar 50 makanan paling lezat di dunia (World’s 50 most delicious foods). Hal ini berdasarkan survei para pemerhati stasiun berita CNN, yang dimuat di situs CNNGo.  Kepopuleran rendang, yang ada di urutan pertama, disusul nasi goreng mengalahkan Massaman curry asal Thailand yang sebelumnya ditasbihkan jadi makanan paling enak di dunia. Fakta ini juga diamini awak CNN. “Setelah menjaring lebih dari 35.000 suara, makanan paling enak di dunia bukan Massaman curry, yang kami sarankan, tapi hidangan daging berbumbu yang pedas dari Sumatera Barat,” demikian hasil survei yang dimuat situs CNN, 7 September 2011. Jangan sampai makanan ini diklaim tetangga ya :D

9. Animator kelas dunia

- Rini Sugianto

Berawal dari kecintaannya pada karakter fiksi seorang detektif remaja berjambul bernama Tintin, animator muda asal Indonesia bernama Rini Triyani Sugianto (31) sukses menembus kancah perfilman Hollywood. Rini yang saat ini bekerja sebagai animator di perusahaan WETA digital di Selandia Baru, ikut menggarap film “The Adventures of Tintin.“. Rini yang lulus S2 dari Academy of Arts di San Francisco, California ini rela meninggalkan pekerjaan dan kehidupannya di Amerika dan pindah ke Selandia Baru, setelah mendapat tawaran untuk menggarap film yang disutradarai oleh Stephen Spielberg ini.

- Griselda Sastrawinata

Selain Rini Sugianto, ternyata Indonesia juga punya animator berbakat lainnya lho. Griselda Sastrawinata adalah animator perempuan asal Indonesia yang bekerja di studio film ternama Dreamworks di California, Amerika Serikat, yang menghasilkan film-film animasi terkenal seperti Shrek, Madagascar, Kungfu Panda & Bee Movie. Ia bekerja sebagai visual development artist dan proyek yang dikerjakan Griselda adalah film Shrek Forever After dimana ia terlibat menciptakan sebuah karakter atau tokoh baru dalam serial yang pertama kali diluncurkan tahun 2001 tersebut.

Panjang banget ya? Emang saya sengaja :P

Daftar prestasi di atas mungkin hanya sedikit dari jumlah prestasi manusia Indonesia yang mengharumkan nama negara kita. Lebih mengherankan lagi, prestasi kita tak melulu dalam satu bidang saja namun menyebar di berbagai bidang! Kadang karena banyaknya masalah di negeri ini membuat kita menjadi pesimis dan pencemooh bahkan usaha perbaikan untuk negeri ini pun kadang kita kritik dan kita cela. Padahal tak ada gunanya kita cuma mengkritik tanpa solusi bahkan sampai memaki-maki dan menyalahkan negara kita. Sesuai kuote John F Kennedy “Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu!”. Jadi anda mau jadi tukang kritik tanpa hasil atau menyusul orang-orang di atas yang bisa mengharumkan nama bangsa, semuanya terserah anda. Pesimis dan oportunis hanya untuk yang ingin terbelakang, optimis milik mereka yang ingin maju.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Ekspektasi Rakyat terhadap Jokowi …

Fitri.y Yeye | | 21 October 2014 | 10:25

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 12 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 13 jam lalu

Anda Tidak Percaya Alien, Maka Anda Sombong …

Zulkifli Taher | 13 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Ajari Anak Terampil Tangan dengan Bahan Alam …

Gaganawati | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 7 jam lalu

Hobi Membaca Mengantarku ke Tanah Suci …

Agung Han | 7 jam lalu

Rumah Transisi, Tim Perumus Atau Tim …

Thamrin Dahlan | 7 jam lalu

Perubahan Adalah Sebuah Keharusan Puskesmas …

Ramluddin Ram | 7 jam lalu

Sebuah Teks Refleksi Atas Sebuah Teks …

Adica Wirawan | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: