Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Sistematika Telaahan Staf

REP | 12 January 2012 | 14:01 Dibaca: 5935   Komentar: 0   0

Saya sering menerima telaahan staf dari teman-teman, yang ingin mengusulkan sesuatu, tetapi masalahnya, telaahan staf tersebut disusun tanpa sistematika yang baik, ditulis tidak berurutan, tidak terstruktur, sehingga saya mengalami kesulitan dalam memahami  telaahan staf tersebut, termasuk dalam menarik logika untuk menyetujuinya.

Pada kesempatan ini, saya ajak teman-teman untuk menyusun telaahan staf dengan sistematika penulisan sebagaimana tersebut dibawah ini, dengan harapan agar telaahan staf yang telah disusun dengan susah payah, dapat dipahami dengan mudah oleh para pimpinan kita, sehingga usulan dan harapan kita dapat disetujui pimpinan sebagaimana diharapkan.

SISTEMATIKA TELAAHAN STAF

I. Judul

II. Abstraksi

Pada bagian ini, tuliskan secara ringkas (dalam satu halaman kertas) isi dari telaahan staf ini

III. Pendahuluan

a. Latar Belakang Masalah

Pada bagian ini tuliskan latar belakang yang mendasari ditulisnya telaahan staf, berikut daftar masalah-masalah yang dihadapi, dan masalah pokok yang ingin dicarikan jalan pemecahannya.

b. Tujuan Penulisan

Pada bagian ini, jelaskan alasan / tujuan penulisan telaahan staf ini (untuk apa, untuk siapa, dsb)

IV. Landasan Peraturan / Perundang-undangan / Teori

Pada bagian ini, tuliskan landasan teori, atau peraturan-peraturan yang digunakan sebagai acuan dalam membahas permasalahan tersebut.

V. Pembahasan

a. Kondisi Saat Ini

Pada bagian ini, jelaskan kondisi yang terjadi saat ini, lengkapi dengan data dukung !

b. Kondisi Yang Diharapkan

Pada bagian ini, jelaskan kondisi apa / bagaimana yang diharapkan.

c. Kendala Yang dihadapi

Pada bagian ini, jelaskan kendala apa saja yang dihadapi, sehingga kondisi yang diharapkan tersebut tidak dapat terwujud

d. Pemecahan Masalah

Pada bagian ini, tuliskan usulan untuk pemecahan masalah masing-masing kendala yang dihadapi, berikut kemungkinan resiko atau tindak lanjut yang perlu dilakukan, jika pilihan tersebut dipilih.

VI. Kesimpulan dan Saran

VII. Lampiran

VIII. Daftar Pustaka

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bijaksana di saat Langka BBM …

Nanang Diyanto | | 28 August 2014 | 02:05

Balikpapan Menggeser Jogja, Benarkah Jogja …

Ratih Purnamasari | | 28 August 2014 | 07:18

Dari Pertemuan 4 Mata, SBY Menularkan Sikap …

Thamrin Dahlan | | 28 August 2014 | 07:58

Kayu Manis Bisa Buat Obat Parkinson? …

Lidia Putri | | 28 August 2014 | 01:03

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 2 jam lalu

Mahalnya Biaya Rapat Lembaga Negara! …

Yaslis Ilyas | 2 jam lalu

Sebab SBY dan Jokowi Tak Bicarakan BBM di …

Pebriano Bagindo | 5 jam lalu

Jangan Hanya Jokowi Saja yang Diawasi, …

Rullysyah | 7 jam lalu

Akhir yang Indah bagi SBY, Awal yang Indah …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: