Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Aditya Wicaksono

18 Tahun. Menghargai segala sesuatu di dunia

IPA dan IPS = Sama

OPINI | 06 February 2012 | 21:47 Dibaca: 3785   Komentar: 5   1

kalau sudah bilang tentang penjurusan pastilah bingung memilih salah satu jurusan yang tepat. umumnya pilihan penjurusan itu adalah IPA dan IPS,jarang sekali sekolah yang memakai jurusan Bahasa sebagai angket penjurusan. kalau bicara tentang IPA dan IPS pastilah anggapan orang itu beda jauh,orang lebih “mengecap” jurusan IPA lebih baik dari IPS. tidak tahu kenapa dan apa alasanya. yang ada sudah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat bahwa IPA lebih bagus dari IPS. orang lebih cenderung menilai dari segi kuantitasnya daripada segi kualitasnya. jadi IPA lebih banyak peminatnya dari IPS,berarti orang menilai IPA lebih baik. padahal tidak semuanya anak IPA lebih unggul dari anak IPS. mungkin dari segi pemikiran Logika dan Numerik anak IPA lebih unggul. bagaimana kalau segi pengetahuan,sosial,dan cara berfikir verbal ? pastilah anak IPS lebih unggul.

alasan orang berfikir bahwa IPS lebih buruk adalah :

1. jurusan IPS terkesan lebih mudah karena materinya hafalan dan sedikit logika.

2. jurusan IPS sedikit peminatnya.

3. peluang anak IPS kuliah di jurusan IPA sedikit,sedangkan anak IPA kuliah di jurusan IPS sangat lebar      peluangnya.

4. anak yang sudah diterima di IPA,apabila prestasinya menurun/jelek akan dimasukan ke kelas IPS. jadi terkesan kalau kelas IPS menjadi kelas “buangan”.

5. murid yang ingin santai banyak masuk ke IPS. jadi mereka masuk ke IPS karena ingin santai,bukan karena benar-benar ingin masuk IPS.

jadi itulah yang menyebabkan nama IPS terkesan buruk. namun ada fakta bahwa orang-orang yang sukses menjadi pengusaha,manager perusahaan dan menteri-menteri kebanyakan dari jurusan IPS. dan pekerjaan sebagai pengusaha,manager perusahaan yang mempunyai saham dimana-mana lebih banyak peluangnya. dan dokter,insyinyur,arsitek dijamin lebih ketat persainganya. toh sama-sama menghasilkan duit banyak.So,tidak selamanya IPA lebih baik dari IPS. yang penting jika kita menekuni dengan niat sepenuh hati pastilah hasilnya bagus. jangan memandang secara subyektif dalam pemilihan jurusan. mentang-mentang IPA terkesan muridnya pintar-pintar,jika kita terpaksa mendalaminya,pasti akan rugi sendiri. jadilah apa adanya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Terbang ke Sumbawa Bersama Mimpi …

Dhanang Dhave | | 26 January 2015 | 13:38

Alun-Alun Kota, Orang Bandung Memang Layak …

Aljohan | | 26 January 2015 | 09:26

Menimbang Perlunya Hak Imunitas Bagi KPK …

Abd. Ghofar Al Amin | | 26 January 2015 | 17:39

Green Driving Gaya Berkendara Ramah …

Irwan Khoiruddin | | 26 January 2015 | 19:48

Bambang Widjojanto Mengundurkan Diri, Apa …

Kompasiana | | 27 January 2015 | 00:52


TRENDING ARTICLES

PDIP Aktor Utama di Balik Pencalonan BG …

Axtea 99 | 6 jam lalu

Saat Artikel Kompasiana Jadi Alat Bukti …

Himam Miladi | 9 jam lalu

Masih Berani Melawan Budi Gunawan? …

Mike Reyssent | 10 jam lalu

Demokrat Untung PDI-P Buntung …

Susy Haryawan | 14 jam lalu

Mengapa KPK Diserang Awal Tahun 2015? …

Muthiah Alhasany | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: