Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Aditya Wicaksono

18 Tahun. Menghargai segala sesuatu di dunia

IPA dan IPS = Sama

OPINI | 06 February 2012 | 21:47 Dibaca: 3742   Komentar: 5   1

kalau sudah bilang tentang penjurusan pastilah bingung memilih salah satu jurusan yang tepat. umumnya pilihan penjurusan itu adalah IPA dan IPS,jarang sekali sekolah yang memakai jurusan Bahasa sebagai angket penjurusan. kalau bicara tentang IPA dan IPS pastilah anggapan orang itu beda jauh,orang lebih “mengecap” jurusan IPA lebih baik dari IPS. tidak tahu kenapa dan apa alasanya. yang ada sudah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat bahwa IPA lebih bagus dari IPS. orang lebih cenderung menilai dari segi kuantitasnya daripada segi kualitasnya. jadi IPA lebih banyak peminatnya dari IPS,berarti orang menilai IPA lebih baik. padahal tidak semuanya anak IPA lebih unggul dari anak IPS. mungkin dari segi pemikiran Logika dan Numerik anak IPA lebih unggul. bagaimana kalau segi pengetahuan,sosial,dan cara berfikir verbal ? pastilah anak IPS lebih unggul.

alasan orang berfikir bahwa IPS lebih buruk adalah :

1. jurusan IPS terkesan lebih mudah karena materinya hafalan dan sedikit logika.

2. jurusan IPS sedikit peminatnya.

3. peluang anak IPS kuliah di jurusan IPA sedikit,sedangkan anak IPA kuliah di jurusan IPS sangat lebar      peluangnya.

4. anak yang sudah diterima di IPA,apabila prestasinya menurun/jelek akan dimasukan ke kelas IPS. jadi terkesan kalau kelas IPS menjadi kelas “buangan”.

5. murid yang ingin santai banyak masuk ke IPS. jadi mereka masuk ke IPS karena ingin santai,bukan karena benar-benar ingin masuk IPS.

jadi itulah yang menyebabkan nama IPS terkesan buruk. namun ada fakta bahwa orang-orang yang sukses menjadi pengusaha,manager perusahaan dan menteri-menteri kebanyakan dari jurusan IPS. dan pekerjaan sebagai pengusaha,manager perusahaan yang mempunyai saham dimana-mana lebih banyak peluangnya. dan dokter,insyinyur,arsitek dijamin lebih ketat persainganya. toh sama-sama menghasilkan duit banyak.So,tidak selamanya IPA lebih baik dari IPS. yang penting jika kita menekuni dengan niat sepenuh hati pastilah hasilnya bagus. jangan memandang secara subyektif dalam pemilihan jurusan. mentang-mentang IPA terkesan muridnya pintar-pintar,jika kita terpaksa mendalaminya,pasti akan rugi sendiri. jadilah apa adanya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Optimistis Melihat Produk Lokal dari Pasar …

Asri Alfa | | 22 October 2014 | 19:36

Happy Birthday Kompasiana …

Syukri Muhammad Syu... | | 22 October 2014 | 18:24

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Ngaku Kompasianer Langsung Diterima Kerja …

Novaly Rushans | | 22 October 2014 | 07:36

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Calon Menteri yang Gagal Lolos …

Mafruhin | 13 jam lalu

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 13 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 13 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 14 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Bidan Desa Tak Peduli, Nyawa Bayi …

Yohana Damayanti Ma... | 8 jam lalu

Judge …

Ayu Syahbana Surbak... | 9 jam lalu

Memilih Makanan Halal di Eropa …

Aries Setya | 9 jam lalu

Amplas …

Katedrarajawen | 9 jam lalu

Obama Dream atau Obama Nightmare ? …

Andi Firmansyah | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: