Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Aditya Wicaksono

18 Tahun. Menghargai segala sesuatu di dunia

IPA dan IPS = Sama

OPINI | 06 February 2012 | 21:47 Dibaca: 3757   Komentar: 5   1

kalau sudah bilang tentang penjurusan pastilah bingung memilih salah satu jurusan yang tepat. umumnya pilihan penjurusan itu adalah IPA dan IPS,jarang sekali sekolah yang memakai jurusan Bahasa sebagai angket penjurusan. kalau bicara tentang IPA dan IPS pastilah anggapan orang itu beda jauh,orang lebih “mengecap” jurusan IPA lebih baik dari IPS. tidak tahu kenapa dan apa alasanya. yang ada sudah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat bahwa IPA lebih bagus dari IPS. orang lebih cenderung menilai dari segi kuantitasnya daripada segi kualitasnya. jadi IPA lebih banyak peminatnya dari IPS,berarti orang menilai IPA lebih baik. padahal tidak semuanya anak IPA lebih unggul dari anak IPS. mungkin dari segi pemikiran Logika dan Numerik anak IPA lebih unggul. bagaimana kalau segi pengetahuan,sosial,dan cara berfikir verbal ? pastilah anak IPS lebih unggul.

alasan orang berfikir bahwa IPS lebih buruk adalah :

1. jurusan IPS terkesan lebih mudah karena materinya hafalan dan sedikit logika.

2. jurusan IPS sedikit peminatnya.

3. peluang anak IPS kuliah di jurusan IPA sedikit,sedangkan anak IPA kuliah di jurusan IPS sangat lebar      peluangnya.

4. anak yang sudah diterima di IPA,apabila prestasinya menurun/jelek akan dimasukan ke kelas IPS. jadi terkesan kalau kelas IPS menjadi kelas “buangan”.

5. murid yang ingin santai banyak masuk ke IPS. jadi mereka masuk ke IPS karena ingin santai,bukan karena benar-benar ingin masuk IPS.

jadi itulah yang menyebabkan nama IPS terkesan buruk. namun ada fakta bahwa orang-orang yang sukses menjadi pengusaha,manager perusahaan dan menteri-menteri kebanyakan dari jurusan IPS. dan pekerjaan sebagai pengusaha,manager perusahaan yang mempunyai saham dimana-mana lebih banyak peluangnya. dan dokter,insyinyur,arsitek dijamin lebih ketat persainganya. toh sama-sama menghasilkan duit banyak.So,tidak selamanya IPA lebih baik dari IPS. yang penting jika kita menekuni dengan niat sepenuh hati pastilah hasilnya bagus. jangan memandang secara subyektif dalam pemilihan jurusan. mentang-mentang IPA terkesan muridnya pintar-pintar,jika kita terpaksa mendalaminya,pasti akan rugi sendiri. jadilah apa adanya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemeriksaan Keperawanan Itu “De …

Gustaaf Kusno | | 24 November 2014 | 10:33

Disambut Pelangi Halmahera Utara …

Joko Ade Nursiyono | | 24 November 2014 | 09:41

Gonzales, ‘Kartu Truf’ Timnas …

Achmad Suwefi | | 24 November 2014 | 09:32

Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong …

Ida Royani | | 24 November 2014 | 05:47

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 5 jam lalu

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 10 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 11 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 12 jam lalu

Hebohnya yang Photo Bareng Pak Ahok di …

Fey Down | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: