Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

I Wayan Dirgayusa

humoris | lucu | kritis

Tidak Ada Makan Siang yang Gratis: Idiom Sederhana, Penuh Makna

OPINI | 18 February 2012 | 09:08 Dibaca: 839   Komentar: 2   0

Salam Sejahtera

Sering kali kita mendengar beberapa istilah yang digunakan banyak orang untuk menyampaikan beberapa maksud/tujuan untuk kepentingan diri sendiri, tanpa diketahui orang banyak namun cukup berdaya ledak ultra massif sehingga banyak orang yang mau menuruti apa yang kita mau dengan sendirinya (sebenarnya ini merupakan cara pemaksaan paling halus yang pernah ada dikolong langit ini). There is no free lunch atau yang diterjemahkan secara bebas merupakan tidak ada makan siang yang gratis merupakan istilah dari dunia ekonomi yang berarti “tidak ada makan siang gratis” atau dalam bahasa Inggrisnya There no ain’t such thing as a free lunch digunakan untuk menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu yang cuma-cuma di dunia ini. Yang ada hanyalah subsidi silang.

13295092561993286094

Awal ungkapan ini, di tahun 1872, New York Times menceritakan bahwa makan siang gratis muncul sebagai tren umum di Crescent City (New Orleans). Mereka memberi makan siang gratis, meskipun minumnya harus bayar. Para pemilik bar bertaruh bahwa pengunjung akan minum lebih dari satu kali. Jadi tetap saja ada seseorang yang membayar untuk sesuatu. Fakta bahwa model ini bertahan cukup lama, menunjukkan bahwa pertaruhan para pemilik bar tersebut dapat diterima secara bisnis. (wikipedia.com)

Pun setelah definisi diatas banyak yang memanfaatkan istilah ini untuk kepentingan tertentu, seperti mengajaka banyak orang untuk bergabung ke Multi Level Marketing, usaha yang kebanyakan menawarkan uang berlipat lipat ganda tanpa harus bekerja. Atau dalam keadaan lebih eksplosif mengajak orang untuk bergabung kedalam sekte-sekte tertentu serta mengajak banyak orang untuk menjalankan hal negatif lainnya.

Satu point yang harus dicatat adalah perkuat diri kalian dengan pengetahuan, bisa saja banyak disekitar kalian yang memberikan “makan siang yang tidak gratis” mungkin untuk kepentingan bisnis atau yang lebih membahayakan untuk kepentingan negatif ultra berbaya. Hanya kalian yang dapat menyaring semua informasi yang diberikan jangan sekali kali menerima bulat-bulat apa yang orang kasi.

Karena siapa tahu, itu memang benar makan siang yang tidak gratis

I Wayan Dirgayusa

9 November 2011

*Refrensi: http://en.wikipedia.org/wiki/There_ain%27t_no_such_thing_as_a_free_lunch

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sukur Andoyo, Potret Ketulusan Pelayanan …

Andreas Pasolympia | | 03 March 2015 | 18:42

Perang Saudara di Irak Beralih ke Tikrit …

Dasman Djamaluddin | | 03 March 2015 | 21:19

Kompasiana Drive&Ride: ”Be Youthful, …

Kompasiana | | 26 February 2015 | 22:29

Batukaru, tentang Mendaki yang Mencoba …

Endah Lestariati | | 03 March 2015 | 17:51

Social Media dan Homo Socialis …

Hilman Fajrian | | 04 March 2015 | 08:05


TRENDING ARTICLES

Jokowi “Tegar” KMP Bubar Karena …

Gunawan | 3 jam lalu

Hak Angket untuk Ahok Rendahkan Wibawa DPRD …

Soleman Montori | 4 jam lalu

Memahami Gelengan Kepala Orang India… …

Mukti Ali | 7 jam lalu

Menanti #SaveAnggotaDPRD DKI Jakarta …

Muksalmina Mta | 11 jam lalu

Komentar Yuddy dan Romli Asal Bunyi …

Hendra Budiman | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: