Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Gwyn Walesa

appreciate knowledge and how it plays role in human development - try to understand life selengkapnya

Fisika itu … Apa ?

OPINI | 28 February 2012 | 00:25 Dibaca: 886   Komentar: 27   5

Fisika, ya memang sangat tidak asing lagi didengar oleh kita, karena hampir setiap dari kita yang mengemban pendidikan sudah mulai mempelajarinya sejak berada di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun tidak sedikit komentar senada yang mengatakan “fisika itu sulit, fisika itu tidak jelas, untuk apa repot-repot menghitung bola jatuh?”. Jika dilihat dari komentar senada yang disampaikan oleh banyak pelajar, bahkan dari pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berarti secara formal telah mengikuti pelajaran fisika ini selama 6 tahun, mengindikasikan bahwa siswa dituntut hanya untuk menghafal rumus dan dapat mengerjakan soal sehingga dapat lulus dari matapelajaran tersebut namun tidak mengerti untuk apa mereka mempelajari itu. Lalu apa esensi dan hal yang mereka dapat dari mempelajari fisika selama 6 tahun untuk hidup mereka? Atau bahkan mungkin pengajarnya sendiripun tidak mengetahuinya? atau mungkin mengetahuinya namun tidak disampaikan/tersampaikan?

Menurut pendapat pribadi saya, fisika bukanlah hanya sekedar kumpulan rumus yang tak bermakna, fisika lebih dari itu, fisika adalah sebuah fenomena bagaimana alam ini bekerja dalam sebuah keteraturan yang diinterpretasikan menggunakan bahasa matematika. Memang banyak rumus yang sering dijumpai, namun sebetulnya konsep dasar dari sebuah rumus dapat di logikakan dengan pemikiran yang sederhana dan tidak perlu dihafal. Mungkin ini pula yang tidak disampaikan atau tidak tersampaikan kepada siswa sehingga sangat bayak siswa yang memberikan komentar senada mengenai fisika.

Ada konsep-konsep dasar fisika yang sebetulnya menarik yang tidak tersampaikan kepada siswa padahal mereka telah mempelajarinya kurang lebih 6 tahun (untuk yang mengikuti program studi IPA). Sangat disayangkan rasanya jika kita harus mempelajari sesuatu yang tidak kita tahu untuk apa kita mempelajari itu. Harus ada perubahan cara pembelajaran, yang menekankan pada basic thingking yang mengajarkan bagaimana cara fisika melihat dunia serta pemahaman bagi siswa untuk memaknai bagaimana kacamata ilmu pengetahuan fisika ini dapat digunakan dalam kehidupan nyata sehari-hari, yang pada akhirnya diharapkan dapat memaknai pertanyaan sederhana “fisika itu… apa?”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pelantikan Presiden Jokowi Menggema di …

Ely Yuliana | | 20 October 2014 | 20:18

Jokowi Jadi Cover Story Tabloid ChinaDaily …

Rahmat Hadi | | 20 October 2014 | 20:13

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25

Hampir Tertipu dengan ‘Ancaman’ Petugas …

Niko Simamora | | 20 October 2014 | 19:49

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 6 jam lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Lagi di Piala AFF …

Djarwopapua | 7 jam lalu

BJ Habibie, Bernard, dan Iriana Bicara …

Opa Jappy | 12 jam lalu

Mie Instan vs Anak Kost (Think Before Eat) …

Drupadi Soeharso | 12 jam lalu

SBY Purna Tugas, Akun @SBYudhoyono Ikut …

Dody Kasman | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Pelantikan Jokowi, Antara Prabowo, Narsis …

Rahab Ganendra 2 | 8 jam lalu

Antusiasme WNI di Jenewa Atas Pelantikan …

Hedi Priamajar | 10 jam lalu

10 Tips untuk Komedian Pemula …

Odios Arminto | 10 jam lalu

Ekspresi Optimisme Indonesia dalam Pesta …

Suryani Amin | 10 jam lalu

Ahh, Setelah Euforia Ini, Aku Harus Bekerja …

Tjia Cn | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: