Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Sandy Achmadi

I want to be able

Mungkin yang Begini Belajar Tidak Bosan

OPINI | 02 March 2012 | 03:17 Dibaca: 155   Komentar: 0   0

Belajar adalah sebuah keharusan, baik muda maupun tua , kita harus menuntut ilmu . Tempat belajar atau menuntut ilmu bisa dimanapun , asalkan ada pengajar dan sumber dari yang ingin dipelajari baik dari buku, artikel, majalah, bahkan internet , dan lain-lain.  Belajar pun bisa dilakukan sendiri melalui buku-buku yang kita miliki atau meminjam dari teman bahkan dari sumber situs-situs di internet. Semakin banyak ilmu yang kita dapatkan semakin luas wawasan pengetahuan kita, maka hidupkan terasa lebih mudah dan indah.Tetapi teman-teman, jika kita belajar tanpa guru rasannya kurang memuaskan , karena ilmu yang kita dapatkan dari membaca buku, majalah, artikel belum tentu kita kuasain secara menyeluruh tergantung tingkat keseriusan kita.  Bahkan  ada seorang ulama besar Islam yaitu Imam Nawawi mengatakan ” bahwa belajar tanpa guru berarti gurunya syetan”.

Bagi seorang pelajar dan mahasiswa , kadang ketika ia sedang belajar di sekolah maupun kampus ada saatnya mood ada juga gak mood , macam-macam sih faktornya  yang membuat gak mood mungkin sedang galau , gurunya mengajar membosankan, pelajarannya susah, dan lain-lain. Hal ini wajar, karena setiap orang pasti akan mengalami seperti ini, tetapi asalkan niatnya baik untuk menuntut ilmu , pasti akan menjadi mood ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar ( KBM ).

Bagi para pelajar tentunya mendambakan seseorang pengajar yang dapat memberikan pengajaran yang tidak membosankan maksudnya pelajaran yang diberikan sampai ke siswa dan pelajar pun menerima pelajaran dengan semangat maksudnya terjadi suasana yang  komunikatif. Salah satunya dengan cara misal guru sains pada saat mengajar tidak hanya memberikan teorinya saja tetapi memberikan contoh penerapan teori tersebut / aplikasinya yang bisa diambil dari sebuah cerita pengalaman atau hasil penemuan , sehingga siswa tidak bosan. Selain itu , ketika proses KBM adanya selang waktu untuk guru melakukan intermezo.

Dalam hal ini, kita tidak boleh menyalahkan sepenuhnya pengajar, karena bagaimanapun mereka sudah mengajar dengan sungguh-sungguh, jika kita sebagai pelajar tidak mengerti dari apa yang diajarkan, atau kita tidak mood, mungkin pada dasarnya kita yang bermasalah sebagai pelajar. Mungkin karena niatnya salah atau faktor lain.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

(Foto Essai) Menyambut Presiden Baru …

Agung Han | | 20 October 2014 | 20:54

Inilah Reaksi Mahasiswa Australia untuk …

Tjiptadinata Effend... | | 20 October 2014 | 19:16

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Najwa Shihab Jadi Menteri? She Is A Visual …

Winny Gunarti | | 21 October 2014 | 07:08

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 3 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 4 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 6 jam lalu

Antusiasme WNI di Jenewa Atas Pelantikan …

Hedi Priamajar | 9 jam lalu

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Trans TV, Raffi Is Not Our Prince! …

Gilang Parahita | 8 jam lalu

Merencanakan Anggaran untuk Pesta Pernikahan …

Cahyadi Takariawan | 8 jam lalu

Koalisi Akal Sehat Mengawal Pelantikan …

Effendi Siradjuddin | 8 jam lalu

Selamat Bertugas Pak Jokowi …

Toni Pamabakng | 8 jam lalu

Misteri Hantu Rumah Tua …

Raphael Jose Riberu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: