Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Roko Patria Jati

A teacher plus scholar forever...

VISI MISI DIRJEN PAUDNI KEMDIKBUD

OPINI | 14 April 2012 | 02:08 Dibaca: 97   Komentar: 0   0

VISI

Pembangunan pendidikan nasional ke depan didasarkan pada paradigma membangun manusia Indonesia seutuhnya berfungsi sebagai subyek yang memiliki kapasitas untuk mengaktualisasikan potensi dan dimensi kemanusiaan secara optimal, diarahkan untuk meningkatkan mutu dan daya saing SDM Indonesia pada era perekonomian berbasis pengetahuan (knowledge based economy) dan pembangunan ekonomi kreatif.
Pendidikan Nonformal dan Informal bagian dari pendidikan nasional berusaha mengaktualisasikan potensi dan dimensi kemanusiaan dari ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik yang diberlakukan sepanjang hayat yang merupakan proses sistematis untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik, seyogyanya menjadi wahana strategis bagi upaya mengembangkan segenap potensi individu, sehingga cita-cita membangun manusia Indonesia seutuhnya dapat tercapai.
Visi “Terselenggaranya layanan pendidikan untuk mewujudkan insan Indonesia yang cerdas, terampil, mandiri, dan profesional” merupakan cita-cita untuk membangun pendidikan anak usia dini, nonformal dan informal yang diarahkan pada pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang berakhlak mulia sebagai insan pembelajar sepanjang hayat yang mampu mengaktualisasikan dirinya secara optimal dalam berbagai keadaan dan tantangan di masa depan.

MISI

Misi PAUDNI adalah memfasilitasi layanan pendidikan kepada peserta didik secara merata, bermutu, relevan, dan menjangkau sasaran yang tak terlayani oleh pendidikan formal melalui penyelenggaraan layanan pendidikan anak usia dini, penyediaan layanan masyarakat, penyediaan layanan penyelenggaraan kursus dan pelatihan, penyediaan layanan pendidik dan tenaga kependidikan pendidik nonformal, pendidikan kecakapan hidup, dan pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi peserta didik.

  1. Meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan layanan PAUD nonformal dan informal bermutu dalam rangka mewujudkan anak yang cerdas, kreatif, sehat, ceria, berakhlak mulia sesuai dengan karakteristik dan pertumbuhan dan perkembangan anak serta memiliki kesiapan fisik dan mental untuk memasuki pendidikan lebih lanjut.
  2. Meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan layanan pendidikan keaksaraan usia 15 tahun ke atas berbasis pendidikan kecakapan hidup, bermutu, berkesetaraan gender dan relevan dengan kebutuhan individu dan masyarakat.
  3. Meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan layanan kursus dan pelatihan, dan pemberdayaan perempuan yang bermutu, berkeadilan, berkelanjutan, berdaya saing, berkesetaraan gender untuk pengembangan berkelanjutan, berdaya saing dan relevan dengan kebutuhan individu dan masyarakat.
  4. Melaksanakan penguatan sistem manajemen pendidikan nonformal dan informal meliputi tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik dalam rangka penjaminan mutu.
  5. Mengembangkan minat baca masyarakat melalui ketersediaan TBM yang merata dan meluas serta bermutu.
  6. Meningkatkan ketersediaan dan kerjangkauan layanan pendidik dan tenaga pendidikan yang profesional dan bermartabat sesuai dengan kebutuhan dan secara berkelanjutan.
  7. Mengembangkan pendidikan pemberdayaan perempuan dan pengarustamaan gender dalam upaya peningkatan harkat dan martabat perempuan yang berkeadilan gender.

(Disalin dari http://www.paudni.kemdikbud.go.id/visi-misi/)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menengok Harga BBM dan Cara …

Tjiptadinata Effend... | | 28 August 2014 | 18:04

BBM Menguji Dua Kapasitas Kepemimpinan …

Jusman Dalle | | 28 August 2014 | 15:41

Foto Dicuri, Om Dedes Descodes Ngetop …

Widianto.h Didiet | | 28 August 2014 | 17:02

Masih Soal Final Piala Dunia 2014 …

Ahmad Khadafi | | 28 August 2014 | 16:28

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 3 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 4 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 6 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 10 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Dari hati,untuk Pak Jokowi …

#savegazaforhumanit... | 8 jam lalu

Kisah Guru Biologi yang Mengaji di Depan …

Kusnandar Putra | 8 jam lalu

Angsa Merah Jambu …

Irfan Akbar | 8 jam lalu

Rendahnya Mutu Pendidikan di Indonesia …

Kania Yunita | 8 jam lalu

Belajar Berbahasa Secara Santun …

El Mahvudd | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: