Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Salamah Teacher

saya adalah guru kelas IV Sekolah Dasar di salah satu kabupaten Wonosobo. Saya berharap bisa selengkapnya

Pembelajaran Berbasis Student Oriented

OPINI | 23 April 2012 | 19:51 Dibaca: 231   Komentar: 0   0

Guru adalah sosok yang sangat important dalam hasil output sisiwa, mengapa saya katakan demikian? karena dalam proses KBM ( kegiatan Belajar mengajar) guru sangat berperan dalam trasformasi ilmu  dan pembentukan karakter4 siswa. sebagai contoh, manakala guru sangat prepare dalam mengajar maka hasilnya pun akan optimal. optimalisasi ini tentu saja sesuai kapasitas peserta didik, guru dan pemetaan siswa secara geografis.
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang di lakukan guru di kelas selama ini belum 100% berbasis student oriented, masih didominasi teacher oriented, sangatlah sulit mengkondisikan student oriented. Bilamana guru mau mengkondisikan student oriented maka guru haruslah sangat prepare sebelum mengajar, dan guru juga harus menguasai model, strategi ataupun pendekatan yang berbasis student oriented. menilik hal tersebut maka guru harus selalu melakukan eksplorasi diri terkait dengan “HOW TO TEACH”, jika guru sudah melakukan eklporasi diri terkait dengan bagaimana dia akan mengajar, maka dia tidak akan mengajar berbasis teacher oriented.
Eksploarsi yang dilakukan guru salah satunya adalah banyak mebaca referensi buku yang berkaitan dengan pemberdayaan guru itu sendiri. tanpa membaca kita tidak akan tahu sumber - sumber berita dan sumber inspirasi untuk mengisi kekurangan kita dalam mengajar, jadi mengajar dengan berbasis “STUDENT ORIENTED”  aslah salah satu bentuk action guru yang nyata. dan dengan pembelajaran tersebut di harapkan pembelajaran lebih bermakna dan hasilnya pun lebih optimal.
Pembelajaran berbasi student Oriented adalah pembelajaran dimana semua kegiatan di dominasi murid, guru hanya sebagai fasilitator saja, guru hanya mengarahkan bagaimana siswa - siswa mereka mampu membuat kesimpulan tentang apa yang dipelajari dan mampu membuat project sederhana sehingga indikator yang di inginkan tercapai secara maksimal sesuai tujuan pembelajaran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 5 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 6 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 7 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Film Hollywood Terbaru ‘ Interstellar …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Selfie Produk: Narsisme membangun Branding …

Yudhi Hertanto | 8 jam lalu

Masa Kecil yang Berkesan di Lingkungan …

Amirsyah | 8 jam lalu

Kisruh Parlemen, Presiden Perlu Segera …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: