Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Salamah Teacher

saya adalah guru kelas IV Sekolah Dasar di salah satu kabupaten Wonosobo. Saya berharap bisa selengkapnya

Pembelajaran Berbasis Student Oriented

OPINI | 23 April 2012 | 19:51 Dibaca: 232   Komentar: 0   0

Guru adalah sosok yang sangat important dalam hasil output sisiwa, mengapa saya katakan demikian? karena dalam proses KBM ( kegiatan Belajar mengajar) guru sangat berperan dalam trasformasi ilmu  dan pembentukan karakter4 siswa. sebagai contoh, manakala guru sangat prepare dalam mengajar maka hasilnya pun akan optimal. optimalisasi ini tentu saja sesuai kapasitas peserta didik, guru dan pemetaan siswa secara geografis.
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang di lakukan guru di kelas selama ini belum 100% berbasis student oriented, masih didominasi teacher oriented, sangatlah sulit mengkondisikan student oriented. Bilamana guru mau mengkondisikan student oriented maka guru haruslah sangat prepare sebelum mengajar, dan guru juga harus menguasai model, strategi ataupun pendekatan yang berbasis student oriented. menilik hal tersebut maka guru harus selalu melakukan eksplorasi diri terkait dengan “HOW TO TEACH”, jika guru sudah melakukan eklporasi diri terkait dengan bagaimana dia akan mengajar, maka dia tidak akan mengajar berbasis teacher oriented.
Eksploarsi yang dilakukan guru salah satunya adalah banyak mebaca referensi buku yang berkaitan dengan pemberdayaan guru itu sendiri. tanpa membaca kita tidak akan tahu sumber - sumber berita dan sumber inspirasi untuk mengisi kekurangan kita dalam mengajar, jadi mengajar dengan berbasis “STUDENT ORIENTED”  aslah salah satu bentuk action guru yang nyata. dan dengan pembelajaran tersebut di harapkan pembelajaran lebih bermakna dan hasilnya pun lebih optimal.
Pembelajaran berbasi student Oriented adalah pembelajaran dimana semua kegiatan di dominasi murid, guru hanya sebagai fasilitator saja, guru hanya mengarahkan bagaimana siswa - siswa mereka mampu membuat kesimpulan tentang apa yang dipelajari dan mampu membuat project sederhana sehingga indikator yang di inginkan tercapai secara maksimal sesuai tujuan pembelajaran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Pungutan di Sekolah: Komite Sekolah Punya …

Herlina Butar-butar | | 23 November 2014 | 22:08

Masyarakat Kampung Ini Belum Mengenal KIS, …

Muhammad | | 23 November 2014 | 22:43

Penerbitan Sertifikat Keahlian Pelaut (COP) …

Daniel Ferdinand | | 24 November 2014 | 06:23

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 6 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 7 jam lalu

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 16 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemeriksaan Keperawanan Itu “De …

Gustaaf Kusno | 7 jam lalu

Autokritik untuk Kompasianival 2014 …

Muslihudin El Hasan... | 8 jam lalu

Kangen Monopoli? “Let’s Get …

Ariyani Na | 8 jam lalu

Catatan Kecil Kompasianival 2014 …

Sutiono | 8 jam lalu

Jangan Sembarangan Mencampur Premium dengan …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: