Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Salamah Teacher

saya adalah guru kelas IV Sekolah Dasar di salah satu kabupaten Wonosobo. Saya berharap bisa selengkapnya

Pembelajaran Berbasis Student Oriented

OPINI | 23 April 2012 | 19:51 Dibaca: 229   Komentar: 0   0

Guru adalah sosok yang sangat important dalam hasil output sisiwa, mengapa saya katakan demikian? karena dalam proses KBM ( kegiatan Belajar mengajar) guru sangat berperan dalam trasformasi ilmu  dan pembentukan karakter4 siswa. sebagai contoh, manakala guru sangat prepare dalam mengajar maka hasilnya pun akan optimal. optimalisasi ini tentu saja sesuai kapasitas peserta didik, guru dan pemetaan siswa secara geografis.
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang di lakukan guru di kelas selama ini belum 100% berbasis student oriented, masih didominasi teacher oriented, sangatlah sulit mengkondisikan student oriented. Bilamana guru mau mengkondisikan student oriented maka guru haruslah sangat prepare sebelum mengajar, dan guru juga harus menguasai model, strategi ataupun pendekatan yang berbasis student oriented. menilik hal tersebut maka guru harus selalu melakukan eksplorasi diri terkait dengan “HOW TO TEACH”, jika guru sudah melakukan eklporasi diri terkait dengan bagaimana dia akan mengajar, maka dia tidak akan mengajar berbasis teacher oriented.
Eksploarsi yang dilakukan guru salah satunya adalah banyak mebaca referensi buku yang berkaitan dengan pemberdayaan guru itu sendiri. tanpa membaca kita tidak akan tahu sumber - sumber berita dan sumber inspirasi untuk mengisi kekurangan kita dalam mengajar, jadi mengajar dengan berbasis “STUDENT ORIENTED”  aslah salah satu bentuk action guru yang nyata. dan dengan pembelajaran tersebut di harapkan pembelajaran lebih bermakna dan hasilnya pun lebih optimal.
Pembelajaran berbasi student Oriented adalah pembelajaran dimana semua kegiatan di dominasi murid, guru hanya sebagai fasilitator saja, guru hanya mengarahkan bagaimana siswa - siswa mereka mampu membuat kesimpulan tentang apa yang dipelajari dan mampu membuat project sederhana sehingga indikator yang di inginkan tercapai secara maksimal sesuai tujuan pembelajaran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Karnaval Kota yang Paling Ditunggu …

Ikrom Zain | | 30 August 2014 | 14:46

Dua Puncak Lawu yang Terlupakan …

Munib Muhamad | | 30 August 2014 | 16:19

Madrid yang Tak Belajar dari Pengalaman …

Garin Prilaksmana | | 30 August 2014 | 16:19

Makna Perjalanan Adalah Menambah Sahabat …

Ita Dk | | 30 August 2014 | 13:06

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Florence Penghina Jogja Akhirnya Ditahan …

Ifani | 1 jam lalu

Ternyata Inilah Sebabnya Pendeta Paling …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Kesaksian Relawan Kerusuhan Mei …

Edo Panjaitan | 11 jam lalu

Masalah Sepele Tidak Sampai 2 Menit, Jogja …

Rudy Rdian | 12 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Seorang Aktivis Papua Hilang, Presiden SBY …

Samson Noken | 8 jam lalu

Kurikulum Baru, Belum Matang Sudah Panen …

Alifah Saleha | 8 jam lalu

Peranku bagi Indonesia …

Wiranota Hesti | 8 jam lalu

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | 8 jam lalu

Penampilan Wadyabala Kanjuruhan dan …

Mas Ukik | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: