Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Iqbal Alghifari

adalah seorang lelaki yang cinta Indonesia

Tentang

OPINI | 30 April 2012 | 15:26 Dibaca: 26   Komentar: 0   0

Dalam suatu pelajaran sering ada teman yang bermain hape, atau sedang ber-sms ria, walau kadang teman tersebut paham dengan pelajaran yang sedang dilakukan, sementara yang memperhatikan kadang banyak yang diartikan sebagai yang kurang paham. Ini bukan tentang paham atau tidak paham. Ada juga yang sedang bermain hape, beralasan sedang mempunyai “kepentingan” dengan seseorang, dan yang duduk tenang dianggap sebagai orang yang “tidak laku”. Bukan itu juga, bermain hape saat pelajaran bukan tentang laku ataupun tidak laku.

Bermain hape saat pelajaran adalah tentang menghormati seseorang. Mendengar yang sedang bicara dan tidak memalingkan saat diterangkan, walaupun orang sudah paham atau sedang ada urusan. Memanusiakan manusia namanya, memberikan haknya sesuai dengan yang seharusnya. Ini yang langka di Indonesia, banyak yang tidak memanusiakan sesama manusia, memberikan haknya dengan wajar.

Contoh lain adalah saat berlangsungnya ujian, tidak sedikit teman yang berbuat curang, entah menyontekdan/atau membawa catatan ke ruangan. Alasanya, klasik, tidak bisa dan takut dapat nilai buruk. Ah, sekali lagi ini bukan tentang bisa atau tidak bisa, ini tentang kejujuran. Kejujuran terhadap diri sendiri, jika tidak bisa, akui saja memang tidak bisa, kemudian diperbaiki, itu namanya ksatria. Kejujuran terhadap sesama manusia, sekali lagi memanusiakan manusia, setiap manusia berhak untuk tidak dibohongi….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

7 News: Korban Gempa 3.200 dan Masih Terus …

Tjiptadinata Effend... | | 27 April 2015 | 19:26

Tindakan Kekerasan dalam Paket Berita …

Ombrill | | 27 April 2015 | 18:44

[BANJARMASIN] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:00

Pemindahan Ibukota Jakarta : Belajar dari …

Hardian Relly | | 27 April 2015 | 11:00

Blog Competition: Kotaku Kota Cerdas! …

Kompasiana | | 27 April 2015 | 01:52


TRENDING ARTICLES

Save Haji Lulung: Saatnya Tunjukkan Kalau Ga …

Herulono Murtopo | 4 jam lalu

Ups! Ruangan Haji Lulung Digeledah Polisi …

Bambang Setyawan | 5 jam lalu

Keputusan PSSI Berbanding Lurus dengan FIFA …

Waldy | 7 jam lalu

Anggun Minta Pembatalan Eksekusi Mati, Siapa …

Lilik Agus Purwanto | 11 jam lalu

X Factor Indonesia dan Runtuhnya Sebuah …

Andi Kurniawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: