Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Andi Muchtar

Simpell dan profesional...

Teknik Memotret di Siang Hari

OPINI | 11 May 2012 | 17:58 Dibaca: 2755   Komentar: 4   0

Tips untuk pemotret pemula

19.3.12

Memotret di siang hari bukan lah hal yang amat mudah, dimana kita harus rela berpanas-panasan dan kita juga harus pandai-pandai dalam mengatur cahaya. Saya sering memotret di saing hari, menurut saya lumayan sulit memotretnya.. Kamera yang saya gunakan adalah Canon DSLR 350D, saya sering sekali bermain dalam mode otomatis dan manual. Bagi pemula lebih mudah menggunakan mode otomatis, dimana semua sudah di ataur oleh kamera dengan sendirinya dan kita tinggal memotret saja, sedangkan klau kita menggunakan mode manual kita harus mengatur terlebihdahulu.

Ada 3 poin penting dalam pengaturan kamera

1. Shuter speed adalah waktu antara kita memencet tombol shutter di kamera sampai tombol ini kembali ke posisi semula., yang di tunjukan dengan 1/60,1/125, 1/800, 1/3200 dst

2. Aperature atau bukaan lensa, ditunjukan dengan f2,f16,f4.5,f5.0 dst

3. ISO, ukuran tingkat sensifitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin tinggi setting ISO kita maka semakin sensitif sensor terhada cahaya. Nilai ISO ada 100,200,400,600 sampai 6400.

Ada beberapa tips dari saya mengenai teknik memotret di siang hari.

Seperti yang saya lakukan dalam memotret di siang hari, saya selalu mengunakan mode manual, ya di mana saya dapat mengatur kamera yang saya gunakan.

Jika cahaya pada siang hari sangat terang kita dapat menggunakan shuter speed yang besar misalnya 1/3200, semangkin tinggi shuter speed yang kita gunakan maka gambar yg kita hasilkan tidak akan noise atau bisa sedikit agak gelap. Sedangkan jika cahaya yang ada di sekeliling kita agag redup maka kita bisa mengecilkan shuter speed kita.

Memotret di siang hari saya selalu menggunakan ISO 100 atau 200 sudah cukup. Dimana jika kita menggunakan ISO yang terlalu tinggi maka hasilnya akan noise.

Di dalam pengaturan aperature saya tidak terlalu sering mengaturnya, tapi saya sering menggunakan aperature F 4.5, tapi anda jangan khawatir jika anda ingin memfokuskan pada suatu objek dan memburamkan latarbelakangnya anda dapat menggunakan aperature F2 dan F4.6, sedangkan jika anda ingin memfokuskan terhadap kedua-duanya anda harus mengatur apereture ke F16 atau F22.

Tetapi ada juga kelemahan dalam memotret di siang hari, dimana matahari tepat diatas kepala kita. Disamping kekuatan cahaya yang sangat terang ia akan menghasilkan bayangan yang sedikit buruk terutama di bagian wajah…

Semoga tips teknik memotret di siang hari dapat bermanfaat untuk para pemula seperti saya.
terimakasih…mohon kritik dan saran nya… :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Naik Mule di Grand Canyon …

Bonekpalsu | | 26 July 2014 | 08:46

Mudik Menyenangkan bersama Keluarga …

Cahyadi Takariawan | | 26 July 2014 | 06:56

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

ASI sebagai Suplemen Tambahan Para Body …

Andi Firmansyah | | 26 July 2014 | 08:20

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Gaya Menjual ala Jokowi …

Abeka | 7 jam lalu

Jenderal Politisi? …

Hendi Setiawan | 7 jam lalu

Tuduhan Kecurangan Pilpres dan Konsekuensi …

Amirsyah | 7 jam lalu

Gugatan Prabowo-Hatta Tak Akan Jadi Apa-apa …

Badridduja Badriddu... | 8 jam lalu

Legitimasi Pilpres 2014, Gugatan ke MK dan …

Michael Sendow | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: