Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Masykur

love reading & writing

Konsep Pendidikan di Finlandia

OPINI | 24 May 2012 | 15:03 Dibaca: 6180   Komentar: 12   1

Beberapa hari lalu saya tanpa sengaja mendapatkan sebuah video berisi pidato tentang pendidikan di Finlandia. isinya sangat menarik, membahas tentang sistem pendidikan di Finlandia
berikut beberapa poin yang saya rasa sangat menarik untuk dipelajari
konsep pendidikan di Finlandia “Test less, Learn more”

kunci kesuksesan pendidikan di Finlandia adalah keseriusan pemerintah pada sektor pendidikan lebih besar dibandingkan sektor lainnya.

di Finlandia guru tidak hanya sebatas pengajar tapi mereka pakar kurikulum, kurikulum di Finlandia sangat berbeda di setiap sekolah namun tetap berjalan dibawah panduan resmi pemerintah. guru-guru di Finlandia adalah lulusan terbaik di berbagai universitas dengan ijazah minimal magister/S2.

jika di negara-negaja maju memberlakukan “standardized test” untuk mengukur kemajuan siswa di sekolah, Finlandia tidak melakukan hal yang sama. bagi mereka kemampuan murid tidaklah sama, jadi melakukan tes baku untuk semua murid sama sekali tidak menghasilkan mutu pendidikan yang baik. tidak heran prinsip pendidikan di Finlandia adalah “kurangi tes, perbanyak belajar”

“No competition”, pendidikan di Finlandia tidak mengajarkan siswa untuk menjadi siapa yang terpandai namun lebih menekankan bagaimana membentuk “community” yaitu mengabungkan guru sebagai pendidik, siswa sebagai anak didik, dan masyarakat sebagai bagian dari pendidikan, sehingga kolaborasi ini yang membuat pendidikan lebih unggul karena semua merasa bertanggung jawab akan proses pendidikan.

hal menarik lainnya, mayoritas sekolah di Finlandia tidak “menjual” nama. intinya mutu seluruh sekolah di Finlandia adalah sama, jadi tidak ada istilah membedakan. orang tua dapat dengan mudah memilih sekolah mana saja untuk anaknya tanpa harus ragu akan kualitas sekolah tersebut. yang membedakan adalah hanya pada 2 hal : setiap sekolah memiliki pelajaran bahasa asing yang berbeda dan olahraga khusus. sehingga para orang tua dapat memilih bahasa asing dan olahraga terbaik bagi anak mereka.

pendidikan di Finlandia tidak membebankan siswa melakukan banyak tugas, jika dibandingkan dengan Amerika yang membebankan siswa melakukan “homework” selama 2-3 jam/hari maka Finlandia hanya memberlakukan maksimum 30 menit/hari. guru di Finlandia lebih mengedepankan proses pembelajaran dimana siswa dapat menyerap apa yang dipelajari di kelas ketimbang apa yang mereka dapat lakukan diluar kelas. bahkan didalam 1 kelas terdapat 2 guru untuk memberikan hak belajar yang sama pada setiap siswa. “homework doesn’t make you smart”

pendidikan yang baik tidak terletak pada hasil yang baik, terkadang “standardized test” hanya sebagai patokan namun bukan landasan. bayangkan berapa milyar yang harus dikeluarkan setiap tahun untuk membuat soal ujian, namun berapa milyar individu yang bermutu? apakah setiap siswa memiliki kemampuan yang sama untuk melakukan tes yang sama?

ketika melakukan “medical check up” tidak perlu menyedot seluruh darah yang ada dibadan untuk mengetahui penyakit apa yang diidap. cukup beberapa tetesan saja. dalam lingkup pendidikan, tidak perlu mengetes seluruh siswa tapi cukup dengan “randomized sample” untuk mewakili, namun dengan prosedur dan sistem yang valid.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 5 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 7 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 9 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 10 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Jembatan Gantung Halte Karet …

Andre Jayaprana | 8 jam lalu

Kompasiana dan Modal 50 Ribu …

Rochmawati Arifin | 8 jam lalu

[Pembukaan STQ Tingkat Kab. Tasikmalaya] …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Tunggu apa lagi, Ayo Move On? …

Banyumas Maya | 9 jam lalu

Cinta Sejati …

Adhikara Poesoro | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: