Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Zainal Ilyas

Keahlian akademik adalah teknik, sekarang sudah pensiun. Peminatan disamping bidang teknik dan sains adalah bahasa selengkapnya

“Hati-hati” Dalam Bahasa Inggris

OPINI | 31 May 2012 | 17:48 Dibaca: 5661   Komentar: 6   2

Terinspirasi oleh suatu surat pembaca dalam suatu harian Nasional tentang “Pengumuman Berbahasa Inggeris di Transjakarta”,  saya ingin berbagi dalam memahami  beberapa ungkapan Bahasa Inggeris yang dipakai sehari-hari.

Dalam surat pembaca ada pengumuman berbahasa Indonesia di bus Transjakarta: “Periksalah barang bawaan anda dan hati-hati melangkah” dilanjutkan dengan bahasa Inggeris “Check your belongings and step carefully”.  Si pengirim surat mengkoreksi (agar tidak malu didengar turis asing, katanya) seharusnya kalimat itu berbunyi “Dont leave your belongngs and please mind the gap” ; mungkin diterjemahkan begitu karena ada gap(celah)  antara bordes halte di tempat masuk bus dengan pinggir bus.

Menurut pendapat saya, perkataan “check your belongings” sebagai bentuk pengumuman tidaklah terlalu salah.  Justru terjemahan “Dont leave your belongings” menjadi tidak pas dalam situasi bus yang biasa dan tak umum dipakai. Jadi koreksi si pembaca tsb menjadi tidak pas. Check your belongings sudah baik, kalau diubahpun  menjadi agak lebih pas dengan situasi menjadi “Keep your belongings”.

Yang lebih parah, terjemahan dari ungkapan hati-hati melangkah yang di pengumuman menjadi “…and step carefully” yang memang tidak pas, namun saran pembaca itu “…and please mind the gap” menjadi sangat amburadul, salah, karena penumpang disuruh hati-hati melangkah (dijalur yang kurang nyaman, bukan hanya gap).  Berdasarkan kebiasaan para native speaker yang sering beraktivitas bersama saya, untuk ungkapan hati-hati melangkah, ungkapan bakunya adalah “watch your step”. Aneh, tapi itulah bahasa Inggeris.

Kalau diterjemahkan kata per kata, hati-hati menjadi “careful” dan bila menjadi kata sifat “dengan hati-hati” menjadi “carefully”. Namun terjemahan kata hati-hati kedalam bahasa Inggeris tidak selalu memuat unsur kata “careful”. Sangat tergantung maksud pemakaian kata hati-hati itu, contohnya sbb:

Melepas kepergian anak, sahabat  atau orang yang disayangi: Hati-hati diterjemahkan “Take care!” , yang merupakan singkatan take care yourself !  Mengingatkan agar hati-hati terhadap copet misalnya (lebih dimaksudkan agar waspada) diterjemahkan “Be aware” atau “beware (to the pickpocket)” . Dan bila berjalan ditempat licin atau berbahaya lainnya hati-hati melangkah diterjemahkan “watch your step”. Kalau bercerita ada seseorang berjalan dengan hati-hati, barulah diterjemahkan “He stepped carefully”.

Perlu diingat kata “care” dalam bahasa Inggeris juga punya arti yang luas. Bila diterjemahkan kata per kata artinya “peduli”. Kalimat  “I dont care”, artinya “Aku tak perduli”, itu adalah ungkapan tak sopan, apalagi diucapkan seorang pejabat terhadap publik. Bahasa Inggeris itu adalah bahasa yang juga seperti bahasa Indonesia, ada bahasa sopan untuk mengungkapkan sesuatu, ada bahasa kasar dan “koboi”. Nah ungkapan “Aku tak perduli” bila diucapkan seorang seorang dengan sopan diruang publik bisa berbagai ungkapan: “I am not interested”, atau “I am not satisfying every body” dsb.

Semoga bermanfaat.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Tips Ibu Jepang Menyiasati Anak yang Susah …

Weedy Koshino | | 22 October 2014 | 08:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Ketika Rintik Hujan Itu Turun di Kampung …

Asep Rizal | | 21 October 2014 | 22:56

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 2 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 2 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 3 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 4 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Inaq Marhaeni, Cerita Lain dari Pulau Seribu …

Maya Rahmayati | 7 jam lalu

Mungkinkah Takdir Itu Bisa Dirubah? …

Jejen Al Cireboni | 7 jam lalu

4 Keunikan Krisna Pusat Oleh-oleh Khas Bali …

Rizky Febriana | 7 jam lalu

Menyambut Harapan Baru dengan Kerja Nyata …

Saikhunal Azhar | 7 jam lalu

Saksi Sejarah Bangsa …

Idos | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: