Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Mae Purple

Teacher | Goweser | Nice Mom | Dreamer | Creative/ Smile

Makna Pancasila di Era Globalisasi

OPINI | 04 June 2012 | 14:29 Dibaca: 3591   Komentar: 4   0

1338820059279402997

Garuda.com

Bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila, tidak lepas dari pengaruh Globalisasi. Pancasila telah di akui oleh bangsa kita memiliki nilai-nilai kehidupan yang luhur. Pancasila di gali dari budaya dan peradaban bangsa Indonesia yang mengandung kebenaran dan nilai luhur bangsa. Pancasila sudah ditetapkan sebagai ideology bangsa yang berarti menjadi pandangan hidup bangsa yang menyentuh seluruh segi kehidupan bangsa. Dengan demikian , pancasila menjadi landasan dan penyaring dalam menyerap dan menerapkan pengaruh asing.

Dinamika globalisasi yang berjalan cepat mengakibatkan batas daerah maupun Negara melemah. Akibat dari arus yang deras ini muncul hubungan secara umum antara manusia dan bangsa. Hubungan yang tanpa batas ini mengakibatkan nilai kemanusiaan yang dimiliki seseorang akan terpengaruh oleh paham atau pola piker orang lain.

Untuk mangatasi dampak-dampak akibat globalisasi, Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar Negara harus tetap menjadi pijakan dalam bersikap. Karena pancasila dijadikan sebagai dasar Negara maka memiliki posisi yang abadi dalam jiwa bangsa Indonesia. Pancasila bertugas menyaring segala pengaruh yang datang dari luar Bangsa Indonesia harus memilah mana yang baik dan mana yang buruk dari pengaruh globalisasi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Sungguh ironi ketika bangsa ini memiliki generasi yang tidak bisa menyaring pengaruh buruk asing yang bisa membuat dirinya terjerumus ke jalan yang menyesatkannya. Kita sebagai Pendidik dan orang tua wajib menanamkan jiwa Pancasila yang ada di tubuh Negara ini sebagai benteng pengaruh buruk tersebut. Dengan nilai-nilai Agama yang sesuai ajaran Al-Qur’an dan Hadits. Wallahualam bisowab.@maepurple

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Latahnya Pedagang Kaki Lima …

Agung Han | | 17 September 2014 | 04:16

Polemik Kabinet Jokowi-JK …

Mike Reyssent | | 17 September 2014 | 05:05

Potret-Potret Geliat TKW HK Memang …

Seneng Utami | | 17 September 2014 | 06:07

Pro-Kontra Pembubaran (Sebagian) Kementerian …

Hendi Setiawan | | 17 September 2014 | 08:17

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

PKS Pecundang Menolak Pilkada Langsung …

Damang Averroes Al-... | 12 jam lalu

Jusuf Kalla Sebaiknya Belajar dari Ahok …

Relly Jehato | 14 jam lalu

Wanda Hamidah Bukan Ahok …

Mawalu | 16 jam lalu

Ini Kepemimpinan Ala Jokowi …

Sjahrir Hannanu | 16 jam lalu

Anomali Ahok: Pahlawan atau Pengkhianat? …

Choirul Huda | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Jokowi Bermain Kata-kata …

Hasan Ali | 8 jam lalu

Sanggupkah Timnas Lolos dari Hadangan …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Istilah Luar Negeri …

Rizky Purwantoro | 8 jam lalu

Maudy Ayunda ‘Dimodusin’ Bule! …

Darren Wennars | 8 jam lalu

Kutinggalkan Cintaku Terkapar di Tuktuk (7) …

Leonardo | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: