Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Septa Susanti Lubis

Mahasiswa Untirta (Konsentrasi Humas)

15 Racun Dalam Rokok

OPINI | 09 June 2012 | 06:38 Dibaca: 7733   Komentar: 2   2

1. Urea :
zat yang terdapat dalam air seni, yang bergunz untuk tinta, cat, pupuk dan banyak lagi. Urea juga terdapat pada rokok

2. Cinnamaldehyde :
mengapa anjing dan kucing tidak merokok ? sebab, rokok mengandung cinnamaldehyde, bahan yang ada di racun anjing dan kucing

3. Toluene :
bensin bermanfaat untuk menjalankan mobil, manusia tidak minum bensin, sebab bensin jelas beracun. Salah stau zatnya bernama toluene, yang juga terdapat pada dinamit dan rokok

4. Geraniol :
geraniol adalah zat aktif dalam pestisida, zat mematikan ini juga ada dalam rokok

5. Formalin :
bahan ini biasa digunakan untuk mengawetkan kodok, kupu-kupu, berjenis-jenis serangga, hingga jenazah. Formalin ini juga ada dalam rokok.

6. Sodium Hidroksida :
yang pernah menggunakan penghilang bulu ketek atau kaki yang murahan niscaya didera panas dan perih. Dalam obat itu terkandung sodium hdroksida. Zat ini tertanam pula pada rokok.

7. Asam Asetik :
Pembersih lantai mengandung asam asetik. Rokok juga tak mau kalah

8. Naptalin :
bola-bola pewangi pakaian mengandung zat beracun zat naptalin

9. Asetanisol :
Parfum mengandung zat kimia asetanisol. Dimana lagi zat ini ada ya ? Ya ada dalam rokok

10. Hidrogen Sianida :
Racun tikus dapat membunuh karena ada kandungan hidrogen sianida. Rokok juga mengandung bahan ini juga

11. Hidrasin :
Persamaan pesawat bermesin roket dan dan rokok adalah sama-sama mengandung hidrasin. Pada roket, hidrasin terkandung dalam bahan bakarnya

12. Aseton :
aseton kita kenal sebagai cairan penghilang kuteks. Zat kimia berbahaya ini juga terdapat pada rokok

13. Kadmium :
baterai berguna untuk menjalankan berbagai jenis mainan. Tapi Anda bisa bergerak tanpa baterai. Kadmium adalah zat beracun yang terdapat pada baterai, juga bersemayam di rokok

14. Metanol :
seorang bekas mata-mata Rusia memebunuh dengan cara langka, yaitu menggunaka isotop radiokatif Polonium-210. Zat ini juga terdapat pada rokok

15. Polonium 210 :
seorang bekas mata-mata Rusia memebunuh dengan cara langka, yaitu menggunaka isotop radiokatif Polonium-210. Zat ini juga terdapat pada rokok

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Baduy, Eksotisme Peradaban Ke XV yang Masih …

Ulul Rosyad | | 20 December 2014 | 23:21

Batita Bisa Belajar Bahasa Asing, …

Giri Lumakto | | 21 December 2014 | 00:34

Penulis Kok Dekil, Sih? …

Benny Rhamdani | | 20 December 2014 | 13:51

Bikin Pasar Apung di Pesing, Kenapa Tidak? …

Rahab Ganendra 2 | | 20 December 2014 | 20:04

Real Madrid Lengkapi Koleksi Gelar 2014 …

Choirul Huda | | 21 December 2014 | 04:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 21 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 23 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 24 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 24 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 20 December 2014 07:59


Subscribe and Follow Kompasiana: