Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Priyo Widodo

le… ileng agomo lan ojo sombong, rejeki lan jodoh iku emput enten seng ngatur, ntur selengkapnya

Krisis Kecerdasan Sosial dalam Bermasyarakat

OPINI | 25 June 2012 | 05:40 Dibaca: 404   Komentar: 2   1

1340559412104981767

http://kuningtelorasin.files.wordpress.com/2009/03/toga.jpg

Tumpulnya kesadaran sosial khususnya dikalangan mahasiswa yang dirasa sudah lagi punya kemampuan ataupun kepekaan terhadap lingkungan sosialnya, dengan tidak mampu lagi memahami bagaimana keadaan yang ada di sekitar kita dalam lingkup masyarakat.

Jikalau boleh dikata, untuk saat ini dunia akademisi (umumnya) saat ini lebih menekankan pada pemikiran kritis yang hanya mengarah pada kecerdasan intelektual melalui pengetahuannya saja. Dibentuk sedemikian rupa di setiap konsentrasi yang dibawakal dari masing-masing spesifikasi untuk mempunyai kemampuan untuk menganalisis, kemampuan sintetis namun dirasakan sangatlah kurang untuk memberikan hal yang concern pada kecerdasan sosial.

Kepekaan sensitifitas yang sangat dibutuhkan mahasiswa dalam penyesuaian diri terhadap lingkungan dirasa perlunya dunia pendidikan untuk bagaimana mahasiswa bisa membaur dengan masyarakat bukan malah acuh tak acuh pada lingkungan sekitarnya.

Hal tersebut tentunya penting untuk mahasiswa sebagai menunjang kehidupan bermasyarakat yang karena pada nantinya juga kita akan bermasyarakat, tidak usah jauh-jauh untuk mencontohkanya, kita lihat saja bagaimana ketiak universitat atau jurusan mempunyai progran KKN/PKL dimasyarakat, dari segi kontibusi mungkin sudah mendekati target di suatu masyarakat yang menjadi tujuanya pragram tersebut. Tapi lain soal ketika di pertanyakan bagaimana menangiani cepat dan tanggap dalam segi hubungan mahasiswa dengan penduduk yang sebagai objek program tersebut. pun juga jika tidak ada progran itu mahasiswa jarang membaur ketika semester I,II,III,IV,V,VI.

Jadi tidak hanya yang hanya diidentikan dengan kemampuan Intelektualnya Quetiont (IQ)nya saja, namun ada juga adanya keseimbangan peran kecerdasan sosial juga.

Kecenderungan pada zaman sekarang (modernisasi) ini, bisa kita lihat secara seksama yang seringnya mahasiswa berkutat pada bersitegangnya antara waktu karena adanya target atau bahkan ambisi disegala untuk cepat lulus (coemload) di bidangnya, baik dipandang dari segi gengsi atau pun tuntutan dengan lulus cepat-cepat tanpa mau untuk bermasyarakat ataupun membaur di lingkungannnya, contoh tersebut tentunya semakin menguatkan kita bahwa dunia pendidikan belumlah dapat diwacanakan sebagai pembentuk ataupun membangun kecerdasan sosial mahasisea dalam bermasyarakat dan tentunya akan membuat kehangatan hubungan antara mahasiswa dan lingkungan sosial semakin berkurang.

Lalu timbullah pertanyaan :

1. Apakah dalam sistem pendidikan kita ini sudah menciptakan kecerdasan sosial?

2. Apakah sistem pendidikan kita tak melahirkan kecerdasan sosial?

Menurut Buzan, kecerdasan sosial adalah ukuran kemampuan diri seseorang dalam pergaulan di masyarakat dan kemampuan berinteraksi sosial dengan orang-orang di sekeliling atau sekitarnya.

Orang dengan kecerdasan sosial tinggi tidak akan menemui kesulitan saat memulai suatu interaksi dangan seseorang atau sebuah kelompok baik kelompok kecil maupun besar.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Susahnya Mencari Sehat …

M.dahlan Abubakar | | 30 August 2014 | 16:43

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | | 30 August 2014 | 18:30

Negatif-Positif Perekrutan CPNS Satu Pintu …

Cucum Suminar | | 30 August 2014 | 17:13

Rakyat Bayar Pemerintah untuk Sejahterakan …

Ashwin Pulungan | | 30 August 2014 | 15:24

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Florence Penghina Jogja Akhirnya Ditahan …

Ifani | 5 jam lalu

Ternyata Inilah Sebabnya Pendeta Paling …

Tjiptadinata Effend... | 14 jam lalu

Kesaksian Relawan Kerusuhan Mei …

Edo Panjaitan | 15 jam lalu

Masalah Sepele Tidak Sampai 2 Menit, Jogja …

Rudy Rdian | 16 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: