Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Haryo Ksatrio Utomo

Aktivis Salafy, Penulis, dan Mahasiswa S2 Ilmu Politik FISIP UI

Doraemon dan Negeri Sihir : Sains versus sihir

OPINI | 29 June 2012 | 13:57 Dibaca: 501   Komentar: 9   2

Alkisah suatu hari nöbita meminta agar doräemon keluarkan alat khusus, yaitu telepoñ ajaib yang menjadi wadah simulasi dunia whät if?. What if pada dasarnya muncul däri pandangan alternatif terkait suatu fenomena, misalnya what íf kalo NAZI menjadi pemenang perang dunia? what if kalo superpower dunia ítu Indoñesia? dst. Nobita berkhayal apabila ia berada dlm dunia sihir..mungkin hidupnya menjadi lebih baik. MAka, melalui telepn itu, nobita dn doraemon masuk dunia paralel dng sihir menjadi primadona. Sayangnya di dunia paralel ini pun nobita tetap orang yg payah. Nobita dan tema-temannya puñ masuk dlm petualangan utk selamatkan duñia paralel dr kjahatan negeri sihir. Yang menarik dr film ini adlh saat doraemon keluarkan alat-alat canggih, muncul respon dr penduduk dunia paralel tsb bhw doraemoñ sbg anomali. Yang lebih s€ru lagi, dlm petualangan ini, teknologi sains mampu kalahkan peñgaruh sihir. Nah..hikmah apa dr kisah iñi?Wällahu Alam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Catat, Bawaslu Tidak Pernah Merekomendasikan …

Revaputra Sugito | | 23 July 2014 | 08:29

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Jejak Digital, Perlukah Mewariskannya? …

Cucum Suminar | | 23 July 2014 | 10:58

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat anda? …

Robert O. Aruan | 3 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 6 jam lalu

Membaca Efek Keputusan Prabowo …

Zulfikar Akbar | 6 jam lalu

Prabowo Lebih Mampu Atasi Kemacetan Jakarta …

Mercy | 16 jam lalu

Kalah Karena Dicurangi? Belajarlah pada …

Ipul Gassing | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: