Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Haryo Ksatrio Utomo

Aktivis Salafy, Penulis, dan Mahasiswa S2 Ilmu Politik FISIP UI

Doraemon dan Negeri Sihir : Sains versus sihir

OPINI | 29 June 2012 | 13:57 Dibaca: 538   Komentar: 9   2

Alkisah suatu hari nöbita meminta agar doräemon keluarkan alat khusus, yaitu telepoñ ajaib yang menjadi wadah simulasi dunia whät if?. What if pada dasarnya muncul däri pandangan alternatif terkait suatu fenomena, misalnya what íf kalo NAZI menjadi pemenang perang dunia? what if kalo superpower dunia ítu Indoñesia? dst. Nobita berkhayal apabila ia berada dlm dunia sihir..mungkin hidupnya menjadi lebih baik. MAka, melalui telepn itu, nobita dn doraemon masuk dunia paralel dng sihir menjadi primadona. Sayangnya di dunia paralel ini pun nobita tetap orang yg payah. Nobita dan tema-temannya puñ masuk dlm petualangan utk selamatkan duñia paralel dr kjahatan negeri sihir. Yang menarik dr film ini adlh saat doraemon keluarkan alat-alat canggih, muncul respon dr penduduk dunia paralel tsb bhw doraemoñ sbg anomali. Yang lebih s€ru lagi, dlm petualangan ini, teknologi sains mampu kalahkan peñgaruh sihir. Nah..hikmah apa dr kisah iñi?Wällahu Alam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kartun Kenangan Konferensi Asia Afrika 1955 …

Gustaaf Kusno | | 19 April 2015 | 18:33

Kereta Api Lokal, Sarana Transportasi …

Andrea Dietricth | | 19 April 2015 | 12:39

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Trik Meracik Bad News Menjadi Good News …

Muhammad Armand | | 18 April 2015 | 21:32

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Matematika Beras …

Faisal Basri | 8 jam lalu

Menjawab Logika Jongkok PSSI dan La Nyalla …

Alan Budiman | 8 jam lalu

Tommy Soeharto Tenar di Medsos, Dari Kisruh …

Hasto Suprayogo | 10 jam lalu

Jangan Remehkan Paspor Indonesia …

Ifani | 11 jam lalu

Media Sosial, Hedonisme dan Prostitusi …

Ariyani Na | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: