Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Rahmad Agus Koto

"Alam Terkembang Jadi Buku," dibaca, dipelajari, dipahami dan diamalkan… Insyaallah… Belajar sampai nafas terakhir. Suka selengkapnya

Manfaat Ilmu Biologi Evolusi Dalam Kehidupan Manusia

OPINI | 30 June 2012 | 07:31 Dibaca: 5790   Komentar: 10   4

Berdasarkan pengamatan penulis selama menekuni dan mengikuti perkembangan Biologi Evolusi, sebagian besar masyarakat umum tidak mengetahui manfaat Biologi Evolusi, bahkan banyak juga diantaranya yang berasal dari kalangan akademik.

Teringat nasihat si Abah, mengingat usia kita yang terbatas, sudah seharusnyalah kita memilah-milah dan mempelajari ilmu-ilmu yang yang bermanfaat bagi diri kita dan ummat manusia.

Bagaimana dengan ilmu Biologi Evolusi? apa manfaatnya bagi kehidupan manusia, sehingga masih tetap ditekuni dan dikembangkan Ilmuwan Biologi Modern saat ini, masih tetap menjadi bagian dari ranah saintifik modern?

Seandainyalah ilmu Biologi Evolusi ini tidak ada manfaatnya, mustahil ilmu ini masih digunakan dan dikembangkan 151 tahun semenjak publikasi pertama buku Charles Robert Darwin “On The Origin of The Species.

Karena sesungguhnya manfaat ilmu Biologi Evolusi banyak dan berdampak secara signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan manusia.”

Manfaat Ilmu Biologi Evolusi Dalam Kehidupan Manusia

Terapan Biologi Evolusi yang berasosiasi dengan cabang-cabang ilmu lain mencakup Bidang Pangan, Kesehatan, Lingkungan dan Bioteknologi yang dirangkum penulis dari Action Bioscience, Wiley dan Wikipedia.

  1. Pangan: untuk mencari bibit-bibit unggul tanaman pangan, hewan, ikan, mikroba pangan/untuk mengetahui asal-asul penyakit pada sumber pangan dan pola penyebarannya/untuk memahami resistensi penyakit tanaman terhadap pestisida
  2. Kesehatan: untuk memahami pola penyebaran penyakit/resistensi mikroba terhadap antibiotik dan penyakit-penyakit genetis/pengembangan vaksin
  3. Lingkungan, untuk memahami dampak perubahan lingkungan bagi mahluk hidup/manajemen dan konservasi lingkungan/memahami pola perkembangbiakan, penyebaran dan kepunahan mahluk hidup.
  4. Bioteknologi, prinsip-prinsip Biologi Evolusi membantu dalam menemukan enzim-enzim, protein sintetis dan senyawa-senyawa organik lainnnya/untuk memahami teknik-teknik genetika.

Catatan Khusus:

Penulis bukanlah pembela fanatik Biologi Evolusi, karena banyak juga hal-hal yang belum bisa dijelaskan menyangkut ilmu ini. Namun secara moral saya merasa bertanggung jawab untuk meluruskan kesalahpahman masyarakat umum terhadap cabang ilmu Biologi ini. Biologi Evolusi tidak melulu membahas mengenai bagaimana mahluk hidup diciptakan, tidak relevan dijadikan sebagai pembenaran terhadap ateisme atau materialisme.

Sebagaimana sikap kita terhadap ilmu-ilmu lain, kita ambil sisi manfaatnya dan meninggalkan sisi buruknya. Ilmu ini adalah alat, bisa diarahkan untuk kebaikan dan bisa juga diarahkan untuk keburukan.

Sebenarnya penulis agak kecewa dengan ahli-ahli Biologi Evolusi yang jauh lebih mahir. Bukan bermaksud menyalahkan, namun ada kesan mereka cenderung membiarkan kesalahpahaman itu terjadi di masyarakat.

Mudah-mudahan tujuan penulis tercapai dan semoga bermanfaat bagi saya dan pembaca.

Salam Hangat Sahabat Kompasianers ^_^

Artikel Terkait:

  1. Mengapa Biologi Evolusi Menimbulkan Polemik?
  2. Biologi Evolusi: Pengantar
 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Supermaterial yang Akan Mengubah Wajah Dunia …

Rahmad Agus Koto | | 23 November 2014 | 11:02

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Nangkring dan Blog Reportase Kispray: …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 6 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 14 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 16 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


HIGHLIGHT

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | 9 jam lalu

Di bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 9 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 9 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 9 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: