Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Faruk Ramzi

Berusaha menjadi bapak yang baik dari dua anak titipan Allah SWT. "Musuh Jangan Di Cari Datang selengkapnya

KI Hajar Dewantoro Maaf Istirahatmu Kami Ganggu

OPINI | 15 July 2012 | 19:52 Dibaca: 211   Komentar: 2   3

Jika gajinya buruh Rp. 900.000.-/bulan punya satu isteri dan satu anak mau masuk SMP Negeri dikenai biaya daftar ulang, wajib membayar sebesar Rp 630.000 untuk 5 kain seragam dan 30 jilid lks, belum ongkos jahitnya dll, TIDAK BOLEH DICICIL- WAJIB LUNAS ! Lha terus kepiye uripe keluarga buruh, opo dikon poso? ….(lah trs gimana hidupnya kaum buruh, apa disuruh puasa)

KEMANAKAH HATI NURANIMU…para pejabat sekolah,pemkab/bupati, wakil rakyat
Pendapatan para buruh di bawah 1 juta dikurangi biaya sekolah 80% dari pendapatan buruh…opo cukup sisa 25% pendapatan buruh dg 1 isteri n 1 anak usia wajib belajar 9 tahun untuk bulan Juli 2012 ?…
Ini sungguh sangat miris dan ironis karena APBN/APBD sesuai amanah konstitusi/UUD wajib menganggarkan minimal 20% untuk pendidikan!
Bahkan secara tegas dalam PERMENDIKNAS NO. 60 Thn 2011 Ttg LARANGAN PUNGUTAN BIAYA PENDIDIKAN PADA SD-SMP !!
Dan PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 201/PMK.07/2011 TENTANG :PEDOMAN UMUM DAN ALOKASI BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TAHUN ANGGARAN 2012 Utk SISWA SD DIALOKASIKAN DANA Rp580.000,00 per siswa per tahun di kabupaten/kota; dan Utk SISWA SMP ALOKASI DANANYA SEBESAR Rp710.000,O0 {tujuh ratus sepuluh ribu rupiah) per siswa per tahun untuk SMP/SMPLB/SMPT di kabupaten/kota.
Gaji seorang GURU PNS tingkat kabupaten paling kecil Rp. 2,5 juta /bulan apalagi Kepseknya paling kecil Rp. 3 juta /bulan ….Tapi Mengapa disekolah pada setiap tahun ajaran baru YG PERTAMA KALI SISWA MASUK SEKOLAH (SDN-SMPN) SELALU MENGAJARKAN KEPADA ANAK DIDIK (SISWA) BARU, BAGAIMANA CARANYA MELAKUKAN PUNGLI PADA WALI MURID ? WAJIB BAYAR PADA WAKTU DAFTAR ULANG MENJADIKAN ANAK DIDIK BARU2 SBG OBJEK PEMERASAN/INTIMIDASI !!! ……
Ki Hajar Dewantoro… kemana lagi Ki …para anak2 didik baru, para wali murid mengadu, jika para pejabat sekolah, pemkab/bupati, wakil rakyat-pimpinan DPRD itu sudah tak lagi peduli arti Pendidikan itu Untuk Semua, Pendidikan itu bukan untuk yang berduit saja dan Pendidikan itu dari buaian sampai ke liang lahat ?…Maafkan kami Ki, telah mengusikmu.

Download Permendikbud disini.

Sumber : FB.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sasi, Konservasi Tradisional di Raja Ampat …

Dhanang Dhave | | 22 August 2014 | 15:21

Identitas Bangsa Modal dalam Kompetisi …

Julius Deliawan | | 22 August 2014 | 09:42

ALS #icebucketchallenge …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 22 August 2014 | 17:49

[SRINTHIL] Perempuan di Kaki Masa Lalu …

Rahab Ganendra | | 22 August 2014 | 14:33

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Pesta Perkawinan Mewah, Apa Ngaruh dalam …

Ifani | 4 jam lalu

SBY ‘Ngrecoki’ Jokowi …

Suko Waspodo | 6 jam lalu

“Ahok” Sumbangan Prabowo Paling …

Pakfigo Saja | 11 jam lalu

Saat Mahkamah Konstitusi Minus Apresiasi …

Zulfikar Akbar | 15 jam lalu

Kuasa Hukum Salah Berlogika, MK Tolak …

Sono Rumekso | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: