Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Cahyono Al Mansur

.. daripada mengutuk kegelapan, nyalakan saja lebih banyak lilin, karena potensi adalah kekuatan dan kekuatan selengkapnya

Lingkungan Sebagai Sumber Belajar

REP | 08 August 2012 | 11:32 Dibaca: 254   Komentar: 0   1

Adalah Ki Hajar Dewantara yang pertama kali mengggas konsep kelas tiga dinding. Filosofi yang beliau kemukakan adalah tidak adanya sekat antara kelas dengan realitas.

Pendidikan bersifat antisipatoris. Ini terjadi karena dunia pendidikan adalah dunia yang dinamis. Yang abadi adalah perubahan. Konsekuensinya, jika pelaku pendidikan tidak ikut mengantisipasi perubahan yang terjadi maka ia akan tertinggal. Ia akan membusuk.

Almarhum Prof. Mochtar Buchori pernah menyampaikan pemikirannya bahwa  ada tiga hal yang menjadi esensi pendidikan : mandiri, hidup berharga dan hidup bermakna. Maka, untuk bisa mandiri sesorang harus memiliki keterampilan. Untuk bisa menghargai hidup seseorang harus punya ilmu pengetahuan dan untuk bisa memaknai hidup seseorang harus punya kearifan.

Pak Agus Sampurno saat TOT Pendidikan Berbasis ICT di Jatiluhur menulis motto yang hampir sama di slide-nya : The world is a big classroom. Each day is a new lesson, and everyone i meet is a teacher.

Sudah banyak metode pembelajaran dibuat. Metode yang didalamnya terangkum beragam model yang merangkum beragam teknik. Berbicara tentang lingkungan sebagai sumber belajar adalah berbicara tentang tindakan. Lingkungan sebagai sumber belajar berada pada ranah praktek, bukan teori.

Pelaku pendidikan yang menggunakan lingkungan sebagai sumber belajarnya akan muncul ke permukaan sebagai guru kreatif, guru potensial, guru inspiratif, guru yang disukai dan dihormati muridnya. Lingkungan menjadi motivasi intrinsik bagi pelaku pendidikan dalam mengembangkan kompetensi kepribadian dan sosialnya, sehingga saat mengembangkan kompetensi pedagogiknya, ketiganya akan menghablur lalu lahir kemabali dalam wujud seorang guru profesional.

Sampai kapanpun, pendidikan akan menjadi ujung tombak kemajuan sebuah bangsa, salam.

saung kreatif, jelang ashar.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pelantikan Presiden Jokowi Menggema di …

Ely Yuliana | | 20 October 2014 | 20:18

Jokowi Jadi Cover Story Tabloid ChinaDaily …

Rahmat Hadi | | 20 October 2014 | 20:13

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25

Hampir Tertipu dengan ‘Ancaman’ Petugas …

Niko Simamora | | 20 October 2014 | 19:49

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 6 jam lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Lagi di Piala AFF …

Djarwopapua | 7 jam lalu

BJ Habibie, Bernard, dan Iriana Bicara …

Opa Jappy | 12 jam lalu

Mie Instan vs Anak Kost (Think Before Eat) …

Drupadi Soeharso | 12 jam lalu

SBY Purna Tugas, Akun @SBYudhoyono Ikut …

Dody Kasman | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Pelantikan Jokowi, Antara Prabowo, Narsis …

Rahab Ganendra 2 | 8 jam lalu

Antusiasme WNI di Jenewa Atas Pelantikan …

Hedi Priamajar | 9 jam lalu

10 Tips untuk Komedian Pemula …

Odios Arminto | 10 jam lalu

Ekspresi Optimisme Indonesia dalam Pesta …

Suryani Amin | 10 jam lalu

Ahh, Setelah Euforia Ini, Aku Harus Bekerja …

Tjia Cn | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: