Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Lafi Munira

introvert-moody|sangat menyukai hujan | sangat menyukai anak-anak | pecinta kucing | penggemar musik | kolektor selengkapnya

Macam Kegiatan & Perlombaan Bernilai Positif Untuk Anak dalam Memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus

OPINI | 11 August 2012 | 01:03 Dibaca: 5646   Komentar: 0   0

Oleh: Lafi Munira

Saya selalu menyukai anak-anak, suara anak-anak, senyuman yang menggemaskan, kepolosan yang tulus, dan anak-anak memang tidak pernah menyebalkan secara “substansial” tidak seperti orang dewasa. Kalaupun anak-anak menyebalkan, itu hanya sebatas karena kemanjaan dan kenakalannya saja.

Nah, tidak terasa sebentar lagi kita akan memperingati hari kemerdekaan RI, 17 Agustus, biasanya di hari ini akan banyak lomba-lomba dan kegiatan untuk anak-anak, berikut adalah list kegiatan dan perlombaan inspirasi pribadi dan beberapa teman, yang telah dilakukan di seluruh kota di Indonesia serempak pada Hari Anak Nasional serta Hari Gizi Nasional tahun 2011 lalu, karenanya saya pun ingin berbagi disini, siapa tahu diantara kompasianer ada yang menjadi pemuda karang taruna, atau pengurus RT/RW yang bisa mengadakan kegiatan dan perlombaan untuk anak-anak. Kegiatan dan perlombaan di bawah ini disusun berdasar kebutuhan anak saat ini, bisa dilengkapi dengan perlombaan yang lain, namun untuk beberapa kegiatan dan lomba di bawah ini mempunyai output berupa pemberian dan pengajaran nilai-nilai positif kehidupan kepada anak, selamat mencoba :)

1. Penyuluhan tentang mandi, gosok gigi, dan cuci tangan
Deskripsi:
Pemberian penyuluhan kepada anak-anak mengenai pentingnya mandi, gosok gigi, dan cuci tangan sebagai usaha menjaga kesehatan, dengan peragaan atau media dengan kreatifitas masing-masing daerah.
Petunjuk teknis secara umum:
Menyebutkan pentingnya mandi, akibat tidak mandi, dan berapa kali mandi.
Menyebutkan pentingnya cuci tangan dan akibat tidak cuci tangan
Menyebutkan pentingnya menggosok gigi, akibat tidak menggosok gigi, dan berapa kali menggosok gigi.
Output:
Anak-anak mengetahui dan memahami tentang pentingnya mandi, gosok gigi, dan cuci tangan.

2. Sepeda sehat ceria
Deskripsi dan petunjuk teknis secara umum:
Pawai sepeda sehat anak-anak, dengan rute yang ditentukan oleh masing-masing daerah, dan tidak diperlombakan. Sepeda dapat dihias sesuai keinginan yang disukai anak-anak.
Output:
Anak-anak mengetahui manfaat bersepeda dalam kesehatan dan menjaga lingkungan.

3. Walk nature and Plant trees
Deskripsi dan petunjuk teknis secara umum:
Mengajak anak-anak untuk mengunjungi daerah-daerah bernuansa alam, dan menjelaskan pentingnya menjaga lingkungan, yang dilanjutkan dengan penanaman pohon cilik bersama-sama.
Output:
Anak-anak mengetahui pentingnya melestarikan lingkungan.

4. Membuat origami dan Menuliskan harapan
Deskripsi dan petunjuk teknis secara umum:
Belajar membuat origami bersama-sama, dan menuliskan nama dan cita-cita di kertas berwarna, yang dikumpulkan dan ditempelkan menjadi satu dalam karton, yang kemudian menjadi dokumentasi.
Output:
Anak-anak termotivasi untuk meraih cita-citanya.

5. Melukis layang-layang dan Menuliskan harapan
Deskripsi dan petunjuk teknis secara umum:
Anak-anak melukis apapun yang mereka sukai di atas layangan polos yang sudah disiapkan panitia, dan juga menuliskan cita-citanya di layangan tersebut, yang nantinya diterbangkan bersama-sama.
Output:
Anak-anak termotivasi untuk meraih cita-citanya.

6. Cerita dongeng dan pementasan
Deskripsi dan petunjuk teknis secara umum:
Panitia memerankan tokoh-tokoh yang ada di dalam dongeng, dengan menggunakan beberapa dongeng dan kemudian melakukan diskusi interaktif dengan anak-anak mengenai pesan moral yang ada pada dongeng tersebut maupun tokoh-tokohnya, dan diakhir setiap dongeng diberikan kesimpulan tentang pesan moril sebenarnya.
Output:
Anak-anak mendapatkan pesan moral yang positif dari setiap dongeng

7. Berbagi buku untuk sahabat
Deskripsi dan petunjuk teknis secara umum:
Anak-anak membawa 1 buku bacaan yang sudah tidak terpakai, bisa buku pelajaran atau buku cerita, yang dikumpulkan secara kolektif dan disalurkan untuk anak-anak yang membutuhkan (anak-anak jalanan atau anak-anak yang membutuhkan di daerah masing-masing), sifat tidak wajib.

Output:
Anak-anak mengetahui manfaat dari berbagi dan memperkenalkan kebiasaan berbagi dengan yang lain.

8. Surat cinta untuk ibu dan Surat cinta untuk ayah
Deskripsi dan petunjuk teknis secara umum:
Anak-anak menuliskan surat cinta untuk ibu dan untuk ayah secara terpisah, yang kemudian dikumpulkan ke panitia dan dibacakan, kemudian didiskusikan tentang jasa-jasa orang tua, pentingnya berbuat baik kepada orang tua, serta mendoakan orang tua.
Output:
Mengingatkan kembali anak-anak tentang kebaikan orang tua, dan cara berbuat baik pada orang tua.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Unimog Promosi Gratis …

Agus Japloens | | 22 August 2014 | 01:11

“Ahok” Sumbangan Prabowo Paling …

Pakfigo Saja | | 22 August 2014 | 11:31

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Hati-hati Minum Jamu Pemberian Paranormal …

Mas Ukik | | 21 August 2014 | 20:15

Mau Ikutan Diskusi Bareng Anggota DPR Komisi …

Redaksi Kompas.com | | 21 August 2014 | 13:59


TRENDING ARTICLES

Saat Mahkamah Konstitusi Minus Apresiasi …

Zulfikar Akbar | 5 jam lalu

Kuasa Hukum Salah Berlogika, MK Tolak …

Sono Rumekso | 5 jam lalu

Drama Pilpres Telah Usai, Keputusan MK Harus …

Mawalu | 5 jam lalu

Open Letter to Mr Joko Widodo …

Widiyabuana Slay | 7 jam lalu

Pernyataan Politik Bermata Banyak …

Hendra Budiman | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: