Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Yanto

Dosen FKIP Universitas Jambi

Belajar Bahasa Inggris Melalui Media

HL | 17 August 2012 | 01:41 Dibaca: 5206   Komentar: 9   6

13451283361101532083

Ilustrasi/ Admin (shutterstock)

Belajar Bahasa Inggris bagi sebagian kita masih merupakan sesuatu yang sangat sulit. Banyak yang mengaku sudah mengikuti berbagai kursus bahasa Inggris namun tidak memperoleh hasil yang diinginkan. Beberapa iklan ada yang menjamin 3 bulan atau 6 bulan dijamin fasih. Jika tidak, uang kembali. Ini tentu saja menyesatkan. Mereka hanya memanfaatkan keinginan sebagian orang yang maunya serba instan tanpa mau berusaha. Ketahuilah, para ahli pengajaran bahasa Inggris dimanapun di dunia ini tidak akan berani menjamin seperti itu karena memang mustahil. Ada juga yang merasa bahwa dirinya tidak berbakat dalam mempelajari bahasa Inggris. Padahal bahasa Inggris tidak ada hubungannnya dengan bakat. Buktinya mereka yang tinggal di lingkungan yang sehari-harinya berbahasa Inggris, dengan mudah bisa berbahasa Inggris meski merasa tidak berbakat. Lagi pula dari mana Anda tahu bahwa Anda tidak berbakat jika belum pernah belajar sungguh-sungguh.

Sebenarnya ada dua cara yang bisa ditempuh jika Anda ingin berbahasa Inggris dengan lancar. Yang pertama ikut kursus. Yang kedua belajar sendiri. Ikut kursus bahasa Inggris harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Tapi keuntungannya Anda akan dibimbing oleh pengajar yang biasanya memahami bagaimana belajar bahasa Inggris yang baik dan benar. Kesalahan Anda juga dapat diperbaiki sehingga Anda tahu dimana letak kesalahan yang Anda lakukan.

Sedangkan jika belajar sendiri, keuntungannya biayanya irit. Namun Anda tidak punya teman yang akan memperbaiki kesalahan Anda. Kesulitan yang paling besar adalah Anda tidak tahu memulai dari mana dan apa saja yang harus dipelajari untuk menguasai bahasa Inggris. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda pakai untuk memulai belajar bahasa Inggris secara mandiri atau otodidak.

Dalam Bahasa Inggris ada empat keterampilan dasar yang mesti Anda kuasai yakni Listening (Mendengarkan/menyimak), Speaking (Berbicara), Reading (Membaca) dan Writing (Menulis). Sedangkan pengetahuan tambahannya adalah Grammar (Tata Bahasa) dan Vocabulary (Kosa kata). Jadi Anda bisa memulai dari keempat keterampilan dan pengetahuan di atas. Bagaimana memanfaatkan media yang murah untuk menguasai hal di atas?

Kita mulai dari Listening (mendengarkan). Media pertama yang bisa Anda manfaatkan adalah CD atau kaset belajar bahasa Inggris yang ada di toko buku. Ikuti petunjuknya dan pelajari secara sungguh-sungguh. Jika menurut Anda itu mahal, Anda bisa mulai dengan mendengarkan radio atau televisi berbahasa Inggris. Jika tidak mungkin, Anda bisa mengunduhnya dari internet. Situs BBC London menyediakan fasilitas belajar listening secara gratis lengkap dengan transkripnya. Atau ketik saja di Google, Anda akan menemukan ratusan bahkan ribuan situs yang menyediakan belajar listening gratis. Intinya, tidak ada yang tidak mungkin di dunia maya.

Cara lain yang saya anjurkan adalah dengan mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris sambil memperhatikan liriknya atau ikut bernyanyi bersama penyanyinya. Lagu yang cocok untuk belajar adalah lagu yang pengucapannya jelas. Misalnya lagu-lagu dari The Beatles, Bee Gees, Westlife, dll. Belajar bahasa Inggris lewat lagu akan membuat Anda merasa nyaman karena tidak ada tekanan. Kosa kata Anda akan bertambah dengan tidak sengaja ketika Anda ingin memahami makna sebuah lagu. Biasanya cara memahami kosa kata seperti ini lebih baik dibandingkan Anda harus menghafal 5 kata setiap harinya tapi tidak pernah memakai kata tersebut. Lagu juga membantu cara pengucapan sebuah kata karena yang mengucapkan adalah penutur aslinya sehingga Anda tahu persis seperti apa sebuah kata itu seharusnya diucapkan. Apalagi lagu dan liriknya bisa Anda cari internet secara gratis.

Berikutnya adalah melalui media film. Belilah sebuah film drama yang Anda sukai dalam bentuk DVD. Ketika Anda putar pertama kali, gunakan subtitle Bahasa Indonesia untuk memahami isi ceritanya. Pada pemutaran yang kedua gunakan subtitle bahasa Inggrisnya agar paham bagaimana sebuah kata diucapkan. Dan pada pemutaran yang ketiga, tontonlah film tersebut tanpa subtitle. Cobalah memahami apa yang diucapkan di dalam film tersebut. Butuh waktu memang. Tapi percayalah Anda akan terlatih dalam listening dan bahkan speaking secara bersamaan. Jadi sambil menikmati hiburan, Anda juga belajar bahasa Inggris.

Keterampilan kedua yang harus dikuasai adalah Speaking (Berbicara). Ini keterampilan inti karena dari berbicaralah kita akan tahu apakah seseorang itu memang menguasai sebuah bahasa atau tidak. Speaking bagi kebanyakan orang dianggap keterampilan paling sulut karena meliputi banyak aspek dari bahasa Inggris antara lain pronunciation (pengucapan), listening, grammar dan vocabulary sekaligus. Namun sesungguhnya yang diperlukan hanyalah sedikit keberanian dan motivasi yang besar untuk bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar.

Jika memungkinkan, Anda bisa mengikuti kelas percakapan di banyak kursus di dekat tempat tinggal Anda. Di sana Anda akan dibimbing oleh tutor agar keterampilan berbicara Anda menjadi baik. Namun kursus saja ternyata tidaklah cukup. Anda perlu latihan yang banyak di luar kursus. Dan inilah kunci utama keterampilan berbicara. Latihan, latihan dan latihan. Practice makes perfect. Demikian kata sebuah ungkapan.

Masalahnya kemudian adalah bagaimana melatihnya? Jika di kota Anda ada komunitas yang bertujuan untuk melatih keterampilan speaking seseorang, maka cobalah ikut bergabung. Jika tidak, cari teman bule. Bila masih tidak memungkinkan, Anda bisa mencari DVD belajar bahasa Inggris yang banyak di jual di toko-toko buku besar seperti Gramedia. Jika Anda merasa itu mahal, anggaplah sebagai sebuah investasi. Sekedar mengingatkan, ada banyak orang di luar sana yang bersedia membakar uang sehari Rp. 11.000. Sebulan mereka bisa menghabiskan uangnya Rp. 330.000. Yang dapat hanya asap dan penyakit. Nah, ini yang jelas-jelas buat menambah kemampuan bahasa Inggris Anda sendiri, masa masih mikir-mikir lagi?

Dalam DVD belajar mandiri itu Anda akan dilatih sejak mulai keterampilan memperkenalkan diri hinggga keterampilan presentasi dalam bahasa Inggris. Sebagai tambahan, beberapa situs di internet banyak yang menyediakan video belajar bahasa Inggris yang bisa diunduh secara gratis. Dengan bantuan Mbah Google Anda akan kaget dengan banyaknya paket gratis belajar speaking dari internet. Untuk permulaan, Anda bisa mengecek bbc london dot com.

Belajar mandiri melalui DVD memang butuh semangat dan motivasi ekstra kuat. Karena Anda sendirilah yang menentukan arah pembelajaran Anda. Jika kurang semangat, Anda akan berhenti di tengah jalan. Dan inilah yang banyak dilakukan oleh orang yang hanya ingin belajar bahasa Inggris instant dua atau tiga bulan. Percayalah tidak ada yang instan dalam belajar bahasa. Jangan mudah dibohongi oleh iklan yang menyesatkan.

Keterampilan ketiga adalah Reading (membaca). Ini relatif lebih mudah karena bahannya nyaris tidak terbatas. Lagi-lagi internet menyediakan banyak sekali bahan bacaan berbahasa Inggris. Mulai dari berita, ilmu pengetahuan atau artikel ringan. Namun saran saya mulailah dari topik yang ringan. Misalnya berita. Cobalah baca The Jakarta Post dot com setiap harinya. Beritanya adalah berita nasional Indonesia yang ditulis dalam bahasa Inggris. Anda akan lebih mudah memahaminya karena sebagian besar berita tersebut sudah pernah Anda baca di koran lain seperti Kompas, Republika, Media Indonesia ataupun koran nasional yang lainnya. Jika ada kata yang Anda tidak paham, tinggal buka kamus. Kalau ada berita yang sangat menarik, Anda bisa memprintnya untuk dikoleksi atau dikliping.

Majalah atau koran berbahasa Inggris juga bisa jadi pilihan yang bagus bila Anda punya dana yang cukup. Sekali lagi, ini hanya masalah kemauan dan keinginan. Ada banyak jalan untuk menguasai bahasa Inggris jika saja Anda jeli memanfaatkan media di sekitar Anda.

Terakhir adalah keterampilan Writing (menulis). Ini merupakan keterampilan yang cukup kompleks karena mencakup kemampuan menuangkan ide, tata bahasa dan kosa kata. Media yang tersedia cukup banyak. Ada blog, email serta berbagai media sosial lainnya. Dengan blog Anda bisa menulis aktivitas keseharian Anda setiap harinya. Mulai dari bangun tidur sampai Anda tidur lagi. Anda bisa mulai dua atau tiga paragraf saja terlebih dahulu.

Atau Anda bisa cari daftar alamat email orang-orang yang ingin menjalin hubungan koresponden di dunia maya. Jumlahnya jutaan. Dari ratusan negara. Mereka adalah orang-orang yang dengan senang hati menjalin hubungan di dunia maya sambil memperlancar bahasa Inggris mereka. Atau ada juga yang memang dari negara berbahasa Inggris namun hanya sekedar mencari sahabat dan tidak masalah dari negara manapun.

Yang penting Anda memiliki rasa percaya diri dulu. Malu? Wah sebaiknya urat malu Anda diputuskan dulu. Percayalah, rasa malu Anda tidak pada tempatnya. Koruptor yang ngambil bukan haknya tidak malu. Lalu dimana logika rasa malu Anda? Malu yang tidak pada tempatnya inilah yang telah banyak membunuh impian ribuan bahkan jutaan orang yang ingin belajar bahasa Inggris. Akibatnya, di kemudian hari mereka menyesal mengapa dulu mesti malu belajar bahasa Inggris.

Nah, untuk tata bahasa, Anda cukup belajar melalui berbagai buku grammar yang banyak dijual ditoko buku. Silahkan pilih yang sesuai dengan kemampuan Anda. Ada banyak buku grammar bagus dengan harga yang terjangkau. Atau kalau mau gratis, dunia maya menyediakannya. Sedangkan untuk kosa kata, Anda tidak perlu belajar khusus sebab semua keterampilan di atas sekaligus mencakup belajar kosa kata.

Kalau boleh saya simpulkan, ada banyak cara untuk menguasai bahasa Inggris dengan mudah melalui media. Andai saja kita mau memanfaatkannya, hasilnya akan luar biasa. Ketahuilah, generasi kita jauh lebih beruntung dengan adanya internet sebagai sarana belajar. Jadi manfaatkanlah. Yang dibutuhkan hanya semangat dan motivasi yang kuat. Tanpanya, maka media yang melimpah untuk belajar bahasa Inggris akan menjadi sia-sia. Ibarat ayam yang mati di lumbung padi. Selamat mencoba! Semoga berhasil. Merdeka!!!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: