Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Uung Gantira

Uung Gantira, Seorang Ayah yang rindu dalam memercikan kata… . . Untuk percikan kata ini lebih sering tertuangkan selengkapnya

Etika dan Waktu-waktu Dikabulkannya Doa

REP | 11 September 2012 | 21:59 Dibaca: 461   Komentar: 0   0

Rasulullah saw,bersabda,”Mohonlah kepada Allah ta’ala sebagian dari karunia-Nya, karena sesungguhnya Allah suka diminta. Ibadah yang paling baik adalah menanti kebahagiaan.”(HR.Tirmidzi)

Beberapa etika dalam berdo’a,yaitu:

1)Mengangkat telapak tangan bagian dlm ketika memanjatkan doa.

Ibnu Abbas ra menyatakan bhw Rasulullah saw bersabda, Jangan tutup dinding dengan tirai. Siapa yang melihat isi surat saudaranya berarti sama dengan sedang memandang neraka. Mohonlah kepada Allah(berdoalah) dengan telapak tangan bagian dalam dan jangan memohon kepada-Nya dengan telapak tangan bagian luar. Dan, jika kalian selesai berdoa, maka usaplah wajah dengannya.”(HR.Abu Dawud).

2)Konsentrasi dan yakin akan dikabulkan.
Abu Hurairah ra mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda,”Berdoalah kepada Allah dengan disertai yakin akan dikabulkan.Ketahuilah,Allah tidak mengabulkan doa yang dipanjatkan dengan hati yang lalai dan main-main.”(HR. Tirmidzi)

3)Mengawali doa dengan memuji dan menyanjung Allah,dan mengucapkan shalawat dan salam kpd Rasulullah saw.

Shalawat dan salam juga diucapkan sebagai penyela doa & penutupnya. Fudhalah bin Abu ‘Ubaid ra menuturkan,”Suatu ketika, Rasulullah saw mendengar seseorang berdoa dalam shalat tanpa mengucapkan shalawat kepadanya, maka beliau bersabda,’Dia terlalu tergesa-gesa’. Kemudian beliau memanggilnya seraya bersabda, ‘Jika seorang di antara kalian berdoa, mulailah dengan memuji dan menyanjung Allah swt lalu mengucapkan shalawat kepada Nabi. Setelah itu, berdoalah sesuka hatinya.”(HR Para penulis kitab As-Sunan).
Umar ra menyatakan bahwa Rasulullah saw,bersabda,” “Doa tertahan di antara langit dan bumi. Ia tidak terus naik hingga diucapkan shalawat kepadaku. Karena itu, jangan jadikan aku seperti wadah (bekal) penunggang kuda. Ucapkanlah shalawat kepadaku di awal doa, juga pertengahan dan penutupnya.”(HR Tirmidzi)

4)Menutup doa dengan mengucapkan kata, ‘Amin.’

Abu Mushibih Al Maqra’i mengatakan bahwa Abu Zuhair An-Numairi ra menyatakan,”Pada suatu malam, kami keluar bersama Nabi saw. Kami menjumpai seorang laki-laki yang sedang berdoa dengan sangat sungguh-sungguh. Rasulullah berhenti sejenak untuk mendengarnya lalu bersabda,’Doanya pasti dikabulkan jika dia menutupnya.’ Seseorang bertanya,’Menutup dengan apa,wahai Rsulullah.’  Beliau menjawab,’Dengan mengucapkan,’Amin’. Setelah Rasulullah meninggalkan tempat itu,seseorg berkata kpd laki2 tersebut,’Haii fulan,katakan ‘amin’ dan berbahagialah.’”(HR.Abu Dawud)

5)Tenang dan tidak mengangkat suara keras2 ketika berdoa.

Abu Musa ra menuturkan,”Ketika kami sdg menempuh suatu perjalanan,bnyk teman kami yg meneriakkan takbir,maka Nabi saw menegur,’Hai semuanya,tenanglah.Sesungguhnya,kalian tdk berdoa kpd Zat yg tuli ataupun jauh,melainkan kalian berdoa kpd Zat yg Maha Mendengar dan Maha Melihat,dan Dia bersama kalian.Zat yg kalian panjatkan doa kpd-Nya itu lbh dekat dgn kalian drpd leher tunggangan kalian sendiri.’”(HR Al-Khamsah kecuali Nasa’i)

6)Memilih ungkapan2 doa yg singkat tapi padat atau doa2 yg menghimpun segenap kebaikan. ‘

Aisyah ra berkata,”Rasulullah saw suka berdoa dgn ungkapan2 yg pendek tp padat,dan meninggalkan yg lain.”

7)Mengulang doa dan istigfar sebanyak tiga kali.

Ibnu Mas’ud ra berkata,”Rasulullah saw suka berdoa tiga kali dan memohon ampun (istigfar) tiga kali pula.”

8)Tdk menuntut agar doanya cepat dikabulkan.

Abu Hurairah saw bersabda,”Doa yg dipanjatkan oleh seorg di antara kalian akan dikabulkan selama tdk menuntut segera dikabulkan. Dia berkata,’Aku telah berdoa kpd Tuhanku,tp Dia tdk mengabulkannya.”(HR. A-Sittah kecuali Nasa’i).

9)Tk mendoakan dirinya,anak dan hartanya dgn permohonan yg buruk.

Jabir ra berkata bhw Rasulullah saw bersabda,”Jnglah mendoakan keburukan terhdp dirimu sendiri. Jng mendoakan keburukan terhdp anak2mu.Jng mendoakan keburukan terhdp pelayanmu.Dan,jng mendoakan keburukan terhdp hartamu.Jng sampai bertepatan dgn waktu yg saat itu Allah mengabulkan permohonan sehingga doa kalian dikabulkan.”(HR Abu Dawud).

10)Mendoakan diri sendiri terlebih dahulu sebelum mendoakan org lain.

Ubay bin Ka’ab menuturkan,”Apabila Rsulullah mendoakan org lain maka beliau selalu memulainya dgn mendoakan dirinya sendiri.”(HR.Tirmidzi)

Ada beberapa waktu yg diharapkan doa akan dikabulkan pd saat itu,diantaranya adlh:

1)Waktu antara azan dan iqamat.

Anas ra menyatakan bhw Rasulullah saw bersabda,”Doa yg dipanjatkan antara azan dan iqamar tdk akan ditolak.” Ada yg bertanya,”Apa yg sepatutnya kamu ucapkan,wahai Rasulllah?” Rasulullah saw menjwb,”Mohonlah kpd Allah agar selamat di dunia dan akhirat.”(HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

2)Ketika sujud.

Abu Hurairah ra menyatakan bhw Rasulullah saw bersabda,”Saat paling dekat bagi seorg hamba dari Tuhannya adlh ketika dia sdg sujud,maka perbanyaklah berdoa.”(HR Muslim,Abu Dwud dan Nasa’i).

3)Dlm perjalanan dan ketika dizalimi.

Abu Hurairah ra juga menuturkan bhw Rasulullah saw bersabda,”Ada tiga doa yg tdk diragukan akan dikabulkan:doa org yg dizalimi,doa musafir dan doa org tua untuk kecelakaan anaknya.”(HR.Abu Dawud dan Tirmidzi).

4)Ketika azan,perang dan hujan.

Sa’ad ra menuturkan bhw Rasulullah saw bersabda,”Ada dua masa di mana doa tdk akan ditolak:ketika azan&perang,saat satu pihak menyerang
pihak lain.” (HR.Malik,Abu Dwud). Dlam riwayat Abu Dawud terdpt tambahan,”Di bawah curah hujan.”

(Dikutip dari buku “Kumpulan Risalah Dakwah Hsan Al Banna”)
http://www.facebook.com/pages/Uung-Gantira-Percikan-Kata/137522306359264?ref=hl

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

Di Balik Cerita Jam Tangan Panglima …

Zulfikar Akbar | | 24 April 2014 | 01:13

Bapak-Ibu Guru, Ini Lho Tips Menangkap …

Giri Lumakto | | 24 April 2014 | 11:25

Pedagang Racun Tikus Keiling yang Nyentrik …

Gustaaf Kusno | | 24 April 2014 | 10:04

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 6 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 7 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 12 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: