Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Bang Nasr

Bangnasr. Masih belajar pada kehidupan, dan memungut hikmah yang berserakan. Mantan TKI. Ikut kompasiana ingin selengkapnya

Keajaiban Puasa Senin-Kamis

OPINI | 14 September 2012 | 00:12 Dibaca: 32846   Komentar: 6   3

Puasa sunah Senin dan Kamis merupakan anjuran yang sangat ditekankan oleh Baginda Nabi Muhammad saw, selain puasa-puasa sunah lain tentunya seperti puasa ‘telur’ yaitu ketika bulan sedang purnama, tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Lunar (Qamariyah) selama tiga hari, atau juga puasa 6 hari di bulan Syawal. Tentang puasa Senin dan Kamis Baginda Nabi mengatakan bahwa setiap amal perbuatan kita akan dianikkan ke langit pada setiap hari Senin, maka aku ingin amalku dinaikkan ketika berpuasa.

Selain itu juga perintah puasa karena berdasarkan pengalaman umat-umat sebelum Islam yang juga memerintahkan untuk berbpuasa sebagai terapi. Puasa dapat dijadikan terapi kesehatan seperti detoksifikasi, puasa sebagai penyembuh (terutama di kalangan hewan ketika mengalami luka di badan, biasanya melakukan puasa selama beberapa hari, dan lain sebagainya).

Tentu saja perintah Baginda Nabi Muhammad saw banyak hikmah dibalik semua anjuran tersebut. Dan terbukti banyak terutama setelah berbagai penelitian dilakukan oleh kalangan ahlinya, dan juga dilakukan oleh kalangan non-Muslim.

Hari ini saya membaca sebuah berita di Yahoo.com (tautannya dibawah) yang berjudul, “Keajaiban Berpuasa Dua Kali Seminggu”. Tulisan tersebut membahas mengenai penelitian yang dilakukan oleh National Health Service (NHS) menyatakan bahwa “pola ala diet baru itu (puasa selang-seling) yang mereka terapkan tidak hanya membantu kesehatan tapi juga menurunkan berat badan. Puasa selang-seling, dengan ketentuan orang yang melakukan diet tidak memakan beberapa jenis makanan pada hari tertentu, telah digembar-gemborkan oleh sebagian orang sebagai penemuan ilmiah yang menakjubkan.”

Lebih lanjut berita tersebut juga menyatakan:

Keuntungan puasa
Inilah teorinya. Tubuh kita memiliki hormon pertumbuhan yang dikenal sebagai IGF-1, yang membantu proses tumbuh-kembang ketika kita masih kecil. Namun, saat telah dewasa hormon tersebut menyebabkan penuaan, sementara jika pertumbuhannya melewati batas dapat menyebabkan kanker, diabetes serta penyakit lainnya.

Berpuasa menurunkan tingkat IGF-1, yang dipercaya oleh sebagian ilmuwan memperlambat pertumbuhan sel-sel baru dan mendorong tubuh Anda untuk memperbaiki sel-sel yang telah ada. Puasa juga dapat mempercepat proses pembakaran lemak, sehingga Anda dapat menurunkan berat badan.

Penelitian yang dilakukan oleh Baltimore National Institute on Aging menyatakan bahwa puasa sekali atau dua kali dalam sepekan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.

Diet 5:2
Ada sebuah puasa yang saat ini tengah populer. Diet 5:2, yakni puasa dua hari dalam waktu berbeda sepekan. Pada saat berpuasa pria dapat mengonsumsi 600 kalori dan wanita hanya 500 kalori.

Mereka yang melakukan diet dapat memilih untuk mengonsumsi makanan sekaligus, atau memakannya secara bertahap selama satu hari. Motode itu diperkenalkan lewat program BBC Horizon, “Eat, Fast and Live Longer,” saat reporter mencoba sejumlah teknik puasa yang berbeda.

Dia juga menulis pengalamannya dan keuntungan yang bisa didapatkannya. Berikut ini pengalaman tiga orang yang telah mencoba diet 5:2.”

Alhamdulillah, beruntuglah tentunya bagi orang yang mengamalkan ibadah puasa sunah tersebut, minimal puasa Senin-Kamis, karena akan mendapatkan pahala dari Allah swt dan juga akan mendapatkan dampak kesehatan sebagaimana hasil penelitian tersebut diatas. Dan alhamdulillah saya telah memulainya sejak puasa sunah Syawalan diteruskan dengan senin-kamis. Semoga tetap istiqamah menjalankannya. Amien.

salam damai,

tautan:

http://id.she.yahoo.com/manfaat-berpuasa-dua-kali-dalam-seminggu.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fort Marlborough dan Tugu Thomas Parr, Saksi …

Sam Leinad | | 21 April 2014 | 12:34

Dekati ARB, Mahfud MD Ambisius Atau …

Anjo Hadi | | 21 April 2014 | 09:03

Menjadi Sahabat Istimewa bagi Pasangan Kita …

Cahyadi Takariawan | | 21 April 2014 | 07:06

Bicara Tentang Orang Pendiam dan Bukan …

Putri Ratnaiskana P... | | 21 April 2014 | 10:34

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Bagaimana Rasanya Bersuamikan Bule? …

Julia Maria Van Tie... | 7 jam lalu

PDIP dan Pendukung Jokowi, Jangan Euforia …

Ethan Hunt | 8 jam lalu

Akuisisi BTN, Proyek Politik dalam Rangka …

Akhmad Syaikhu | 10 jam lalu

Jokowi-JK, Ical-Mahfudz, Probowo-…? …

Syarif | 11 jam lalu

Pengalaman Bekerja di Luar Negeri …

Moch Soim | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: