Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Toleransi Antar Umat Beragama STIKES Bethesda Yakkum, Yogyakarta

REP | 26 September 2012 | 14:05 Dibaca: 835   Komentar: 1   4

KHOLIK IHWANUDIN (10210044)

TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA

STIKES BETHESDA YAKKUM YOGYAKARTA

Kampus STIKES BETHESDA YAKKUM YOGYAKARTA ini termasuk kampus orang kristiani, namun karena peminatnya sangatlah banyak, mahasiswa yang beragama selain kristen diperbolehkan kuliah di kampus tersebut. Contohnya teman saya SMA dulu yang sekarang kuliah disana yaitu Muhammad Danis

Diceritakan olehnya bahwa di sana toleransi antar umat beragama sangat ditegakkan, terbukti diberikannya waktu untuk beribadah sholat dhuhur bagi mahasiswa yang beragama islam. Dalam foto tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa mahasiwa kristiani sangat menghormati teman muslimnya yang sedang sholat dhuhur berjamaah. Ia rela menunggu danis dan teman muslimnya yang sedang sholat dhuhur dengan duduk manis disamping mereka yang sedang sholat. Tak lupa ia juga memanfaatkan waktu menuggu dengan membaca kitab injil.

Dari foto tersebut dapat disimpulkan bahwa toleransi antar umat beragama antar mahasiswa sangat mengesankan bagi mereka, karena dengan adanya sikap toleransi, mahasiswa STIKES yang berbeda – beda agama akan memiliki rasa kenersamaan dan juga menciptakan silaturrahmi yang erat.

Yang lebih mengesan lagi, di STIKES meskipun tidak ada tempat beribadah bagi mahasiswa muslim tetapi dari pihak STIKES yang notabennya Kristen mempersilahkan menempati ruang YOHANES untuk digunakan tempat sholat bagi mahasiswa muslim. Di ruangan tersebut banyak sekali gambar – gambar  yang berbaur tentang agama kristen, namun yang tak kalah penting dalam membangun rasa bertoleransi, dari pihak STIKES memperbolehkan mencopot gambar – gambar tersebut saat sholat berlangsung, begitu pula bagi mahasiswa muslim setelah selesai sholat, mereka langsung memasang kembali gambar –gambar tersebut. Rasa saling bertoleransi ada pada kedua belah pihak.


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paser Baroe, Malioboronya Jakarta …

Nanang Diyanto | | 24 November 2014 | 14:09

Catatan Kompasianival: Lebih dari Sekadar …

Ratih Purnamasari | | 24 November 2014 | 13:17

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39

Pak Mendikbud: Guru Honorer Kerja Rodi, Guru …

Bang Nasr | | 24 November 2014 | 11:48

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 5 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 8 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 8 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Resensi Buku “Beriman di Arus …

Elisabeth Meilinda | 8 jam lalu

Nikmatnya Pergaulan Bebas …

Lala Anggraini | 8 jam lalu

Komunikasi Orang Tua dan Remaja Macet? …

Endah Soelistyowati | 8 jam lalu

Meladeni Tantangan Thamrin Sonata di …

Tarjum | 9 jam lalu

Mari Berpartisipasi Berbagi bersama Sanggar …

Singgih Swasono | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: