Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Thamrin Dahlan

Sharing, connecting on rainbow. Pena Sehat Pena Saran Pena Kawan

Buat Apa Sih Pancasila Diajarkan Lagi di PT (1)

OPINI | 05 October 2012 | 06:50 Dibaca: 1796   Komentar: 247   16

Ya buat apa sih Pancasila di ajarkan lagi di Perguruan Tinggi (PT)  ?  Padahal anak didik telah mendapat mata pelajaran itu sejak Sekolah Dasar.  Setelah 6 tahun disuguhi 5 sila itu kemudian di Sekolah Menengah Pertama diberikan lagi selama 3 tahun.  Masih belum cukup, di SMA atau di SMK, para guru wajib mengajarkan lagi ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Jadi 12 tahun mendapat pelajaran Pancasila,  apakah belum cukup ?.

Kita bertanya apa hasilnya, sementara tawuran anak pelajar masih saja terus terjadi.  Korupsi masih melanda negeri ini. Ancaman terorist masih saja menakutkan.  Apa yang salah dengan pendidikan Pancasila.  Sejatinya Pancasila secara objektif adalah pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang sangat cocok dengan kepribadian bangsa Indonesia.  Namun dalam tataran pelaksanaan Pancasila di maknai secara subjektif oleh setiap warga.  Warga negara Indonesia dalam kapasitas apapun sangat beragam dalam mengakualisasi Pancasila pada kehidupan sehari hari.

Apakah itu oknum pejabat, oknum anggota Dewan terhormat ataupun warga negara biasa, Pancasila nampaknya belum menjadi pedoman hidup bagi mereka. Pendidikan Pancasila pastilah telah diterima warga secara formal di bangku sekolah, namun dalam dunia fana ini ternyata Pancasila hanya tertulis di buku buku pelajaran  dan tertempel didinding kantor. Pancasila dimaknai secara pragmatis, sesuai dengan kebutuhan hidup tanpa peduli apakah dalam memenuhi kebutuhan hidup itu melanggar norma norma Pancasila.

Menjawab pertanyaan cerdas mahasiswa yang nampaknya bosan menerima mata pelajaran Pancasila, diperlukan suatu jawaban nalar yang jitu.  Kementerian Pendidikan sebagai pemangku dan penanggung jawab sistem pendidikan di Indonesia telah mengeluarkan ketentuan bahwa Pendidikan Pancasila wajib diberikan di Perguruan Tinggi.  Metode pemberian mata kuliah Pancasila di PT tentu sungguh sangat berbeda dengan metode pengajaran  yang diberikan di SD, SMP dan SMA.

Lulusan PT akan memasuki pangsa kerja.  Sebagai seorang sarjana, mereka adalah 10 % dari pemuda seumur yang beruntung mendapat kesempatan menikmati pendidikan di PT.  Sarjana  ini akan menjadi pemimpin bagi rekan rekannya yang tidak kuliah.  Sebagai pelopor generasi seangkatannya para sarjana ini harus menjadi teladan baik.  Keteladanan mereka dibentuk selama proses mengikuti kuliah untuk menjadi seorang pekerja yang profesional.  Sikap profesional itu paling tidak mencakup Ilmu Pengetahuan (Science), Ketrampilan (Skill) dan Sikap (Attitude).

Bersambung,….



Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 11 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 12 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 18 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Merasakan Langsung Sensasi Motor Sport …

Dyrus | 8 jam lalu

“Teruslah Bekerja, Jangan Berharap …

Agus Odita Diarjo | 8 jam lalu

Janji di Atas Pasir …

Pena Biruku | 8 jam lalu

Green In Peace ~ Indonesia Adalah Pertiwi …

Benyamin Siburian | 9 jam lalu

Meningkatkan Kinerja PLN untuk Masyarakat …

Sulhan Qumarudin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: