Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Muhammad Galang

Hanya Seorang Manusia, yang Mencoba Untuk SUKSES.

Pancasila Oh.. Pancasila

OPINI | 09 October 2012 | 14:48 Dibaca: 238   Komentar: 5   2

Mungkin semua orang sudah mengetahui apa itu arti dari pancasila. Namun pada zaman globalisasi ini, beberapa orang hanya mengetahui arti pancasila yang berarti (panca = lima, sila = dasar). Sehingga mereka hanya mengetahui pancasila itu sebagai lima dasar. Namun mereka tidak mengetahui makna yang terkandung didalamnya.

Lebih miris lagi, sebagian besar masyarakat Indonesia tidak mengetahui isi/bunyi dari pancasila tersebut. Walaupun sebagian besar juga mengetahui isi/bunyi dari pancasila. Namun kenyataan yang kita lihat selama ini, masih banyak nilai-nilai dari pancasila yang belum dilaksanakan oleh masyarakat indonesia pada umumnya.

Mulai dari Pejabat pemerintahan hingga Penduduk asing yang sudah tinggal lama di Indonesia. Beberapa pelajar di Indonesia pun mengetahui pancasila hanya pada saat upacara di hari senin saja, itupun kalau diadakan upacara setiap hari senin pagi.

Kalau kita tengok pejabat pemerintahan, para pegawai pemda pun melakukan upacara, setiap upacara pun di sebutkan isi dari pancasila. Namun kenyataan yang terjadi di negeri ini, kehidupan pancasila hanya sampai di bibir saja. Seharusnya jika isi dari pancasila itu kita lakukan/laksanakan mungkin di negara kita ini tidak akan terjadi penyakit-penyakit KKN dan dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia.

Kalau kita laksanakan pancasila dalam kehidupan, baru sila pertama saja seharusnya negara kita sudah harus menjadi negara yang taat/patuh akan hukum. Karena isi dari sila pertama yaitu “KETUHANAN YANG MAHA ESA” , dari bunyi nya saja sudah menjelaskan bahwa Tuhan itu satu. Sehingga kita sebagai hamba, mempunyai kewajiban untuk beribadah, dan percaya bahwa Tuhan itu Satu.

Dan realita yang terjadi pada masyarakat Indonesia, banyak sekali orang-orang yang belum dapat mengamalkan pancasila. Sebagai warga Indonesia yang baik, khususnya para pelajar. Nilai-nilai ini harusnya sudah tertanam ketika mulai memasuki bangku sekolah, sehingga negara Indonesia yang kita cintai ini tidak akan ada lagi tindak kriminalitas antara pelajar sekolah maupun dengan warga sekitar sekolah, serta akan tercipta nya kehidupan yang rukun, damai dan sejahtera antara seluruh sekolah yang ada di Indonesia.

Salam UG

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pem-bully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 4 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 9 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pantaskah Menteri Susi Dibela atau Dicerca? …

Abdullah Sammy | 8 jam lalu

Selaksa Abstraksi …

Ade Subagio | 8 jam lalu

Jangan Lupakan Kasus Obor Rakyat untuk …

Tian Bugi | 8 jam lalu

Belajar dari Krisis Demi Kestabilan Keuangan …

Arif L Hakim | 8 jam lalu

Mengapa Jokowi Memilih Susi? …

Rahmad Agus Koto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: