Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

APAKAH PANCASILA MASIH MENJADI JATIDIRI KESATUAN BANGSA?

OPINI | 17 October 2012 | 19:12 Dibaca: 129   Komentar: 1   0

Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (dikutip dari wikipedia)

Zaman kian modern, Indonesia pun makin berkembang dan mengikuti lajunya zaman yang kini berkiblat pada bangsa barat. tapi apakah perlu bangsa ini mengikuti juga budaya yang dimiliki bangsa barat? apakah ini yang dimaksud matahari terbit dari barat? karena semua hal serba kebarat baratan?.


Untuk menanggulangi masalah tersebut, saya rasa ini memerlukan kekuatan persatuan yang kuat dari internal (diri sendiri) oleh karena itu para pendiri bangsa ini membuat sebuah pedoman yang mencerminkan jati diri bangsa yaitu PANCASILA.


Bagi saya sendiri PANCASILA sudah cukup melekat di diri saya karena secara penanaman saya sudah belajar pancasila dari tingkat SD, tapi kenapa masih banyak yang menganggap pancasila itu hanya sebuah pelengkap saja? itupun kembali kepada personal itu masing masing. karena anggapan anggapan inilah yang memudarkan PANCASILA sebagai jatidiri bangsa.


PANCASILA seharusnya bukan sekedar mata pelajaran saja tapi juga harus ada metode pembelajaran yang membuat PANCASILA menjadi melekat pada individu bangsa Indonesia. patut kita renungi sikap kita saat ini, jangan hanya protes karena keadaan bangsa yang makin terpecah. tapi juga seharusnya menerapkan warisan leluhur bangsa ini yaitu PANCASILA agar Indonesia menjadi bangsa yang Sesuai keinginan masyarakatnya

prihatin untuk kesatuan bangsa.

Salam UG

Tags: pancasila

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | | 25 October 2014 | 23:43

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | | 26 October 2014 | 00:06

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri, Polycarpus, BIN dan Persepsi Salah …

Ninoy N Karundeng | | 26 October 2014 | 08:45

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 16 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 18 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 19 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 20 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 25 October 2014 08:22


HIGHLIGHT

Selamatkan Kawasan Ekosistem Leuser Aceh …

Nur Terbit | 9 jam lalu

Terinspirasi = Plagiat ? …

Aqsa Intan Pratiwi | 9 jam lalu

Gayatri, Polycarpus, BIN dan Persepsi Salah …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Kontroversi Pengangkatan Menteri oleh …

Edward Pakpahan | 9 jam lalu

Pesta Raffi Ahmad dan Bakiak Lady Gaga …

Ifani | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: