Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Aldin Djapari

Already to fight with other, to save our nation and glory http://aldjapari.blogspot.com

Mahasiswa dan ………? (2)

OPINI | 21 October 2012 | 20:50 Dibaca: 192   Komentar: 0   0

- Eksistensi

Salah satu cita-cita republik ini yang termaktub dalam Preambule (pembukaan) Undang-undang Dasar 1945 yakni; melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Ekspektasi luhur dari cita-cita diatas adalah mencerahkan perilaku pribadi masnusia Indonesia dalam berkarakter hidup bersosial dengan semangat kearifan lokal. Sejarah telah menceritakan kepada kita, untuk mencapai kata Merdeka secara geopolitik tidaklah cukup hanya dengan ambisi, melainkan upaya yang terorganisir, terarah dan terpadu dengan melibatkan seluruh Stakeholder; pemuda, pelajar dan golongan tua terdidik lainnya. Sama halnya dengan pencapaian cita-cita bangsa ini, tak akandigapai tanpa adanya upaya yang terus-menerus, tersistematis, terorganisir, visioner, dengan juga melibatkan seluruh unsur-unsur dalam masyarakat utamanya dalam bidang pendidikan, kepemudaaan dan kebudayaan.

Universitas sebagai institusi merdeka di bumi ini, tentu memiliki peran dan fungsi yang sangat potensial untuk mencapai cita-cita bangsa ini. Universitas sebagai penyandang pendidikan tinggi juga harus tersistematis dan terpola dalam membentuk karakter mahasiswa yang benar terdidik secarasocial democrate cosmopolitan (sebagai sekolah sosial kosmopolitan). Besarnya dinamika dan energi dari pelaku dunia kampus dalam hal ini mahasiswa, harus dibuatkan kanal-kanal untuk mengalirkan energi tersebut, wadah tersebut tentu adalah lembaga kemahasiswaan. Lembaga kemahasiswaan sebagai miniatur negara, tentu memiliki persoalan kompleks dalam mencapai tujuannya, dimana peran mahasiswa sebagai katalis dari kepentingan-kepentingan yang berpihak kepada hal tertentu saja. Untuk itu dibutuhkan mahasiswa yang kritis, analitis, rasional dan idealis.

Universitas Hasanuddin dalam sistem kaderisasinya melalui pendidikan berkarakter sebagai upaya perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Jaminan undang-undang terkait kebebasan berkumpul dan berserikat, mewajibkan setiap organisasi intra perguruan tinggi diharapkan mampu mengembangkan potensi mahasiswa ke arah  perluasan wawasan dan peningkatan kecendiakawanan serta integritas kepribadian untuk bersama mencapai tujuan pendidikan tinggi. Pola kaderisasi lembaga kemahasiswaan haruslah bersifat progresif dan mampu menimbulkan semangat kemahasiswaan demi pencapaian taraf hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik.

13508272081704230483

Bina Orientasi dan Sosialisasi 2012 (BOS 2012) sebagai upaya nyata dari Himpunan Mahasiswa Sipil Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (HMS FT-UH) untuk memberikan pengantar kepada mahasiswa baru tentang dinamika kemahasiswaan. Sosialisasi almamater yang mencakup pengenalan terhadap identitas lembaga kemahasiswaan, orientasi profesi keilmuan, peran dan fungsi mahasiswa, pendekatan sosial-kultural, mempersiapkan kader-kader pelanjut tongkat estafet kepemimpinan, secara sistematis akan dijewantahkan dalam kegiatan ini. Oleh karena itu, tanpa adanya dukungan dan partisipasi dari segala pihak, ekspektasi kegiatan ini tentu tak akan dicapai secara maksimal.

(Bab I Pendahuluan, Rancangan Konsep Bina Orientasi dan Sosialisasi 2012)aL.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tertangkapnya Polisi Narkoba di Malaysia, …

Febrialdi | | 01 September 2014 | 06:37

Menjelajahi Museum di Malam Hari …

Teberatu | | 01 September 2014 | 07:57

Memahami Etnografi sebagai Modal Jadi Anak …

Pebriano Bagindo | | 01 September 2014 | 06:19

Kompas TV Ramaikan Persaingan Siaran Sepak …

Choirul Huda | | 01 September 2014 | 05:50

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 5 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 6 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 6 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Kisah Ekslusive Tentang Soe Hok Gie …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | 7 jam lalu

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | 8 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 8 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

‘Royal Delft Blue’ : Keramik …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: