Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Masruhin Bagus

On Becoming learner, penikmat sastra, pengamat sosial dan peduli pendidikan

Pelajaran Membatik di Sekolah

OPINI | 23 October 2012 | 15:06 Dibaca: 139   Komentar: 1   0

Tanggal 2 Oktober menjadi hari yang membanggakan buat warga Indonesia karena pada hari terssebut adalah Hari Batik Nasional. Hari Batik Nasional yang ditetapkan oleh badan PBB UNESCO. Pada hari tersebut semua warga Indonesia, khususnya Instansi-instansi dianjurkan untuk menggunakan pakaian atau seragam batik.

Dicanangkanya Hari Batik Nasional menjadi hal yang melegakan dan membanggakan bagi Indonesia karena Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia resmi menjadi hak paten Indonesia yang sebelumnya pernah diakui oleh negara Malaysia.

Sebagai warisan budaya Indonesia, batik juga merupakan produk nusantara. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki berbagai jenis batik. Mulai dari batik tulis, batik gedog, batik madura, batik pekalongan dan batik-batik lainnya. Hampir setiap kita berkunjung ke daerah dan pelosok Indonesia kita dapat menjumpai batik-batik produk home industri daerah tersebut. Dan menjadi buah tangan setiap kunjungan.

Batik yang sudah menjadi kebanggaan nasional seharusnya tidak menjadi kenangan di setiap tanggal 2 Oktober saja, akan tetapi bagaimana mempertahankan batik-batik tersebut tidak punah tergerus oleh zaman. Kita harus menularkan ilmu membatik kepada generasi-generasi muda sehingga kita memiliki pembatik-pembatik baru. Proses penularan ilmu membatik dapat melalui wadah-wadah pendidikan di sekolah atau pendidikan luar sekolah. Dengan memasukkan pelajaran membatik di muatan lokal sekolah atau program pengembangan diri.

Kita ingin Indonesia terus memiliki kekayaan akan batiknya. Bukan Indonesia yang dikenang ‘pernah’ memiliki batik.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengubah Hujan Batu Menjadi Emas di Negeri …

Sekar Sari Indah Ca... | | 19 December 2014 | 17:02

Dilema Sekolah Swasta …

Ramdhan Hamdani | | 19 December 2014 | 18:42

Pérouges, Kota Abad Pertengahan nan Cantik …

Angganabila | | 19 December 2014 | 19:54

Bintang dan Tumor …

Iyungkasa | | 19 December 2014 | 21:29

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35


TRENDING ARTICLES

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 5 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 5 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 7 jam lalu

Singapura Menang Tanpa Perang Melawan …

Mas Wahyu | 9 jam lalu

RUU MD3 & Surat Hamdan Zoelfa …

Cindelaras 29 | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: