Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Masruhin

On Becoming learner, penikmat sastra, pengamat sosial dan peduli pendidikan

Pelajaran Membatik di Sekolah

OPINI | 23 October 2012 | 15:06 Dibaca: 131   Komentar: 1   0

Tanggal 2 Oktober menjadi hari yang membanggakan buat warga Indonesia karena pada hari terssebut adalah Hari Batik Nasional. Hari Batik Nasional yang ditetapkan oleh badan PBB UNESCO. Pada hari tersebut semua warga Indonesia, khususnya Instansi-instansi dianjurkan untuk menggunakan pakaian atau seragam batik.

Dicanangkanya Hari Batik Nasional menjadi hal yang melegakan dan membanggakan bagi Indonesia karena Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia resmi menjadi hak paten Indonesia yang sebelumnya pernah diakui oleh negara Malaysia.

Sebagai warisan budaya Indonesia, batik juga merupakan produk nusantara. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki berbagai jenis batik. Mulai dari batik tulis, batik gedog, batik madura, batik pekalongan dan batik-batik lainnya. Hampir setiap kita berkunjung ke daerah dan pelosok Indonesia kita dapat menjumpai batik-batik produk home industri daerah tersebut. Dan menjadi buah tangan setiap kunjungan.

Batik yang sudah menjadi kebanggaan nasional seharusnya tidak menjadi kenangan di setiap tanggal 2 Oktober saja, akan tetapi bagaimana mempertahankan batik-batik tersebut tidak punah tergerus oleh zaman. Kita harus menularkan ilmu membatik kepada generasi-generasi muda sehingga kita memiliki pembatik-pembatik baru. Proses penularan ilmu membatik dapat melalui wadah-wadah pendidikan di sekolah atau pendidikan luar sekolah. Dengan memasukkan pelajaran membatik di muatan lokal sekolah atau program pengembangan diri.

Kita ingin Indonesia terus memiliki kekayaan akan batiknya. Bukan Indonesia yang dikenang ‘pernah’ memiliki batik.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 6 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 8 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar dari Sebatang Pensil …

Abukhalid Andayonk | 8 jam lalu

Separo Hatimu Milikku …

Wahyu Saptorini Ber... | 8 jam lalu

Ketika Daycare Menjadi Sebuah Pilihan …

Ulihape | 8 jam lalu

Academy Award dan Pelantikan Anggota DPR …

Rafa Mufida | 8 jam lalu

Strees, Menyebabkan Atau Disebabkan? …

Ahmad Fiqhi Fadli | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: