Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Fibri Aryanto

Belajar hidup sederhana dan terbuka. http://fibriaryanto.blogspot.com

Bagaimana menjadi Pribadi Yang Menarik?

OPINI | 24 October 2012 | 23:50 Dibaca: 1182   Komentar: 5   0

Dari sejak dilahirkan hingga akhir hayat manusia tidak dapat terlepas dari bantuan dari orang lainnya. Ini menunjukkan bahwa manusia sebagai mahluk social, karena manusia tidak dapat hidup secara individu dan memerlukan ketergantungan dari orang lain.Namun apakah semua orang dapat membantu kita?

Untuk di dalam sebuah keluarga kecil ada ayah ibu, kakak dan adik. Semua hidup dan berinteraksi dalam satu rumah, dimana antara anggota satu saling membantu dan saling ketergantungan. Anak selama masih dalam asuhan kedua orang tuanya, selalu membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua serta memerlukan segala kebutuhan hidupnya terutama kebutuhan primer sampai kebutuhan sekunder selalu meminta dari orang tua. Dan dari anak berkewajiban membantu orang tua dalam kehidupan sehari-hari seperti membantu dan membersihkan rumah, menjaga ketertiban di rumah dan lain-lain sebagainya. Sang Kakak ikut membantu dan mengasuh adiknya jika adiknya masih kecil. Sang adik menghormati sang kakak sebagai orang yang lebih tua selain dari ayah dan ibu. Kehidupan dan interaksi dalam suatu keluarga yang saling bantu membantu dan bekerjasama menunjukkan bahwa kita hidup tidak dapat sendirian tanpa ada bantuan dari orang lain.

Namun bagaimana kita dapat berinteraksi dengan orang-orang yang berada di luar keluarga kita? Tidak semuanya dapat kita kenal.Kita dapat mengenalnya setelah kita mengenal bangku sekolahan, mulai bekerja dan menempati suatu daerah pemukiman yang penduduknya banyak.

Disini kita melihat teman-teman dan kenalan kita, apakah mereka berteman dengan kita dengan niat yang tulus atau karena faktor tertentu? Seseorang akan banyak memiliki banyak teman,jika orang tersebut memiliki kepribadian yang menarik.Karena daya tarik setiap orang itu berbeda-beda, maka tiap orang memiliki teman dengan jumlah yang berbeda-beda pula.

Lalu bagaimana menjadi pribadi yang menarik dan menyenangkan?

Apakah harus ganteng, cantik dan pandai? Orang ganteng dan cantik memiliki daya tarik tersendiri, semua wanita akan mengagumi cowok ganteng dan semua pria akan mengagumi cewek cantik. Akan tetapi begitu kenal lebih dekat ternyata pria ganteng dan wanita cantik tersebut hanya memiliki kelebihan pada fisiknya dan wajahnya, namun tidak memiliki kepribadian yang baik seperti sombong,tidak ramah dan lebih parah lagi tidak memiliki kepandaian yang cukup dalam pergaulan.Hingga terdengar ganteng-ganteng dan cantik-cantik kok bodoh ya, kok sombong ya.Akan tetapi jika pria atau wanita memiliki kelebihan pada wajah yang rupawan dan ditambah dengan kepandaiannya orang-orang akan menilai wah cowok ini dan cewek ini sempurnya ya?

Secara penampilan bisa dikatakan sempurna.Namun jika tidak disertai dengan kepribadian yang menarik maka sia-sialah mereka, karena akan banyak orang yang membencinya.

Lalu bagaimana tdengan orang yang jelek atau tidak memiliki wajah yang rupawan?

Untuk itu jangan berkecil hati, setiap orang telah diciptakan oleh Tuhan dengan kelebihan masing-masing.

Walau tidak ganteng dan cantik, tetapi jika orang itu memiliki kepribadian yang menarik seperti sopan santun terhadap orang lain, Bersikap ramah terhadap orang lain, bertemu orang lain selalu bertegur sapa yang manis dan hangat, menghormati dan menghargai orang lain, Penuh perhatian dengan menyadari apa saja yang sedang berlangsung di lingkungan kita, Menjadi pendengar yang baik dengan memberikan kesempatan orang lain berbicara, memberi sapaan akrab dengan menyebut namanya ketika berkomunikasi, bersikap royal dalam berteman yaitu tidak membatasi dalam memberikan bantuan terhadap teman yang membutuhkan bantuan kita, Menahan ego pribadi dan mau mementingkan orang lain.

Dengan memiliki kepribadian yang menarik, akan membawa simpati semua orang untuk lebih dekat dan ingin berteman dengan kita.Lebih-lebih ditambah kemampuan dan kepandaian yang kita miliki.Insya Allah ketampanan dan kecantikan seseorang akan terpancar dengan sendirinya tidak melalui fisiknya ataupun wajahnya yang ganteng dan cantik, tetapi akan terpancar dari hati dan pribadinya yang menarik. Mari jadikan diri kita menjadi pribadi yang menarik bagi semua orang.

Jimbaran, Bali, 25 Oktober 2012

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Patung Malaikat Tuhan Pembawa Warta …

Blasius Mengkaka | | 30 August 2014 | 09:27

Jadi Donor Darah di Amerika …

Bonekpalsu | | 30 August 2014 | 06:25

Nasib Sial Florence Bisa Terjadi di …

Pebriano Bagindo | | 29 August 2014 | 20:14

Dian Sastrowardoyo dan Mantan ART Saya …

Ariyani Na | | 30 August 2014 | 10:04

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 15 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 15 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 20 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 22 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 29 August 2014 11:50


HIGHLIGHT

Apa amyotrophic lateral sclerosis? …

Ahmed Ridho | 9 jam lalu

Twitter : Kami Menghormati Hukum Pornografi …

Reidnash Heesa | 9 jam lalu

Menjadi Pejalan Cerdik …

Anjas Prasetiyo | 9 jam lalu

Lukisan Kabut …

Gunawan Wibisono | 9 jam lalu

Sepenggal Kisah dari Laut …

Adi Arwan Alimin | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: