Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Hendrik Ng

Penulis lepas yang bisa menulis apa saja tergantung kemana otaknya membawa.

Biaya Kuliah di Singapura

OPINI | 25 October 2012 | 15:01 Dibaca: 1520   Komentar: 0   0

Anda sedang mencari informasi berapa biaya pendidikan di Singapura? Ini dia jawaban untuk Anda yang ingin menjadikan Singapura sebagai tujuan studi. Biaya pendidikan di Singapura cukup murah. Singapura dan Malaysia dikenal sebagai dua negara di Asia tenggara dengan tawaran biaya pendidikan yang cukup murah bila dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya. Biaya pendidikan yang murah justru menawarkan mutu dan kualitas pendidikan yang cukup baik.

Bukan hanya para pelajar atau mahasiswa asal Indonesia yang mengincar pendidikan di Singapura, bahkan seluruh pelajar atau mahasiswa di dunia yang ingin mendapatkan mutu kualitas pendidikan yang cukup baik dengan tawaran biaya pendidikan yang murah menjadikan Singapura sebagai negar tujuan pendidikan mereka. Biaya pendidikan di Singapura untuk angka yang paling rendah adalah sebesar USD9 ribu atau sekitar Rp76,4 juta untuk setiap tahunnya. Biaya tersebut sudah mencakup biaya makan, transportasi, akomodasi dan lain sebagainya.

Selain Singapura yang menawarkan biaya pendidikan yang cukup murah, Malaysia juga menawarkan angka yang sedikit lebih murah dari Singapura. Biaya kuliah dengan anggaran paling rendah di Malaysia untuk pendidikan program sarjana sekitar USD2.800 atau setara dengan Rp23,7 juta per tahunnya.

Untuk membantu mencari pemasukan biaya di negara asing, para pelajar atau mahasiswa biasanya memilih kerja paruh waktu. Bekerja paruh waktu di sebuah negara maju memiliki omset pemasukan yang cukup besar bila dibandingkan dengan jika Anda bekerja paruh waktu di dalam negeri. Negara-negara maju seperti Australia atau Amerika menawarkan gaji per jam kerja yang cukup besar, yakni ratusan ribu jumlahnya dalam hitungan satu jam. Sementara untuk negara Singapura dan Malaysia, dua negara ini dikenal sebagai negara dengan jumlah gaji per jam yang cukup murah, yakni USD1,65atau Rp14 ribu untuk negara Malaysia dan USD3,96 atau Rp33 ribu untuk negara Singapura. Angka ini sebenarnya sudah jauh lebih tinggi dibandingkan jika Anda harus bekerja paruh waktu di dalam negeri yang gajinya terkadang di bawah angka upah minimum rata-rata.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Generasi ‘Selfie’: Bisakah Diandalkan? …

Fandi Sido | | 17 April 2014 | 11:02

Final BWF World Junior Championship 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 17 April 2014 | 22:38

Di Saat Tidak Ada Lagi yang Peduli dengan …

Thomson Cyrus | | 17 April 2014 | 17:39

Jalur Linggarjati Gunung Ciremai Nan Aduhai …

Agung Sw | | 18 April 2014 | 01:24

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Manuver Amien Rais Menjegal Jokowi? …

Pecel Tempe | 7 jam lalu

Jokowi di Demo di ITB, Wajarkah? …

Gunawan | 16 jam lalu

Pernyataan Pedas Jokowi Selama Nyapres …

Mustafa Kamal | 16 jam lalu

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 17 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 17 April 2014 06:59

Subscribe and Follow Kompasiana: