Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

TEGANGAN AMAN YANG BISA DISENTUH MANUSIA

OPINI | 30 October 2012 | 20:29 Dibaca: 233   Komentar: 0   0

            Kadang  kita berpikir kenapa tegangan 220 V dirumah bisa mengakibatkan kematian, sedangkan tegangan baterai 12 V tidak apa apa bila dipegang. Nah, hal ini disebabkan tahanan tubuh kita terhadap listrik yang apabila diukur adalah sebesar 1200-5000 Ohm . Maka dengan rumus dibawah ini, bisa didapatkan berapa besar arus listrik yang mengalir di tubuh manusia.

Arus listrik = Tegangan : Tahanan.

Jantung sebagai organ tubuh yang paling rentan terhadap pengaruh aliran arus listrik merasakan dalam empat batasan. (lihat gambar diatas). Yaitu :


• Daerah 1 (0,1 sd 0,5mA) : jantung tidak terpengaruh sama sekali bahkan dalam jangka waktu lama.
• Daerah 2 (0,5 sd 10 mA) : jantung bereaksi dan rasa kesemutan muncul dipermukaan kulit.
Diatas 10mA sampai  200mA  jantung tahan sampai jangka waktu maksimal 2 detik saja.( Tergantung kondisi )
• Daerah 3 (200 sd 500mA): Jantung merasakan sengatan kuat dan terasa sakit, jika melewati 0,5 detik masuk daerah  bahaya.
• Daerah 4 (diatas 500mA):jantung akan rusak dan secara permanen dapat merusak sistem peredaran darah bahkan  berakibat kematian.


Maka , berdasarkan IEC60479 dengan mempertimbangkan beberapa parameter seperti : lama aliran listrik melewati tubuh, tempat sentuhan, bagian tubuh yang teraliri , bentuk penghantar terpegang dan efek psikologi seseorang ditentukanlah bahwa 10 mA bisa melewati tubuh manusia tanpa batas waktu. Kembali ke rumusan diatas maka :

 

Tegangan Aman = Arus listrik yang diperbolehkan X Tahanan tubuh manusia

 

Maka tegangan aman=10mA X 1200Ohm untuk kondisi basah  dan 10mA X 5000 Ohm untuk kondisi tubuh kering

Didapatkan tegangan aman tanpa batas waktu untuk arus bolak balik adalah :

 

Kondisi kering = 50 Volt

Kondisi basah = 12 Volt

 

Sedangkan tegangan aman tanpa batas waktu pada tegangan searah adalah:

 

            Tegangan aman kondisi kering = 120 Volt   ( penjelasan tersendiri )

 

Dari penjelasan seperti diatas itulah maka  gawai proteksi arus sisa yang harus dipasang dirumah adalah : 30 mA. Demikian juga kenapa lampu yang dipasang di area untuk kolam renang dan didalam kamar mandi khususnya shower menggunakan 12Volt.

Pastikan tidak ada alasan lagi untuk memasang ELCB atau DPNa dirumah dengan besaran 30 mA untuk soket dan 300mA untuk proteksi kebakaran rumah.

 

Berdasarkan IEC 449 , IEC60479 dan PUIL 2000 (Persyaratan Umum Instalasi Listrik SNI04-0225-2000) batas atas rentang tegangan adalah 50 Volt arus bolak balik dan 120 volt arus searah

 

 

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Laporan dari Kupang, Sambutan Sederhana …

Opa Jappy | | 20 December 2014 | 16:29

Pendekar Tongkat Emas, Karya Anak Bangsa …

Murda Sulistya | | 20 December 2014 | 15:53

5 Alasan Berhenti Menggunakan Styrofoam, …

Gede Surya Marteda | | 20 December 2014 | 12:17

Be a Role Model : Do it Now and Start From …

Fifin Nurdiyana | | 20 December 2014 | 14:14

Blog Competition Coca-Cola Sampai Akhir …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 18 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 20 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 21 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 21 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 22 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: