Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ekabees

Fakultas Peternakan Unsoed adalah almamater … cinta ternak, ingin peternakan Indonesia maju dan peternaknya makmur, selengkapnya

Gebrakan Jokowi - Ahok

OPINI | 05 November 2012 | 23:47 Dibaca: 1160   Komentar: 0   0

duet pemimpin DKI ini mulai menggeliat dan menunjukkan performa berkarakter. tengok saja saat siang tadi terjadi pertemuan antara Pak Joko Widodo dengan Kapolda Metro Jaya, Putut Eko Bayuseno.  Kapolda baru dan gubernur baru, pas sekali untuk beriringan menyapa semua tantangan di ibukota dengan senyum dan strategi yang manstaf.

70 simpul kerawanan macet akan diurai dengan cara yang elegan dan bersahabat, termasuk penjagaan keamanan.  mari sama-sama kita tengok, setidaknya ada beberapa hal yang menyebbkan terjadinya kemacetan :

1. volume kendaraan, sudah sangat jelas … volume kendaraan yang bertambah dengan ruas jalan yang belum berubah adalah salah satu penyebab utama kemacetan.  jalan yang dapat ditempuh : memperbanyak dan menyiapkan public transport yang banyak dan mampu melayani penumpang sampai di wilayah perifier/pinggiran yang memang memilih menggunakan kendaraan pribadi karena tidak terjangkau public transport

2. ketidak disiplinan angkutan umum, sudah menjadi rahasia umum bahwa kendaraan umum itu ‘boleh semaunya’ dijalan.  seharusnya mereka semua diberi kedisiplinan tinggi dan tindakan tegas secara terus menerus untuk semakin menciptakan situasi kesantunan berlalu lintas dan tahu diri.  awak angkutan umum harus bersiap dengan gaya kepemimpinan gubernur dan wakilnya yang pastinya berbeda dengan kepemimpinan sebelumnya

3.  pedagang kaki lima, selama ini PKL selalu dijadikan momok dan menjadi pesakitan, diuber-uber satpol PP, disita barang dagangannya, dirusak dan perlakuan tidak manusiawi lainnya.  masalah ini sebenarnya memerlukan ketegasan pemilik lahan dan aparat keamanan.  bila pemilik lahan menegaskan bahwa batasan ini adalah wilayah  berjualan, selain itu : melanggar hukum.  kasus rapi dan teraturnya kawasan terminal dan pasar di wilayah Pasar Minggu adalah bukti bahwa sebenarnya untuk rapi dan teratur itu : MAMPU, berlanjutnya yang sulit dan tiada keinginan. Pak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah bersiap dengan 15ribu lapak nganggur di PD Pasar Jaya untuk ditertibkan

4. kendaraan umum yang digunakan untuk mengangkut para penumpang, sudah saatnya ditata anggaran untuk perawatan dan perbaikan, taruhan atas kelalaian merawat dan memperbaiki : MAUT. sehingga bila ada masalah dengan angkutan umum, harusnya Kepala Dinas Perhubungan Pemda DKI adalah yang paling bertanggungjawab

5.  kedisiplinan pengguna jalan bukan hal yang baru, teorinya bahkan semua sudah diluar kepala (alias : tidak dimengerti dan diketahui -apalagi dipahami).  ketegasan aparat, lagi” adalah kuncinya, beri tindakan tegas atau pidanakan, hal ini pasti akan menimbulkan efek jera

6.  tegas, disiplin, taat aturan dan jangan lupa : untuk seluruh sekolah dan instansi : #tanamsatupohon untuk penghijauan, hujan sudah mulai turun, saatnya mereboisasi kondisi ekosistem

maju Pak Jokowim bravo

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Remaja di Moskow Juga Suka Naik ke Atap KRL …

Lidia Putri | | 01 August 2014 | 19:28

Tunjangan Profesi Membunuh Hati Nurani …

Luluk Ismawati | | 01 August 2014 | 14:01

Apakah ‘Emoticon’ Benar-benar Jujur? …

Fandi Sido | | 01 August 2014 | 18:15

Menelusuri Budaya Toleransi di Komplek …

Arif L Hakim | | 01 August 2014 | 18:18

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 9 jam lalu

ANTV Segeralah Ganti Nama Menjadi TV India …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

Kader PKS, Mari Belajar Bersama.. …

Sigit Kamseno | 15 jam lalu

Kalah Tanpo Wirang, Menang Tanpo Ngasorake …

Putra Rifandi | 16 jam lalu

Macet di Jakarta Gubernur Disalahkan, …

Amirsyah | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: