Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ramdhan Hamdani

Nama Lengkap : Ramdhan Hamdani, S.Pd Pekerjaan : Guru SDIT Alamy Subang, Blog : www.pancingkehidupan.com No Kontak : selengkapnya

Peran Guru Bidang Studi Dalam Membentuk Akhlak Siswa

OPINI | 02 December 2012 | 13:52 Dibaca: 365   Komentar: 0   0

1354431118445771680Berbicara tentang perilaku siswa, tidak terlepas dari peran guru, orang tua dan juga lingkungan. Pada tataran sekolah, ada anggapan bahwa baik atau tidaknya perilaku siswa merupakan tanggung jawab dari guru PAI atau pun guru Budi Pekerti. Akan tetapi benarkah pendapat tersebut ? Kondisi di lapangan menggambarkan bahwa ternyata setiap guru bidang studi mempunyai kesempatan yang sangat besar dalam mempengaruhi moral peserta didik yang diajarnya. Namun demikian, kondisi Ideal tersebut dapat dicapai ketika seluruh guru di sekolah memiliki kesepahaman yang sama bahwa tugas mereka bukan hanya mengajarkan materi pelajaran, melainkan juga mendidik akhlak siswa.Ada beberapa jalan yang dapat ditempuh oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada siswa. Pertama, sebelum guru memulai pelajaran, ada baiknya seorang guru terlebih dahulu menjelaskan kepada siswa tentang tujuan apa yang akan dicapai oleh siswa ketika mereka mempelajari materi tersebut. Contohnya, ketika seorang guru TIK akan menerangkan langkah-langkah bagaimana cara mendownload file dari internet, ada baiknya dijelaskan terlebih dahulu tujuannya, bahwa ketika mereka dapat menguasai materi ini, maka mereka dapat mengunduh file-file yang bermanfaat dari internet seperti video-video pembelajaran, murotal, ceramah-ceramah keagamaan, contoh-contoh soal Ujian dan sebagainya. Kedua, ketika seorang guru bahasa Inggris akan menjelaskan materi tentang membuat kalimat dalam bahasa Inggris, hendaknya dalam materi tersebut juga ditanamkan nilai-nilai kebaikan. Contohnya ketika guru akan memberikan contoh kalimat dengan kata kerja go (pergi) guru bisa memberikan contoh sebagai berikut : I go to the Mosque 5 times a day. Dengan begitu secara tidak langsung guru bahasa Inggris tersebut tengah mengingatkan siswa, seorang laki-laki hendaknya shalat berjamaah di mesjid 5 kali sehari. Ketika setiap guru menanamkan nilai-nilai positif tersebut, dan itu dilakukan secara berulang, maka bukan hal yang mustahil nilai-nilai kebaikan tersebut akan tertanam  dalam diri siswa, yang pada akhirnya siswa diharapkan memiliki akhlak yang baik

Tags: guru akhlak

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Indonesia 0 – 4 Filipina : #BekukanPSSI …

Angreni Efendi | | 26 November 2014 | 00:33

Bom Nuklir Ekonomi Indonesia …

Azis Nizar | | 26 November 2014 | 04:44

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Festival Foto Kenangan Kompasianival 2014 …

Rahab Ganendra 2 | | 26 November 2014 | 04:01

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 4 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 5 jam lalu

5 Kenampakan Aneh Saat Jokowi Sudah …

Zai Lendra | 9 jam lalu

Timnas Indonesia Bahkan Tidak Lebih Baik …

Kevinalegion | 10 jam lalu

Suami Bergaji Besar, Masih Perlukah Istri …

Cucum Suminar | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Golkar Pecah karena Ical Praktekkan Tirani …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Uang Nasabah Bank Mandiri Raib 8 Milyar …

Ifani | 8 jam lalu

Ternyata Server E KTP di Dalam Negeri, …

Febrialdi | 8 jam lalu

FPI Tak Usah Dibubarkan …

Radix Wp Ver 2 | 8 jam lalu

Kisah Cinta Putra Jokowi …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: