Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Irfan Zaen

Mahasiswa UIN SGD Bandung, Jurusan KPI. Aktif di Pk. Hima Persis UIN SGD

Dakwah Pada Masa Utsmaniah; Unsur-unsur dakwah pada masa Utsmaniah

OPINI | 04 December 2012 | 15:26 Dibaca: 396   Komentar: 0   0

Keruntuhan dahsyat yang diderita dunia Islam, baik di timur (Bagdhad) maupun di barat (Andalusia) tidaklah mengurangi semangat juang kaum Muslim untuk bangkit kembali. Semua peristiwa jatuhnya dunia Islam tersebut dikarenakan serbuan Salibiyah dari barat oleh kaum Kristen Europa dan dari timur oleh bangsa Tatar-Mongol.

Dan kemudian pengusiran total kaum Muslimin dari seluruh wilayah Europa Barat  ialah Spanyol (Andalusia). Pemerintah Abbasiyah yang memegang kuasa atas dunia Islam selama kurang lebih 5 abad lamanya, mengahadapi kehancurannya di bawah injakan kaki tentara Tartar yang berkuasa dengan sangat kejam.

Kota bagdhad menjadi timbunan mayat kaum Muslimin, mulai dari pahlawan sampai rakyat biasa. Sedangkan masjid-masjidnya yang indah dan gedung-gedungnya yang megah hangus habis menjadi abu, karena pembakaran umum.

Justru di masa-masa yang sangat menyedihkan itu, suatu kabilah Turki yang gagah berani di bawah pimpinan Sultan Sulaiman Syah telah menunjukkan kebolehannya menahan banjir besarnya tentara tartar yang sedang menyerbu daerah-daerah islam.

Barulah sekitar seperempat abad (25 tahun) sesudah jatuhnya kota Bagdhad, pada tahun 680 H, muncullah seorang yang gagah berani Sultan Utsman yang mampu menundukkan segala musuh dan segala rintangan yang dihadapi pengikutnya. Hingga akhirnya berdirilah suatu kerajaan baru yang kemuadian dikenal kerajaan Utsmani-Turki. Dimana berdirinya di atas Kerajaan Saljuk peninggalan sultan Alaudin.

Kekuasaan Utsmaniah merupakan kekuasaan terpanjang dari halaman sejarah islam. Selama 5 abad Utsmaniah menjaga dan melindungi kaum muslimin. Utsmaniah merupakan pusat khilafah. Utsmaniah merupakan kerajaan terkuat pada masa itu bahkan Negara paling besar di dunia.

Pendekatan unsur-unsur dakwah

Pada masa Daulah Utsmaniah, banyak orang-orang yang pernah mencatatkan sejarahnya sebagai Pemimpin. Terdapat 8 orang Sultan dan 30 orang Khalifah pada pemerintahan Utsmaniah ini.[1] Melihat dari banyaknya orang yang memimpin Daulah Utsmaniah,maka tidak salah menyebutkan bahwa Utsmaniah merupakan kerajaan terkuat di dunia dan menjadikan kaum muslimin terjaga dan terlindungi.

1. Da’i

Sejarah membuktikan terdapat 8 orang Sultan dan 30 orang Khalifah pada masa daulah Utsmaniah. Masing-masing dari mereka telah memberikan sumbangsih yang cukup dalam menjadikan Utsmaniah sebagai Daulah terkuat.

2. Mad’u

Rentang sejarah antara tahun 923-1342 H dari sejarah Islam merupakan masa Utsmaniah. Hal ini karena kekuasaan Utsmaniah merupakan periode terpanjang dari halaman sejarah islam. Selama 5 abad pemerintah Utsmaniha telah memainkan peran yang pertama dan satu-satunya dalam menjaga dan melindungi kaum muslimin. Utsmaniah merupakan pusat Khilafah Islamiah, karena merupakan pemerintah Islam terkuat pada masa itu, bahkan merupakan Negara paling besar di dunia.[2]

Fokus utama Utsmaniah adalah kaum muslimin. Mereka menjaga dan melindungi kaum muslimin dari pemberontak.

3. Materi

Utsmaniah berperan dalam menyebarkan islam. banyak kabilah-kabilah Asy-Syarkis yang telah masuk islam lewat tangan mereka. Mereka menyebarkan Islam di negeri-negeri yang mereka datangi di Eropa dan Afrika. Pemerintahan ini mencerminkan kesatuan kaum muslimin, karena merupakan pusat khilafah, tidak ditemukan khilafah lain di negeri-negeri kaum muslimin. Karena itu ia merupakan symbol bagi kaum muslimin yang dipandang oleh orang-orang di luar mereka dengan pandangan penuh penghargaan, pemuliaan, dan penghormatan.[3]

Ajaran islam yang diusung melingkupi :

- Ketauhidan/akidah

- Syaria’ah

- Mu’amalah

- Fiqih

- Tata cara membaca Al-quran

4. Metode

Peluasan wilayah negeri-negeri Islam.[4] Cukuplah disebutkan bahwa mereka telah menklukan Konstantinopel. Mereka telah mendatangi Eropa dampai di Austria, lalu mengepungnya lebih dari sekali. Sebagaimana mereka juga telah menguasai seluruh kepulauan di lautan tengah, dan menariknya kedalam pangkuan Islam.

Menghadapi orang-orang salib dalam berbagai front. Mereka telah mendatangi Eropa timur untuk meringankan tekanan kaum Nasrani terhadap Andalusia, tetapi Andalusia jatuh karena kelemahannya. Mereka juga telah mengusir keberadaan Portugis di negeri-negeri muslim. Maka, pantaslah jika disebutkan bahwa ambisi Portugis yang telah merencakan penguasaan terhadap laut Merah, melakukan penyerbuan ke Hijaz, dan menguasai makan Rasulullah telah tercegah karena kekuasaan orang-orang Utsmaniah.

5. Media

Mendirikan sekolah, mesjid, Rumah sakit dan media cetak[5]


[1] Sejarah Islam Sejak Zaman Nabi Adam Hingga Abad XX, Ahmad al-Usairy. Hal 357-360

[2] Ahmad al-Usairy, Sejarah Islam Sejak Zaman Adam hingga Abad XX, Akbar Media Eka Sarana, Jakarta, 2003. Hal 351

[3] Ibid, hal 354

[4] Ibid

[5] http://khoirulamriani.blogspot.com/2012/06/daulah-utsmaniyyah.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membayar Zakat Fitrah di Masjid Turki, …

Gaganawati | | 27 July 2014 | 22:27

Kiat Menikmati Wisata dengan Kapal Sehari …

Tjiptadinata Effend... | | 27 July 2014 | 19:02

Indahnya Perbedaan :Keluarga Saya yang Dapat …

Thomson Cyrus | | 27 July 2014 | 19:45

Ini Rasanya Lima Jam di Bromo …

Tri Lokon | | 27 July 2014 | 21:50

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 26 July 2014 22:14

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 26 July 2014 19:21

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 26 July 2014 19:19

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 26 July 2014 14:40

Daftar Kompasioner yang Berkualitas …

Hendrik Riyanto | 26 July 2014 13:29

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: