Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ismail Marzuki

Masih ku ingat saat bunda memegangkan pensil di tangan kecilku. Saat kata dari namaku dieja, dan selengkapnya

Peran Guru Dalam Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seks Anak

REP | 05 December 2012 | 13:03 Dibaca: 185   Komentar: 0   0

1354687386877340165

Peranan besar guru dalam proses tumbuh kembang anak sangatlah diperlukan. Keberadaannya sebagai panutan dan sering sekali menjadi motivator menjadikan guru elemen yang sangat penting pada prilaku peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun di luar. Setidaknya selain proses akademik yang diberikan kepada siswa, guru juga harus memahami pola prilaku dan bisa memberikan solusi atas prilaku menyimpang terhadap siswa.

Dengan pertimbangan tersebutlah, maka Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Non formal dan Informal (PAUDNI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Medan bekerjasama melakukan Training Of Trainer (TOT) Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Eksploitasi Seksual Anak (ESA) di Kantor Dinas Pendidikan Kota Medan (3-4/12).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari kepala sekolah maupun guru pembimbing di sekolah-sekolah kota Medan. Metode pelatihan yang menerapkan berbagai cara akan meningkatkan pemahaman para peserta tentang bahaya TPPO dan ESA serta dapat mendetiksi sejak dini terhadap para siswa yang rentan menjadi korban. Selain itu kegiatan ini juga mempromosikan kesetaraan dan membangun kapasitas yang dimiliki siswa guna membentengi diri terhadap bahaya TPPO dan ESA.

“Ada beberapa faktor utama, mengapa anak atau siswa terjebak dalam TPPO maupun ESA yaitu diantaranya faktor ekonomi, pernikahan dini yang bercerai, dan juga terjebak di cybersex” Ungkap Misran Lubis saat menjadi narasumber. Direktur PKPA itu juga menjelaskan bahwa jaringan pelaku perdangan orang dan seks anak sudah masuk diberbagai elemen masyarakat, bahkan sekolah, juga pada jejaring sosial yang sekarang sangat gencar mencari korban dengan berbagai modus.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Norwich, Liverpool Kian Dekat …

Achmad Suwefi | | 20 April 2014 | 19:54

Ketagihan “Pecel Senggol” …

Hendra Wardhana | | 20 April 2014 | 16:01

Kebijakan Mobil LCGC Yang Akhirnya Membebani …

Baskoro Endrawan | | 20 April 2014 | 13:30

My Mother Is…? …

Salmah Naelofaria | | 20 April 2014 | 15:03

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Awas Pacaran Sama Bule Player! Tips dari …

Cdt888 | 11 jam lalu

Mari Jadikan Sekolah Benar-Benar Sebagai …

Blasius Mengkaka | 12 jam lalu

Hargai Pilihan Politik Warga Kompasiana …

Erwin Alwazir | 13 jam lalu

Mandi Air Soda di Kampung, Ajaib! …

Leonardo Joentanamo | 14 jam lalu

Prediksi Indonesian Idol 2014: Virzha …

Arief Firhanusa | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: