Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Tjiptadinata Effendi

Lahir di Padang,21 Mei 1943 alamat: 69 The Avenue.Mount Saint Thomas.NSW.2500 /Australia Indonesia: Mediterania Boulevard Apartement Lantai 27 BL.Kemayoran/Jakarta selengkapnya

Cara Mudah Melihat Aura

REP | 07 December 2012 | 21:55 Dibaca: 44271   Komentar: 24   3

cara mudah belajar melihat aura

Ada orang yang cantik,tetapi tidak menarik.
Sebaliknya ada orang yang tidak cantik,tetapi menarik

Ada orang yang dimana mana kehadirannya ditunggu. Tapi ada juga orang,dimana kehadirannya membuat orang sekitarnya gelisah atau tidak nyaman. Mengapa bisa demikian?
Namun sebelum beranjak untuk menjawab pertanyaan tersebut.ada baiknya kita pahami dulu,apa sih yang dimaksud dengan aura?

Setiap makluk hidup memancarkan gelombang elektromagnetic dari tubuhnya. Himpunan energi yang membungkus tubuh makluk hidup ini dan dinamakan “aura”.
Jadi tidak hanya manusia yang memiliki aura, tetapi semua makluk hidup ,termasuk hewan dan tumbuh tumbuhan. Bahkan ahli pengobatan herbal di Tibet,dapat membedakan antara tumbuhan yang berkasiat untuk pengobatan atau tidak,hanya dengan melihat auranya.
Namun agar pembicaraan tidak membias dan membingungkan, mari kita kerucutkan pembahasan kita hanya pada aura manusia saja.

Kemampuan untuk melihat aura atau mengenal kepribadian seseorang dengan melihat auranya, adalah bagian dari kemampuan Clairvoyance. Istilah “Clairvoyance” diadopsi dari bahasa Perancis. Clair (Inggeris: Clear)= jelas. /voyance = melihat. Jadi kemampuan untuk melihat dengan jelas,sesuatu yang tidak tampak oleh”orang orang biasa”. Istilah ini, bisa diterjemahkan sebagai “pewaskitaan”
Aura ini dilihat dari sudut pandang kewaskitaan, terdiri dari berbagai warna. Setiap warna memiliki arti sendiri sendiri. Dalam kata lain,pancaran aura dari seseorang,mengekspresikan karakter atau kondisi seseorang.

Secara umum,dapat dikatakan bahwa orang yang selalu berpikiran bersih/positif,maka auranya akan terlihat cerah dan menarik. Dalam pergaulan dikatakan orang yang selalu energik dan simpatik.
Sisi lain,orang yang biasa berpikiran negatif, cemas ,ragu ragu atau dalam ketakutan,maka aura yang dipancarkannya menjadi sangat lemah dan suram. Sehingga orangnya kelihatan tidak bersemangat dan tidak menarik untuk didengarkan pembicaraannya. Bahkan pada tingkat yang lebih parah,kehadiran tipe orang seperti ini,akan membuat orang yang berada sekitarnya merasa tidak nyaman dan cepat cepat ingin menyudahi pembicaraan atau pertemuan.
Dengan demikian,mungkin dapat dipahami,mengapa orang yang pintar,bertitel,namun tidak mendapatkan “tempat” di lingkungannya.

Bisa dipelajari oleh siapapun.
Kemampuan ini bisa dipelajari oleh siapa saja. Tidak ada hubungannya dengan tahyul atau mistik mistik apapun. Seperti kira kira ,sama halnya dengan kita belajar telepati,walaupun “ilmu”nya berbeda. Namun tentunya untuk memahaminya dengan baik,dibutuhkan ketekunan dan kesunguhan. Tidak bisa dipelajari dalam sehari dua hari.
Kemampuan ke waskita an ini sudah dimanfaatkan dalam melakukan interview calon karyawan ataupun memeriksa kebenaran suatu pengakuan . Alat modern yang bernama ” Lie detector” /polygraph atau deteksi kebohongan,ternyata “bisa dikelabuhi”.

Untuk tipe orang yang buka pembohong, ketika ia berbohong,maka getaran getaran dari pikiran dan hatinya akan membuktikan pada alat deteksi kebohongan ,bahwa ia tidak berkata yang sebenarnya. Tetapi bila orang yang sudah biasa hidup bertahun tahun dalam kebohongan,maka berbohong tidak lagi akan mengetarkan hati dan pikirannya,sehingga ia bisa lolos dari deteksi.
Tetapi melalui deteksi aura,kebohongan tersebut ,bisa terbaca.

Untuk membuktikan bahwa keberadaan aura ini bukanlah mengada ada, sudah ada foto Kirlian atau Kirlian fotography. Nama Kirlian adalah nama penemu alat ini. Untuk mudahnya ,anda cukup menanyakan “foto aura”.
Setahu saya ada di Mangga Dua Mall atau di Pluit mall di jakarta dan di Surabaya. Berapa biayanya? Setahu saya sekitar 200 ribu rupiah,sudah termasuk penjelasan tentang karakter pemiliknya.

Menurut saya secara pribadi,ke akuratan penjelasan tersebut, dapat dikatakan mendekati 80 -90 persen kebenarannya. Maaf,saya tidak ada hubungan bisnis dengan pemilik foto aura tersebut. Semata mata untuk memperjelas bahwa aura itu memang ada.

Belajar melihat aura?
Susah susah gampang. Nah,mungkin teman teman berpikir,koq pakai istilah”susah susah gampang?” Maksudnya,pada awalnya sangat rumit dan susah,tetapi bila kita sudah tahu kiatnya,maka akan menjadi keasyikan tersendiri.
Tapi sekali lagi ,tidak bisa dalam sehari dua hari. Jadi kalau ada buku yang menulis :” Belajar melihat aura dalam sekian detik”,saran saya,jangan buang buang uang anda untuk membelinya,karena mustahil orang bisa belajar dalam waktu hitungan detik,betapapun jeniusnya.

Perlu ikut kursus atau seminar?
Bila hanya untuk memahami dasar dasarnya saja,maka tidak perlu buang uang dan waktu untuk ikut seminar atau kursus clairvoyance,kecuali memang sungguh sungguh mau mendalaminya.

Tidak ada ruginya menambah pengetahuan dengan mengetahui dasar dasar kemampuan ke waskita an ini. Manfaat minimal adalah dengan melihat aura diri sendiri,maka kita akan mengetahui dimana letak kelemahan kita,sehingga mudah untuk memperbaikinya .
warna dan artinya secara umum:
warna kuning mengekspresikan pemiliknya adalah orang yang cerdas.
warna hijau mengekspresikan pemilikinya suka kepada alam/seni
warna pink mengekspresikan pemiliknya supel dalam pergaulan
warna biru/violet mengekspresikan pemiliknya orang yang taat dalam imannya.
warna orange/kemerahan mengekspresikan pemiliknya adalah orang yang antusias
warna abu abu mengekspresikan pemiliknya adalah orang yang plin plan/tidak jujur
warna merah menyala mengekspresikan pemiliknya orang yang arogan /emosional.
Warna ini juga amat tergantung pada cerah tidaknya warna tersebut. Bila redup,berarti pemiliknya dalam kondisi kurang sehat atau suasana hatinya tidak tentram.
Warna aura yang redup atau memudar ini,dapat diperbaiki,dengan cara mengubah sikap mental,dari negatif ke positif .

cara mudah dan sederhana untuk berlatih:
01. sediakan kertas aneka warna ,misalnya ,merah ,kuning dan biru(boleh warna lain)
02.guntinglah berbentuk lingkaran , sebesar dasar botol atau garis tengah 5 cm
03, kertas yang sudah digunting ini,diberi titik dengan spidol atau ballpoint,pada titik tengahnya,sehingga jelas terlihat dari jarak sekitar 50 - 60 cm.
04.Tempelkanlah satu persatu didinding ,jarak sekitar 50 -60 cm dari anda berdiri atau duduk.
05.Penjamkan mata dengan lembut sesaat. Kemudian bukalah mata dengan rileks dan pandanglah ketitik sumbu ,guntingan kertas yang telah ditandai spidol,selama minimal 30 detik,tanpa berkedip. Kalau terlanjur berkedip,ulangi lagi.
06. pejamkan kembali mata sesaat ( 1 atau 2 detik),kemudian alihkan pandangan kedinding yang berwarna putih.
07,akan terlihat disana pantulan warna ,yang berbeda dari warna kertas yang dipandang tadi.
08. hari berikutnya ganti latihan anda dengan kertas yang berbeda warna.

Dengan berlatih setiap hari, selama lebih kurang 10 menit, selama seminggu, maka mata anda sudah mulai dibiasakan untuk dapat membedakan,mana yang pantulan cahaya,mana yang aura sesungguhnya. Ini baru tahap awal pengetahuan tentang aura.

Cara mudah dan sederhana,tidak usah pakai biaya ,untuk anda yang tertarik belajar melihat aura dalam tingkat awal. Dengan memiliki sedikit pengetahuan dan kemampuan dasar ini,anda tidak lagi canggung bila ada yang bercerita tentang aura .

Bila cukup banyak yang tertarik, nanti kita sambung lagi ,untuk tingkat selanjutnya. Tidak ada niat jualan apapun,hanya sekedar ingin berbagi saja. Tentunya bila teman teman tertarik.
Selamat mencoba.

Perth,7 Desember,2012
Salam sukses,
Tjiptadinata Effendi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Kaum Dhuafa Berebut Zakat, Negara Gagal …

Nasakti On | | 28 July 2014 | 23:33

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: