Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Devi Kurnia

Saya seorang mahasiswi UNY angkatan 2012 Jurusan PGSD prodi PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan

Sehari Bersama KKN Sekolah Cerdas Tegalsari (Pendidikan Usia Dini Modal Indonesia untuk Masa Depan)

REP | 14 December 2012 | 17:01 Dibaca: 59   Komentar: 0   0

SEHARI BERSAMA KKN SEKOLAH CERDAS TEGALSARI

(PENDIDIKAN USIA DINI MODAL INDONESIA UNTUK MASA DEPAN)

“Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.”

Pada hari Jum’at, 7 Desember 2012 kelompok TLA JOKOWE melaksanakan sehari bersama KKN sekolah cerdas Tegalsari mendidik anak-anak usia dini di Pos PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kemuning, dan anak TPA(Taman Pendidikan Alquran)di dusun Tegalsari Rt. 01 Rw.38 kelurahan Wedomartani kecamatan Ngemplak kabupaten Sleman mendapat perhatian khusus dari kepala dukuh, dan masyarakat sekitar.

Acara ini dilaksanakan satu hari penuh dengan beberapa progam yang sebelumnya telah kami rencanakan untuk kami dedikasikan untuk bidang yang Pendidikan anak, antara lain Progam mengajar dan pendampingan anak Pos PAUD POS Kemuning, Program event lomba - lomba kreatifitas untuk anak Pos PAUD Kemuning,dan Mengajar TPA kelompok TPA dusun Tegalsari. Adapun kelompok JOKOWE berangkat menuju tempat KKN pukul 06.00 WIB dan berhasil sampai sekitar pukul 07.00, karena dijadwalkan acara pembukaan KKN yang dihadiri bapak Dukuh dan para warga akan terselenggara pukul 08.30nya. Jadi kelompok JOKOWE datang lebih awal untuk mempersiapkan segala kelengkapan yang bersangkutan demi suksesnya terselenggaranya program ini. Acara KKN kelompok JOKOWE dipusatkan di Pos PAUD Kemuning karena kebetulan Pos PAUD Kemuning merupakan rumah bapak dukuh Tegalsari dimana ditempat tersebut juga dijadikan pusat kegiatan warga dusun Tegalsari. Sekilas tentang program - progam yang kelompok JOKOWE selenggarakan,pertama-tama dimulai dengan pembukaan oleh Ketua Kelompok KKN JOKOWE,Dani Setiawan. Selanjutnya berlanjut ke Program Mengajar dan Pendampingan anak PAUD Pos Kemuning. Tak seperti yang dibayangkan, ternyata mengkondisikan dan mengajar anak PAUD ternyata bukan sebuah pekerjaan yang mudah tentunya ini menjadi pengalaman terbaru. Kemudian selanjutnya program event lomba-lomba kreatifitas,kami sendiri menyelenggarakan tiga jenis lomba yaitu: lomba mewarnai,lomba menulis,dan lomba mencetak gambar daun dengan tinta. Program - program tersebut terbilang lancar karena terlaksana dengan kondusif dan lancar. Program - program tersebut terselenggara dari setelah acara pembukaan dari pukul 09.00 hingga pukul 13.00 WIB. Dilanjut dengan acara isoma, kebetulan hari tersebut hari jum’at sehingga bagi mahasiswa yang muslim menunaikan ibadah shalat sunah jum’at. Pada pukul 15.00 program yang kedua terselenggara, yaitu program Mengajar TPA kelompok TPA dusun Tegalsari. Acara tersebut selesai pukul 17.30, kemudian sampai pada acara penutupan. Setelah penutupan dan acara kemas - kemas dan beres - beres akhirnya kelompok kami meninggalkan tempat KKN.

KKN TLA (The leader Akademic) BEM KM UNY memperkuat ukhwah antara mahasiswa berbagai fakultas, jurusan, dan prodi digabung jadi satu menjadi UNY mendidik, bersosialisasi, dan mengembangkan perekonomian masyarakat. Kegiatan ini banyak memberi manfaat kepada orang-orang yang terlibat didalamnya. Didalam kegiatan ini kita juga dituntut agar bisa jadi pemimpin yang baik, cerdas, beribawa dan berani menuangkan ide/gagasan yang bersifat membangun untuk Indonesia yang lebih baik.

Sehari bersama KKN TLA mendidik anak usia dini(PAUD) adalah pengalaman yang berharga dalam kehidupan kami. Anak kecil, bersemangat untuk belajar agar mereka bisa pintar, cerdas, dan sehat. Pendidikan tidak hanya dirasakan oleh suatu kalangan saja tetapi pendidikan harus didapatkan oleh semua orang, baik yang kaya, miskin, cacat, maupun yang terbaring dilantai. Lihat foto di bawah, orang tua begitu semangat mengantarkan putra putri mereka untuk belajar, pada hal kebanyakan mereka adalah orang orang yang hidup sederhana tetapi mereka masih memperdulikan pendidikan anak-anaknya.

Menurut kami,pendidikan membawa kita kaya dan masuk syurga” tak ada yang berharga selain pendidikan di dalam kehidupan. Bagaimana dengan teman-teman…?? kita sudah dewasa, sudah dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Harusnya kita lebih semangat untuk belajar agar jadi orang cerdas, pintar dan sehat supaya dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selama melaksakanan KKN ini saya banyak mendapatkan pelajaran, wawasan, dan bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar. anak kecil ketika baru kenal sama orang lain, dia tidak ma didekati dan menangis ketika kita pegang, akan tetapi kita sudah agak lama mereka mengenal kita, mereka tidak lagi takut dan menangis bila di gendong. Intinya apa, pelajaran yang dapat kita ambil dari mereka, bahwa berhati hati mengambil keputusan, sebelum kita mengenal permasalahan yang ada dalam keputusan yang kita ambil.

Bermain bersama anak-anak, mengingatkan saya dengan adik-adik saya yang ada dikampung. Akan tetapi kerinduan saya bersama mereka sudah terobati setelah saya bisa belajar, bermain dan ketawa bersama anak-anak PAUD dan TPA.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lolo Sianipar, Sukses Menjalankan Bisnis …

Erri Subakti | | 23 October 2014 | 19:54

Pak Jokowi, Rakyat Cuma Ingin Bahagia… …

Eddy Mesakh | | 23 October 2014 | 19:57

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Gesture …

Pm Susbandono | | 23 October 2014 | 19:05

Catatan Yayat: Remote Control Traveller …

Kompasiana | | 23 October 2014 | 20:42


TRENDING ARTICLES

Akankah Pemkot Solo Berani Menyatakan Tidak …

Agus Maryono | 6 jam lalu

Jokowi-JK Tak Kompak, Langkah Buruk bagi …

Erwin Alwazir | 7 jam lalu

Jonru Si Pencinta Jokowi …

Nur Isdah | 9 jam lalu

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 9 jam lalu

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Wih, Sekarang Abdi Rakyat Bakalan Keteteran …

Ridha Harwan | 9 jam lalu

Antara Aku, Kompasiana dan Keindahan …

Rahmat Hadi | 10 jam lalu

Sejarah Qatar, Juara Piala Asia U-19! …

Achmad Suwefi | 10 jam lalu

Makna Kegagalan …

Hanif Amin | 10 jam lalu

Ketika Islam Dianaktirikan Penganutnya …

Anni Muhammad | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: