Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ferdian Utama

saya senang, ketika orang lain tersenyum karna saya.

Mengatasi Masalah dengan Adanya Masalah (Kurikulum Uji Coba Produk Gagal)

OPINI | 18 December 2012 | 19:00 Dibaca: 177   Komentar: 0   0

Bermula ketika iming-iming dari brosur tentang jurusan Kependidikan Islam yang tertulis akan diproduksi menjadi seorang suverpisior, pemikir pendidikan islam, kepala sekolah, guru bidang konseling, dan menjadi seorang guru management. Namun dari itu semua hanyalah bullshit belaka, yang meninabobokkan mahasiswa yang mengambil jurusan Kependidikan Islam. Mengapa saya katakana demikian, seiring berjalannya waktu yang semakin lama memberikan titik terang bahwa jurusan Kependidikan Islam hanyalah mesin yang gagal produksi. Bahkan sampai saat ini terdapat alumni mahasiswa jurusan Kependidikan Islam yang mendapatkan pekerjaan diluar dari keahliaanya, ini membuktikan bahwa jurusan Kependidikan Islam adalah mesin yang gagal produksi.

Ditinjau dari aspek kelayakan dan kelegalitasannyapun sejak tahun 2009 peraturan Dirjen yang memutuskan salah satu jurusan yang ada di PTAIN yaitu Kependidikan Islam telah ditutup. Walaupun jurusan tersebut telah ditutup, masih saja terdapat mahasiswa yang kuliah dijurusan tersebut. Hal ini sangat riskan jika ini berkelanjutan. Sampai saat ini jurusan tersebut diganti dengan Managemen Pendidikan Islam. Gejolak prustasi sangat membara pada setiap mahasiswa yang masih menjalankan aktifitas akademik pada jurusan Kependidikan Islam tersebut. Ketika pemerintang menyikapi akan hal ini, munculah perpanjangan SK pada setiap jurusan yang sudah dibekukan tetapi masih terdapat mahasiswa didalamnyya dengan syarat akreditasi. Sehingga Jurusan Kependidikan Islam UIN Sunan Kalijaga merespon dan memberlakukan tentang kewenangan tersebut. Walaupun demikian, terlepas dari ilmu yang diperoleh mahasiswa, kejelasan dan masadepan mahasiswa Kependidikan Islam menjadi AMBURADUL karna mesin produksi yang gagal dan tidak memiliki kejelasan….

siapa yang disalahkan ???

Siapa yang bertanggung jawab ????

Apa yang kami lakukan ????

Ketika dilakukan survey secara kualitatif bahwa solusi dari ini semua adalah bahwa :

jika masadepan mahasiswa akan berlanjut sesuai pada bidang ilmunya, maka segeralah lulus dan melanjut ke Strata II.

Jika akan mengabdi menjadi seorang guru yang professional yang sesuai pada bidangnya, maka setelah lulus dari Strata I, segera melanjutkan dan mengambil PPG sesuai pada bidang dan kemauan mahasiswa sesuai bidang studi yang disediaka. (PPG akan dilaksanakan tahun 2016 non PNS)

Atau jika ingin menjadi mahasiswa yang memiliki kemampuan, pengetahuan dan memiliki daya saing tinggi pada dunia kerja yang sesuai pada bidangnya dijenjang Strata I, segralah beralih pada jurusan yang memiliki legalitas dan produksi yang jelas….!!! Sesuai pada PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR :  1429 Tahun 2012 TENTANG PENATAAN PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM TAHUN 2012.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 2 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 4 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 4 jam lalu

Evan Dimas, Tengoklah Chanathip ‘Messi …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Dampak ‘Mental Proyek’ Pejabat …

Giri Lumakto | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: