Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Pakdar

Guru SMP 1 Wonokerto,Kabupaten Pekalongan,Provinsi Jawa Tengah

Hasil UKG dan Kurikulum 2013

OPINI | 22 December 2012 | 16:40 Dibaca: 750   Komentar: 0   0

Jika dalam konteks perbaikan mutu pendidikan, perubahan kurikulum dan pemberlakuan Kurikulum 2013 pastilah sangat dinantikan oleh semua warga Negara Indonesia. Lalu, apa yang masih perlu dipertanyakan tentang rencana pemberlakuan Kurikulum 2013 pada Tahun Pelajaran 2013/2014?

Beberapa komponen vital yang berpengaruh besar pada mutu pendidikan adalah sarana, guru, dan kurikulum. Jika menginginkan mutu pendidikan yang baik sudah pasti komponen-komponen yang berpengaruh terhadap mutu itu juga harus baik. Bukan pekerjaan yang ringan untuk membuat baik semua komponen tersebut, untuk itulah perlunya skala prioritas. Dan saat sekarang ini menurut saya perubahan kurikulum bukan menjadi prioritas pertama.

Mengapa perubahan kurikulum bukan menjadi prioritas pertama?

Saya ingat betul ketika bulan Agustus 2012, saya diberi tugas untuk menjadi teknisi pada Kegiatan UKG (Uji Kompetensi Guru) Online dari 200 peserta yang mengerjakan soal-soal UKG Online di TUKG tersebut hanya 5% peserta yang berhasil mendapatkan taget nilai 75. UKG adalah Uji Kompetensi Guru, saya yakin pemerintah punya rencana dan tujuan dengan adanya program UKG tersebut.

Kompetensi Guru adalah faktor paling dominan dari keberhasilan pembelajaran. KTSP dengan Bahan Ajar yang ada seorang guru profesional yang telah mengantongi sertifikat pendidik tidak berhasil mencapai kriteria nilai yang ditetapkan ketika mengikuti UKG. Apakah Kurikulum 2013 adalah jawaban dari permasalahan itu?

Entahlah, tetapi menurut saya lebih baik energi (pikiran dan dana) itu untuk peningkatan kompetensi guru dari pada perubahan kurikulum.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Nap a Latte untuk Produktivitas …

Andreas Prasadja | | 23 September 2014 | 22:43

‘86’ Hati-hati Melanggar Hukum Anda …

Sahroha Lumbanraja | | 24 September 2014 | 00:37

Banyak Laki- laki Indonesia Jadi Ayah Gagal …

Seneng Utami | | 24 September 2014 | 04:45

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Pelajaran dari Polemik Masril Koto …

Novaly Rushans | 4 jam lalu

Habis Sudah, Sok Jagonya Udar Pristono …

Opa Jappy | 11 jam lalu

Jangan Sampai Ada Kesan Anis Matta (PKS) …

Daniel H.t. | 11 jam lalu

Mengapa Ahok Ditolak FPI? …

Heri Purnomo | 14 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Strategi Perang Lawan ISIS Ala SBY …

Solehuddin Dori | 8 jam lalu

Berat dan Ringan itu Relatif dalam Bekerja …

Eko Junaidi Salam | 8 jam lalu

Jika Sulit Memberi, Mari Berbagi …

Saumiman Saud | 8 jam lalu

Jadwal 16 Besar Asian Games 2014 …

Abd. Ghofar Al Amin | 8 jam lalu

Derita Hidup di Negeri Orang …

Usi Saba Kota | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: