Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Masrul Haq

Saya kuliah di Kampus hijau STAIN Sorong.

Masalah Pendidikan di Indonesia dan Solusinya

OPINI | 09 January 2013 | 13:10 Dibaca: 6653   Komentar: 0   0

Hingga saat ini masalah pendidikan masih menjadi perhatian khusus oleh pemerintah, pasalnya indeks pembangunan pendidikan untuk semua atau education for all (EFA) di indonesia menurun tiap tahunnya tahun 2011 indonesia berada di peringkat dari 127 negara dan merosot dibandingkan tahun 2010 yang berada pada posisi 65 indeks yang dikeluarkan pada tahun 2011 oleh UNESCO ini lebih rendah di bandingkan Brunei Darussalam (34) serta terpaut Malaysia (65). Salah satu penyebab rendahnya indeks pembangunan pendidikan adalah tingginya anak jumlah anak putus sekolah, sedikitnya setengah juta anak usia sekolah dasar (SD) dan 200 ribu anak usia sekolah menengah pertama (SMP) tidak dapat melanjutkan pendidikan . data pendidkan juga menyebutkan 1,3 juta anak usia 7-15 tahun terancam putus sekolah. Bahkan laporan Departemen pendidikan dan kebudayaan menunjukan bahwa setiap menit ada empat anak putus sekolah.

Indonesia mengalami masalah pendidikan yang komplek. Selain angka putus sekolah, pendidkan di indonesia juga menghadapi berbagai masalah lain, mulai dari buruknya insyruktur hingga kurangnnya mutu guru, msalah utama pendidikan di indonesia adalah kualitas guru yang masih rendah, kualitas kurikulum yang belum standar dan kualitas struktur yang memadai. Dalam dunia pendidikan guru menduduki posisi tertinggi dalam hal penyampaian informasi dan pengembangan karakter memngingat guru melakukan interaksi langsung dengan peserta didik dalam pembelajaran di ruang kelas. Disinilah kualitas pendidikan terbentuk dimna kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru ditentukan oleh kualitas guru yang bersangkutan.

Untuk membantu mengatasi masalah pendidikan dibutuhkan adanya lembaga yang membantu pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan, menjalin kerja sama untuk memperoleh dana pendidikan dan menggalang dukungan untuk pendidikan yang lebih baik. Lembaga kerja sama tersebut bekerja sama dengan pemerintah, pihak swasta, dan kelompok masyarakat untuk bersama-sama memperbaiki kualitas pendidikan di indonesia mengingat tanggung jawab merupakan tanggung jawab bersama.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ryokan, Hotel Tradisional Jepang yang Unik …

Weedy Koshino | | 31 March 2015 | 23:45

Ini Rahasia Pelabuhan Rakyat Rumbarumba Tak …

Mahaji Noesa | | 31 March 2015 | 23:33

Kompasianer Cantik dan Pandai Menari …

Mbah Ukik | | 31 March 2015 | 15:02

Menyanyi Lagu Burung Kakatua …

Jansori Andesta | | 31 March 2015 | 16:47

Jadwal Kegiatan Kompasiana di Bulan April …

Kompasiana | | 31 March 2015 | 18:08


TRENDING ARTICLES

Tragis, Indonesia Gagal Lolos ke Piala Asia …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Psst! Sekarang Ada Front Pembela Ahok …

Pebriano Bagindo | 9 jam lalu

Begini Cara Lesbian Menyalurkan Hasratnya …

Seneng Utami | 11 jam lalu

Kata Siapa #JombloItuSehat? …

Hendra Wardhana | 12 jam lalu

Lucunya BBM Era Jokowi …

Alan Budiman | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: